al_hudzaifah
IndoForum Junior A
- No. Urut
- 18915
- Sejak
- 16 Jul 2007
- Pesan
- 3.389
- Nilai reaksi
- 60
- Poin
- 48
AS Jatuhkan Sanksi Baru atas Iran
Jumat, 26 Oktober 2007
Seolah tak lelah memburu Iran, Amerikan Serikat (AS) kembali mengeluarkan kabar akan memberikan sanksi baru terhadap Iran
Hidayatullah.com--Pemerintahan Presiden Amerika Serikat George W Bush menjatuhkan sanksi baru terhadap Iran, Kamis (25/10), dan merupakan yang terkeras sejak insiden Kedutaan Besar AS di Iran tahun 1979 yang memutus hubungan kedua negara.
Garda Revolusi Iran dianggap AS sebagai pendukung terorisme dalam paket sanksi terbaru untuk negara yang tengah mengusung program nuklir tersebut. Korps elite tersebut juga dicap sebagai penyebar senjata pemusnah massal yang mengacu ke rudal balistik yang kabarnya dikembangkan oleh satuan tersebut.
Menteri Luar Negeri AS Condoleezza Rice dalam sebuah konferensi pers bersama Menteri Keuangan Henry Paulson mengatakan langkah tersebut diambil untuk melawan Garda Revolusioner Iran.
Berdasarkan Executive Order 13382, pihak berwenang bisa membekukan aset dan melarang warga atau organisasi AS berbisnis dengan Garda Revolusioner Iran. Sementara itu, Pasukan Quds, sayap operasi khusus dalam Korps Pengawal Revolusi Islam Iran, akan dinyatakan sebagai pendukung terorisme dengan Executive Order 13224.
Respons
Rice mengatakan langkah tersebut merupakan respons atas kebijakan konfrontasi dan ancaman yang selalu dilontarkan oleh Iran, meskipun ia juga mengatakan Washington masih terbuka untuk solusi diplomatik.
Pengumuman pemberlakuan sanksi baru terhadap Iran tersebut merupakan puncak dari ketegangan antara dua negara dalam beberapa bulan terakhir. Pemimpin kedua negara terus menerus saling melontarkan pernyataan keras.
Sanksi yang dijatuhkan atas Iran ini akan memotong sendirinya 20 entitas Iran, baik individu, perusahaan yang dimiliki atau dikelola oleh Garda Revolusi Iran dari sistem finansial AS. Sanksi ini tentunya juga akan berdampak ke seluruh komunitas perbankan internasional.
Sedangkan Menkeu Paulson mengatakan Iran memiliki saluran uang senilai jutaan dolar Amerika Serikat yang digunakan untuk mendukung aksi terorisme. “Ini akan terus meningkat jika Anda masih berbisnis dengan Iran, yang juga artinya Anda menjalin bisnis dengan Garda Revolusi Iran,” kata Paulson.
Sanksi ini juga mencakup pembekuan aset milik kelompok tersebut di AS, serta pemutusan hubungan dengan tiga bunk milik pemerintah Iran, termasuk bunk Melli. WargaAS juga dilarang untuk menjalin bisnis dengan kelompok tersebut. [ind/ap/www.hidayatullah.com]