yan raditya
IndoForum Addict E
- No. Urut
- 163658
- Sejak
- 31 Jan 2012
- Pesan
- 24.461
- Nilai reaksi
- 72
- Poin
- 48
Mantan Bendahara Korlantas, Kompol Legimo, mengaku pernah beberapa kali mengantarkan sejumlah uang kepada tukang kebun Djoko Susilo, Nana Suryana.
"Ada beberapa kali pembayaran (menyerahkan) kepada Nana Suryana. Saya ingat nama itu, karena sering. Dia pengelola kebun Pak Kakor (Djoko Susilo) di daerah Subang. Sering, sebulan sekali, sekali ngasih bisa Rp300 juta," kata Legimo dalam persidangan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta, Jumat, 31 Mei 2013.
Selain ke tukang kebun, Legimo mengatakan, pernah memberikan dana ke Novianto. Novianto, adalah orang yang diperintahkan Djoko untuk membuat rumah Joglo di daerah Solo. "Ada empat kali. Antara Rp250 juta, paling rendah Rp100 juta," kata Legimo.
Tapi, Legimo mengaku tak mengetahui rumah siapa yang tengah dibangun tersebut. "Tidak tanya Pak, itu semua tahun 2010," kata Legimo kepada majelis hakim yang bertanya dalam persidangan.
Selain itu, Legimo beberapa kali menyerahkan uang kepada Wiliyono. Dia, bertugas mengerjakan rumah dan merenovasi serta membangun gedung. "Itu sekitar dua, tiga kali pada 2010. Jumlahnya beda-beda. Ada Rp80 juta dan Rp 100 juta," ujar dia.
Selain itu, Legimo mengatakan, dia pernah diperintahkan untuk menyerahkan sejumlah uang kepada seorang notaris, Erik Malaiankay.
"Dia (Erik) sering ke Korlantas. Tiga kali menyerahkan uang. Ada yang Rp150 juta. Saya tidak pernah tanya untuk apa ke Djoko," kata dia.
Uang itu, Legimo melanjutkan, berasal dari para pengusaha yang diberikan kepada Djoko Susilo.