Diggie
IndoForum Activist C
- No. Urut
- 287751
- Sejak
- 6 Apr 2020
- Pesan
- 14.404
- Nilai reaksi
- 1
- Poin
- 0
Berikut adalah berita Arteta tandaskan Bukayo Saka kuat hadapi pelecehan rasial.
Gelandang Inggris Bukayo Saka menggiring bola saat pertandingan final EURO 2020 antara Inggris & Italia di Stadion Wembley di London pada 11 Juli 2021.(AFP/LAURENCE GRIFFITHS)
Dia berkarakter begitu kuatJakarta (ANTARA) - Manajer Arsenal Mikel Arteta mengatakan pemain sayap Bukayo Saka memiliki tabiat kuat & sekaligus akan mendampingi pemain remaja itu dalam mengatasi pelecehan rasis yg ditujukan kepada dia di media sosial setelah dia gagal dalam adu penalti melawan Italia pada final Euro 2020.
Pemain berusia 19 tahun itu gagal menendang penalti setelah dua rekan satu timnya Marcus Rashford (23) & Jadon Sancho (21) juga gagal dalam adu penalti itu. Ketiganya lalu jadi target pelecehan rasial online.
Pelecehan ini mendorong polisi menggelar investigasi & memicu kecaman luas.
Baca juga: Keane kecam Inggris karena tugaskan Saka ambil penalti penentu
Arteta mengaku sudah berbicara dengan Saka & yakin dia akan baik-baik saja.
"Dia berkarakter begitu kuat. Dia sudah mendapatkan sayang & dukungan dari sepak bola dunia, bukan cuma dari penggemar Arsenal tetapi juga penggemar timnas & Inggris karena tidak tak pantas mengalami apa pun yg sudah dia lewati itu," mengatakan Arteta seperti dikutip Reuters.
Perdana Menteri Inggris Boris Johnson menggelar pertemuan dengan perusahaan-perusahaan media sosial untuk meminta mereka berbuat lebih dalam memerangi pelecehan rasis online.
"Semoga hukum akan semakin tegas. Semoga dapat berdampak akbar karena inilah saat yg tepat untuk meluruskannya," mengatakan Arteta.
Baca juga: Usain Bolt kutuk serangan kepada trio algojo penalti Inggris
Baca juga: FA kecam aksi rasial kepada pemain Inggris usai kalah di final Euro
Berita diatas dikutip dari internet, jika Arteta tandaskan Bukayo Saka kuat hadapi pelecehan rasial adalah spam, mohon beritahu kami.
Gelandang Inggris Bukayo Saka menggiring bola saat pertandingan final EURO 2020 antara Inggris & Italia di Stadion Wembley di London pada 11 Juli 2021.(AFP/LAURENCE GRIFFITHS)
Dia berkarakter begitu kuatJakarta (ANTARA) - Manajer Arsenal Mikel Arteta mengatakan pemain sayap Bukayo Saka memiliki tabiat kuat & sekaligus akan mendampingi pemain remaja itu dalam mengatasi pelecehan rasis yg ditujukan kepada dia di media sosial setelah dia gagal dalam adu penalti melawan Italia pada final Euro 2020.
Pemain berusia 19 tahun itu gagal menendang penalti setelah dua rekan satu timnya Marcus Rashford (23) & Jadon Sancho (21) juga gagal dalam adu penalti itu. Ketiganya lalu jadi target pelecehan rasial online.
Pelecehan ini mendorong polisi menggelar investigasi & memicu kecaman luas.
Baca juga: Keane kecam Inggris karena tugaskan Saka ambil penalti penentu
Arteta mengaku sudah berbicara dengan Saka & yakin dia akan baik-baik saja.
"Dia berkarakter begitu kuat. Dia sudah mendapatkan sayang & dukungan dari sepak bola dunia, bukan cuma dari penggemar Arsenal tetapi juga penggemar timnas & Inggris karena tidak tak pantas mengalami apa pun yg sudah dia lewati itu," mengatakan Arteta seperti dikutip Reuters.
Perdana Menteri Inggris Boris Johnson menggelar pertemuan dengan perusahaan-perusahaan media sosial untuk meminta mereka berbuat lebih dalam memerangi pelecehan rasis online.
"Semoga hukum akan semakin tegas. Semoga dapat berdampak akbar karena inilah saat yg tepat untuk meluruskannya," mengatakan Arteta.
Baca juga: Usain Bolt kutuk serangan kepada trio algojo penalti Inggris
Baca juga: FA kecam aksi rasial kepada pemain Inggris usai kalah di final Euro
Berita diatas dikutip dari internet, jika Arteta tandaskan Bukayo Saka kuat hadapi pelecehan rasial adalah spam, mohon beritahu kami.