• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Arab Saudi Mengakuisisi $ 3,3 Miliar Saham di EA, Take-Two, & Activision Blizzard

  • Pembuat thread awal. Pembuat thread awal. Angela
  • Tanggal Mulai Tanggal Mulai

Angela

IndoForum Pro E
No. Urut
88
Sejak
25 Mar 2006
Pesan
45.487
Nilai reaksi
35
Poin
0
#AmdarGanteng​

Arab Saudi Mengakuisisi $ 3,3 Miliar Saham di EA, Take-Two, & Activision Blizzard



emoticon-terimakasih
emoticon-terimakasih
emoticon-terimakasih

Halo agan & sista,
Makin hari makin pesat aja pertumbuhan industri game. Hal ini menciptakan investasi di industri ini sangat diperhatikan. Dan yg terbaru, raja minyak Arab Saudi sudah melihat pentingnya investasi di industri ini. Ia sudah menghabiskan lebih dari 3,3 miliar dolar AS (sekitar 42 triliun rupiah) untuk diinvestasikan diberbagai saham, yg diantaranya saham EA, Take-Two, Activision & Blizzard.


Arab Saudi Mengakuisisi $ 3,3 Miliar Saham di EA, Take-Two, & Activision Blizzard

sumber

Menurut Al Jazeera, Pangeran Mohammed bin Salman sudah mengpakai danang investasi publiknya untuk mengakuisisi saham beberapa pengembang game besar. Putra Mahkota Arab Saudi saat ini adalah pendiri MiSK Foundation, & juga merupakan kawan dari perusahaan pengembang game Jepang. Tampaknya tujuan berinvestasi di perusahaan game ini adalah supaya sang pangeran menciptakan citra baru untuk negaranya. Setelah beberapa waktu lalu punya masalah dengan penindasan kebebasan sipil di negara tersebut. Selain itu, ia bertujuan untuk menarik investor global untuk berinvestasi di Arab Saudi.

Dari beberapa langkahnya ini, banyak media di luar sana memuji Pangeran Mohammed bin Salman sebagai seorang reformis yg rajin. Karena setelah pangeran dianugerahi gelar putra mahkota, hal perdana yg dia lakukan adalah mendorong hak perempuan untuk mengemudi di negara tersebut (sebelumnya, wanita di Arab Saudi tidak diizinkan untuk mengemudi).


Arab Saudi Mengakuisisi $ 3,3 Miliar Saham di EA, Take-Two, & Activision Blizzard

sumber

Tapi dibalik nama besarnya, sang pangeran pernah diberitakan tentang skandal keterlibatannya dalam pembunuhan jurnalis Jamal Khashoggi pada 2018, serta pembunuhan seorang warga Yaman di Arab Saudi.

Karena skandal tersebut, Riot pengembang game terkenal memutuskan untuk mundur dari kemitraan Arab Saudi untuk mempromosikan League of Legends di NEOM. Itu karena komunitas League of Legends tidak harap Riot terlibat dengan skandal sang pangeran.


Arab Saudi Mengakuisisi $ 3,3 Miliar Saham di EA, Take-Two, & Activision Blizzard

sumber

Namun, dengan berinvestasi di tiga industri game akbar yakni EA, Take-Two, Activision Blizzard. Ane berpikir emang si Putra Mahkota Arab Saudi ini harap mengembalikkan citra negaranya. Menarik nih melihat perkembangan industri game di negara-negara Timur Tengah, khususnya Arab Saudi. Karena beberapa tahun terakhir, pangsa pasar industri game paling banyak dikuasai oleh negara China, & Korea Selatan.

Uang sebanyak itu, kalau dibeliin PS5 kayaknya dapat dijadiin gedung bertingkat-tingkat
emoticon-Ngakak (S)
Nah kalau kalian dapat uang segitu, mau diapain nih? Yuk jawab dikolom komentar.
Thanks and see you next thread GanSist.​


Quote:
BACA JUGA THREAD GAMES LAINNYA !!!
10 Game Open World Tanpa Pertempuran Dalam Game, Santai & Nikmati Suasananya

Yuk Kenali Tiga Sosok yg Menginspirasi Desainer Lady Dimitrescu di RE Village

Gak Punya PS5? Sekarang Hadir Game PS5 Simulator Buat Kaum Mendang-Mending


sumber: kotaku.com
emoticon-Cendol Gan
emoticon-Cendol Gan
emoticon-Cendol Gan

Instagram l Facebook​
Hari ini 05:25
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.