• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Apakah Pecandu Narkoba Dapat Hidup Normal Kembali?

  • Pembuat thread awal. Pembuat thread awal. Angela
  • Tanggal Mulai Tanggal Mulai

Angela

IndoForum Pro E
No. Urut
88
Sejak
25 Mar 2006
Pesan
45.487
Nilai reaksi
35
Poin
0
Angka korban penyalahguna narkoba di Indonesia semakin tinggi, bahkan berdasar hasil survei kasusnya sudah mencapai 3.419.188 orang & terus bertambah. Mulai dari kalangan publik figur hingga masyarakat biasa tersandung kasus narkotika. Lantas,apakah pecandu atau penyalahguna narkoba dapat hidup normalkembali?

Mengacu pada pasal 54 Undang-Undang Narkotika, menyebut bahwa korban penyalahgunaan narkoba harus menempuh rehabilitas medis & sosial.
Apa Itu Rehabilitasi Narkoba?
Apakah Pecandu Narkoba Bisa Hidup Normal Kembali?


Rehabilitasi adalahsalah satu cara memulihkan korban penyalahguna narkoba & menolong pasien kembali hidup normal bermasyarakat.


Ketergantungan narkoba memberikan akibat yg buruk bagi diri serta hubungan sosial dengan masyarakat.


Dengan menjalani rehabilitasi, korban penyalahguna narkoba akan terlindung dariefek berhenti mengkonsumsi narkobayang menyertai.


Kondisi Tubuh Ketika Pengguna Berhenti Memakai Narkoba

Apakah Pecandu Narkoba Bisa Hidup Normal Kembali?


Narkoba memang memberikan efek candu yg dahsyat pada penggunanya, & bukan sesuatu yg mudah bagi tubuh untuk melepas pengaruhnya.


Seperti yg Anda ketahui, ketika korban penyalahguna menghentikan penggunaan narkoba maka akan mengalami gejala sakau. Setiap korban penyalahgunaan narkoba menunjukkan gejala yg berbeda, bergantung pada tingkat ketergantungan & tipe narkotika.


Berikut beberapa gejala dari efek berhenti mengkonsumsi narkoba tipe heroin/morfin yg mudah Anda kenali, seperti:


-Hidung tersumbat
-Muncul keringat berlebih
-Gangguan tidur
-Gelisah
-Sering menguap
-Nyeri otot
-Tekanan darah tinggi
-Diare
-Mengalami kram perut
-Sering merinding
-Jantung berdebar kencang
-Penglihatan mulai kabur


Sementara efek berhenti mengkonsumsi narkoba tipe kokain menunjukkan gejala, sebagai berikut :


1. Depresi
2. Gelisah
3. Nafsu makan terus meningkat
4. Mengalami gangguan mimpi buruk
5. Lambat dalam mengerjakan aktifitas
6. Tubuh terasa kurang enak badan & lelah


Begini tahapan kondisi danciri-ciri orang yg berhenti memakai narkobajenis ganja, seperti :


Mengalami kecemasan yg berlebihan


Dalam rentang waktu 24 hingga 72 jam setelah berhenti mengpakai narkoba, korban penyalahgunaan narkoba akan mengalami kecemasan.


Tenaga pakar akan mengajak korban untuk relaksasi, dengan mengerjakan yoga, meditasi, memberikan obat spesifik & lainnya.


Cepat Tersinggung & Mudah Marah


Salah satu ciri dari orang yg berhenti memakai narkoba adalah cepat tersinggung & marah. Hal ini terjadi pada kurun waktu 24 hingga 72 jam setelah total tidak mengpakai narkoba.


Depresi


Pada minggu-minggu awal, korban penyalahgunaan narkoba yg berhenti total akan mengalami depresi.


Bahkan akan kehilangan minat untuk mengerjakan aktivitas hingga perasaan tertekan.


Insomnia


Selanjutnya, pengguna narkoba juga terserang gangguan insomnia hingga beberapa malam pasca berhenti memakai narkoba.


Muncul Gangguan Kesehatan


Setelah terlepas dari narkoba, korban penyalahgunaan narkoba akan mengalami gangguan kesehatan. Hal ini merupakan akibat dari masalah tidur & perasaan tertekan di atas.



Pasca berhenti memakai narkoba, beberapa orang akan mengalami tremor hingga flu berat.


Jika kondisi ketergantungan di atas tidak tertangani dengan tepat, dapat mengakibatkan kematian karena overdosis. Itulah mengaparehabilitasi narkobamenjadi penting dalam upaya mengatasi ketergantungan narkotika.


Korban Penyalahgunaan Narkoba Dapat Kembali Hidup Normal

Apakah Pecandu Narkoba Bisa Hidup Normal Kembali?


Seperti ulasan di atas, korban penyalahgunaan narkoba tetap dapat pulih & hidup normal setelah menjalani proses rehabilitasi.



Di dalam pusat rehabilitasi, korban penyalahgunaan narkoba akan belajar untuk menerima kesalahan & memperbaiki hubungan dengan orang-orang sekitar.



Korban akan mendapatkan sesi terapi untuk mengidentifikasi setiap masalah yg berhubungan dengan ketergantungan & mencari jalan keluarnya.


Secara umum, tahapan rehabilitasi terdiri dari tiga poin mendasar, antara lain:


Detoksifikasi


Pada fasedetoksifikasi, terapis atau tenaga medis akan memeriksa kondisi korban secara menyeluruh. Termasuk memastikan tipe narkotika yg pasien konsumsi, tingkat ketergantungan hingga kondisi kesehatan.



Fase detoksifikasi merupakan yg paling sulit, karena korban harus benar-benar terbebas dari narkoba 100%. Tentu saja, korban penyalahguna narkoba akan mengalami gejala sakau.


Tim medis/ dokter akan memberikan obat pereda gejala supaya gejala yg muncul berkurang. Selain itu, korban penyalahguna narkoba juga mengonsumsi air putih, serta makanan bergizi untuk mempercepat pemulihan.



Setelah mengalami efek berhenti mengkonsumsi narkoba yg buruk, perlahan kondisi tubuh korban pun membaik. Berangsur konsentrasi, memori & kecerdasan otak mulai kembali.


Tenaga pakar akan melatih kembali fungsi otak & mempercepat proses pemulihan dengan memberikan banyak pelatihan.


Faseprimary/ program khusus


Usai melalui fase detoksifikasi, korban penyalahgunaan narkoba akan mengikuti tahap rehabilitas psikososial. Pada tahapan ini, korban penyalahgunaan narkoba akan mendapatkan penanganan dari psikolog yg berpengalaman.


Korban penyalahgunaan narkoba akan mendapatkan terapi perilaku kognitif untuk mencari jalan keluar ketika gejala sakau muncul.


Selain itu, tahap ini juga mengajarkan beberapa strategi untuk mencegah atau menghindari keharapan mengpakai zat terlarang kembali.


Para korban penyalahgunaan narkoba akan mengasah kepribadian sehingga jadi pribadi yg normal kembali. Serta sanggup kembali bersinergi dengan orang lain.


Fasere-entry


Pada tahap ini, korban penyalahgunaan narkoba sudah siap kembali ke masyarakat. Korban penyalahgunaan akan mendapatkan pelatihan untuk mengasah talenta & minat mereka.


Sehingga mereka dapat menyingkirkan stigma negatif dari masyarakat & lebih berdaya untuk bertahan hidup.


Cara Menasehati Penyalahguna Narkoba

Apakah Pecandu Narkoba Bisa Hidup Normal Kembali?


Terkadang maksud baik Anda untuk menolong penyalahguna narkoba tidak mendapat respon positif. Penyampaian nasehat yg tidak tepat seringkali menciptakan penyalahguna merasa tersudutkan, marah bahkan menjauh.


Begini cara menasehati penyalahguna narkoba dengan bijak, seperti :


Menunjukkan empati

Cobalah memposisikan diri seolah Anda jadi penyalahguna narkoba. Dengan demikian, Anda akan mengetahui bahwa penyalahguna narkoba akan merasa kesepian, terasing ketika orang lain tak mendukungnya.


Tunjukkan bahwa Anda peduli, siap mendengarkan & menolong semampu Anda. Coba tanyakan kepada penyalahguna apa yg menciptakannya sulit untuk meninggalkan narkoba.




Menawarkan solusi untuk ikut program rehabilitasi

Sebagai orang terdekat, Anda dapat menawarkan solusi kepada penyalahguna untuk mengikuti program rehabilitasi. Salah satu tempat rehabilitasi yg menolong korban penyalahgunaan narkoba adalah Ashefa Griya Pustaka.


Ashefa Griya Pustaka merupakan pusat rehabilitasi swasta bagi korban penyalahgunaan NAPZA yg sudah memiliki cabang di beberapa kota.



Sebagai pusat rehabilitasi, Kami sudah berkomitmen untuk memberikan pelayanan secara profesional. Sehinggakorban penyalahguna NAPZA dapat pulihdan kembali hidup normal.


Tidak sekadar memberikan terapi medis, di Ashefa Griya Pustaka juga terdapat rehabilitasi sosial. Kami menolong para korban penyalahguna NAPZA kembali produktif sehingga sanggup mengaktualisasikan diri.



Kami siap berdedikasi untuk melayani korban penyalahguna NAPZA dengan perawatan yg sesuai kebutuhan masing-masing. Terlebih lagi, kami sudah mengembangkan metode terapi holistik & perawatan humanis.

Kami memastikan bahwa semua korban penyalahguna NAPZA mendapatkan pelayanan & fasilitas terbaik supaya sanggup menjalani hidup sehat & bahagia. Seperti layanin medis 24 jam yg siap memantau & memastikan pasien sering dalam kondisi prima.


Hari ini 10:59
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.