• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Politik Apakah Masyarakat Ditipu oleh Iklan Demokrat?

yan raditya

IndoForum Addict E
No. Urut
163658
Sejak
31 Jan 2012
Pesan
24.461
Nilai reaksi
72
Poin
48
Anggota DPR dari Fraksi Demokrat, Angelina Sondakh, ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK dalam kasus dugaan korupsi wisma atlet.

Angie, demikian panggilan akrab mantan artis ini, dikenal sebagai anggota tim pemenangan Partai Demokrat dan anggota Tim Sukses SBY-Boediono dalam Pemilu 2009. Maka, tak heran dia pun didaulat untuk menjadi bintang iklan pemenangan SBY-Boediono dan Partai Demokrat.

Tak tanggung-tanggung, untuk meraih simpati masyarakat, Angie membintangi iklan antikorupsi dengan tagline yang masih membekas di benak kita "Katakan Tidak pada Korupsi".

Menjelang pemilu dan pilpres 2009, iklan ini hilir mudik di layar televisi sehingga begitu akrab di telinga. Imbauan Angie untuk menolak korupsi itu sepertinya bertolak belakang dengan kenyataan hari ini. Pengamat politik, Ibrehamsjah, berpendapat iklan itu telah mencoreng Demokrat.

"Rakyat tidak percaya lagi. Saya ini sering naik kereta api. Tanya tukang ojek, sopir bajaj di Gambir (stasiun kereta api di Jakarta) mana mereka percaya Demokrat sekarang," kata pengamat politik UI tersebut.

Menurutnya, dalam kondisi seperti ini, SBY sebagai ketua Dewan Pembina Demokrat harus tegas mencopot kader yang terindikasi korupsi. "SBY harus tegas, jangan ragu-ragu lagi," katanya. Jika masih ragu, Iberamsjah yakin persepsi publik terhadap Demokrat sebagai sarang koruptor akan semakin terbukti.

"Rakyat seperti dikhianati karena memberikan kemenangan di Pemilu 2009. Jadi, SBY harus bersihkan kadernya yang korupsi."

"Ada yang sudah diketahui korupsi, ya, dicopot; jangan dbiarkan sampai menjadi tersangka," ujarnya.

mY8UT.jpg
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.