Angela
IndoForum Pro E
- No. Urut
- 88
- Sejak
- 25 Mar 2006
- Pesan
- 45.487
- Nilai reaksi
- 35
- Poin
- 0
Makanan organik kini jadi semakin populer karena dirasa lebih sehat dibandingkan makanan seperti sayuran yg pada proses penanaman mengpakai bahan-bahan kimia seperti pestisida.
Arti mengatakan organik adalah sesuatu yg ditanam atau dipelihara tanpa ada campur bahan kimia sintetis. Tanpa mengandung bahan kimia, hormon, antibiotik, apalagi rekayasa genetika menjadikan makanan ini disebut organik karena tak ada campuran bahan buatan.
Produk-produk makanan organik dapat berupa sayur-sayuran, buah-buahan, biji-bijian, susu, & daging. Namun berkembang produk olahan masa kini seperti soda, kue kering, hingga sereal pun sudah mengpakai label organik.
Kenapa Makanan Organik Lebih Sehat?
1. Mengandung Antioksidan & Vitamin Yang Lebih Tinggi
Menurut penelitian di Amerika Serikat (AS) yg dipublikasi dalam Journal of Agricultural and Food Chemistry, mengungkapkan bahwa buah beri yg ditanam secara organik memiliki kadar antioksidan 58%dan vitamin C 52% lebih tinggi.
Ini dikarenakan tanaman organik tidak mengandalkan bahan kimia seperti pestisida untuk terhindar dari hama. Tanaman-tanaman ini menghasilkan senyawa antioksidan yg berguna untuk melindungi diri secara alami.
2. Mengandung Lebih Banyak Nutrisi
Penelitian menunjukan peningkatan nutrisi pada beberapa produk makanan organik. Kandungan nutrisi makanan organik & non-organik memberikan hasil yg beragam. Kemungkinan akbar karena ragam alami dalam penanganan & produksi makanan.
3. Tingkat Nitrat Lebih Rendah
Pada tanaman yg ditanam secara organik menunjukan kadar nitrat 30% lebih rendah dibandingkan tanaman yg ditanam secara non-organik. Kadar nitrat yg tinggi dikaitkan dengan peningkatan resiko tipe kanker tertentu.
4. Susu & Daging Organik Memiliki Asam Lemak Yang Lebih Sehat
Menurut penelitian, susu organik mengandung asam lemak, omega-3, zat besi, vitamin E, & komponen karotenoid lebih tinggi.
Meski demikian, susu organik mengandung lebih sedikit selenium & yodium dibanding susu non-organik. Omega-3 pada daging organik lebih tinggi, sementara kadar lemak jenuh pada daging pun lebih sedikit dibanding daging biasa.
Sumber: kuliner.ultimeal.id
Hari ini 19:07