Angela
IndoForum Pro E
- No. Urut
- 88
- Sejak
- 25 Mar 2006
- Pesan
- 45.487
- Nilai reaksi
- 35
- Poin
- 0
Di Indonesia kita sering mendengar kata-kata dengan istilah Karma, bila kita mengerjakan kesalahan sering kali kata-kata karma itu mengiringi.
Sebenarnya dalam pengertiannya istilah karma itu dari bahasa sansekerta yg berarti perbuatan & hasil yg akan di dapat dari sebuah perbuatan tersebut dinamakan karmaphala, sementara akibat yg ditimbulkan dari perbuatan disebut karma vipaka.
Jadi dapat disimpulkan secara umum, menurut pemahaman awam karma itu adalah sebuah balasan dari apa yg kita perbuat. Baik itu hal yg baik maupun yg buruk, tetapi perbuatan buruk lebih identik dengan datangnya karma yg berdampak pada keburukan juga atas apa yg manusia itu lakukan.
Contoh agan mencuri, karmanya dapat jadi setimpal atau lebih akbar dari hal yg dilalukan. Misal agan mencuri Rp 100 juta, kemudian berjalannya waktu agan kehilangan uang Rp 100 juta, entah itu jatuh, ditipu teman, dibegal. Itu adalah karma yg setimpal, namun terkadang ada balasan yg lebih dari itu misal setelah mencuri, ia jatuh sakit yg butuh biaya cukup besar. Atau rumah kebakaran, dimana kehilangannya lebih akbar dari hak yg diambil secara paksa.
Namun itu contoh karma buruk, kalau karma perbuatan baik tentu tidak usah dijelaskan. Namun apakah benar seperti itu?
Kalau kita melihat realita pada kehidupan yg dapat kita lihat oleh mata, banyaknya orang yg berbuat tidak sesuai aturan hukum negara & agama tetap dapat merasakan bahagia akan kehidupan di dunia.
Bayangkan kartel-kartel narkoba di Amerika Latin, mereka mempunyai jaringan yg cukup kuat. Para pejabat yg korupsi di seluruh dunia, yg tidak ketahuan tentu hidupnya tak begitu banyak masalah. Seorang yg hidupnya penuh kerusakan juga belum tentu hidupnya penuh kesulitan, sebaliknyapun demikian.
Walau dalam kacamata batin setiap perbuatan pasti akan ada dampaknya, seperti membuang sampah sembarangan dampaknya banjir akibat ekosistem yg rusak. Dan seperti itulah yg dinamakan karma oleh masyarakat awam.
Tapi manusia punya pemikiran bermacam-macam ada yg bergifikir hubungan sebab akibat bukanlah sebuah karma, jadi mereka menganggap hal itu tidak ada. Namun ada yg berfikiran karma itu memang ada.
Terserah agan berada di pihak yg mana, rambut boleh sama hitam tetapi pendapat akan banyak perbedaan.
Terima kasih yg sudah membaca thread ini hingga akhir, bila ada kritik silahkan dihinggakan & semoga thread ini bermanfaat, tetap sehat & merdeka. See u next thread.
"Nikmati Membaca Dengan Santuy"
--------------------------------------
Tulisan : c4punk@2022
referensi : klik, klik
Pic : google