• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Apakah Aman Sering Mengganti BBM Jenis Berbeda ?

  • Pembuat thread awal. Pembuat thread awal. Angela
  • Tanggal Mulai Tanggal Mulai

Angela

IndoForum Pro E
No. Urut
88
Sejak
25 Mar 2006
Pesan
45.487
Nilai reaksi
35
Poin
0
Apakah Aman Sering Mengganti BBM Jenis Berbeda ?



sepeda motor & bbm adalah dua belahan jiwa yg tidak dapat dipisahkan, mereka saling membutuhkan. Namun, setiap bbm memiliki tipenya masing-masing, ada premium, pertalite, pertamax, atau pertamax turbo, solar, & sebagainya.

Sering kali, saya & mungkin panjenengan mengerjakan gonta-ganti tipe bbm yg berbeda, entah itu secara sengaja ataupun terpaksa. Kondisi seperti SPBU yg kehadapatn bbm tipe A, padahal isi tangki di kendaraan sudah tidak ada.

Terpaksa, kita akan mengpakai bbm yanh ada, atau kasus kedua memang karena seorang sengaja mengganti-ganti bbm dengan tipe berbeda dengan alasan nyeleneh, & kadang tidak masuk diakal.

Pertanyaannya, apakah mengganti bbm dengan tipe berbeda jadi hal yg diperbolehkan ? Sebetulnya mencampurkan dua bahan bakar berbeda itu tidak masalah. Karena tipe bahan bakar memiliki unsur penyusun yg sama di atas rantai hidrokarbon, sehingga tidak masalah kalau satu hingga dua tipe bahan bakar mengalami tercampur dalam satu tangki.

Permasalahan sejatinya datang dari nilai oktan bahan bakar dengan nilai kompresi mesin sepeda motor itu sendiri, ketika kita mengerjakan pencampuran bahan bakar. Bisa jadi nilai oktan akan berbeda dengan yg diperlukan oleh kompresi mesin.

Efek jangka panjangnya adalah mesin akan mengalami kerusakan, susah stater, atau perfoma mesin jadi kurang maksimal. Sebaiknya, kalau panjenengan harap mengganti dengan bbm berbeda, maka sebaiknya kosongkan terlebih dahulu tangki bahan bakar.

Sebagai contoh, ketika panjenengan harap mengpakai Pertamax, sementara bahan bakar saat ini mengpakai Pertalite. maka sedapat mungkin habiskan terlebih dahulu pertalite didalam tangki, kemudian baru diganti denganti dengan Pertamax.

cara ini dipakai supaya oktan dalam bahan bakar lebih mudah diketahui, & cocok atau tidaknya dengan kompresi mesin akan memudahkan kita sebagai pemilik kendaraan untuk mengetahui apakah oktan bahan bakar ini sesuai atau tidak.

So mazbroo, kalau panjenengan memiliki opini atau cerita lain tentang mengganti-ganti tipe bahan bakar berbeda, silahkan tuliskan dikolom komentar. Siapa tahu, dapat jadi tambahan yg menguatkan opini diatas.


Sumber Tulisan : SUzuki, & teori semasa Sekolah

Sumber Gambar : Pixabay

Hari ini 10:10
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.