Angela
IndoForum Pro E
- No. Urut
- 88
- Sejak
- 25 Mar 2006
- Pesan
- 45.487
- Nilai reaksi
- 35
- Poin
- 0
Seberapa sering Anda menemukan orang yg menyebalkan di internet? Orang-orang yg memancing kerusuhan, oran-orang yg menebar spam judi bola, orang-orang yg menebar porno, hingga orang-orang yg merupakan senjata politik bagi beberapa politikus tertentu. Keberadaan orang-orang ini sering kali menciptakan jengkel, tetapi meski dibanned sekalipun mereka akan muncul lagi & lagi.
Bagaimanapun, internet hanyalah sebuah tempat yg benar-benar kondusif bagi siapa pun. Contohnya di Kaskus, meski Anda menghina suatu pihak pun Anda cuma akan mendapat beberapa bata & yg paling parah Anda akan dibanned. Jika itu terjadi Anda cuma perlu menciptakan akun baru & kembali memainkan lagu lama.
Mengapa hal semacam itu dapat terjadi? Jawabannya satu, karena apa pun yg kita katakan di internet sama sekali tak perlu dipertanggungjawabkan, bagaimanapun tak ada yg tahu siapa kita di dunia Maya. Di sini orang dapat mengaku sebagai wanita meski sebenarnya dia adalah om-om homo yg mengharapkan pap xxx. Seseorang anak kecil pun dapat memberikan saran perkawinan bagi janda-janda yg membutuhkan. Percaya tak percaya seperti itulah internet, tak ada siapa pun yg dapat dipercaya di sini.
Lalu, apa yg akan terjadi kalau anonimitas di internet dihapuskan? Menghapus sifat anonim di internet sama artinya dengan memberi kita akses untuk tahu siapa yg sedang kita hadapi. Misal, saat saya mempublish artikel ini Anda akan dapat melihat data diri saya atau setidaknya nama & foto saya. Jika hal itu terjadi maka saya tak mungkin berani menulis sesuatu yg beresiko karena kalau saya menyinggung seseorang dapat-dapat saya akan didatangi & dibacok begitu saja.
Terdengar mengerikan memang tetapi coba pikirkan efek positifnya terlebih dahulu. Pertama, Anda tak lagi perlu berhadapan dengan orang-orang rasis, radikal, buzzer, antek-antek oknum, & juga bandar togel. Tentunya orang yg masih punya malu tak akan mau menghancurkan reputasinya cuma demi seribu rupiah per post. Jika keluarga hingga tahu dapat-dapat nggak dapat THR pas lebaran.
Kedua, tak ada lagi penipuan internet. Tentunya kita sering kali mendengar berita seseorang yg ditipu karena tergoda dengan foto profil cewek seksi. Well, pria memang lemah akan godaan hawa nafsu. Namun, kalau anonimitas internet dihilangkan maka penipuan semacam ini tidak akan pernah terjadi lagi karena kita dapat langsung mengecek nama & foto orang tersebut sehingga tak ada ruang untuk menipu. Well, cewek yg benar-benar cantik memang masih dapat mengerjakan penipuan tetapi dia harus siap ditangkap karenanya.
Ketiga, tak ada lagi akun kloningan. Di medsos, khususnya Twitter, banyak sekali orang yg memiliki lebih dari seratus akun kloningan yg mana dibuat demi satu tujuan seperti jual beli follower, buzzer, & juga keyboard warrior. Jika seseorang membutuhkan NIK untuk menciptakan akun maka memiliki akun kedua sama sekali tidak memungkinkan.
Memang benar, mengungkap bukti diri pribadi di internet amatlah berbahaya karena sering kali berujung pada kejahatan. Namun, kejahatan-kejahatan di internet akan lenyap kalau pemerintah mau mengambil tindakan tersebut. Sekarang yg jadi masalah hanyalah di mana kita akan membuang kejahatan, di internet? Atau di dunia nyata?
Sekian dari saya mari berjumpa di thread saya yg lainnya. Hari ini 17:50