Angela
IndoForum Pro E
- No. Urut
- 88
- Sejak
- 25 Mar 2006
- Pesan
- 45.487
- Nilai reaksi
- 35
- Poin
- 0
Corona Antara Ujian, Musibah & Adzab
Bismillahirrahmanirrahiim
Hai, hai, jumpa lagi di thread ane, semoga sobat kaskus tidak bosan & sering memperoleh manfaat, aamiin.
Pandemi Covid 19 yg melanda dunia beberapa bulan ini, termasuk di negeri kita, menciptakan seluruh penduduk bumi tidak cuma resah, khawatir, gelisah & segala rasa ketidak nyamanan.
Hingga mungkin ada di sekitar kita orang-orang yg saling menyalahkan, saling menuduh & lebih parahnya adalah menghujat Tuhan.
Kita tidak tahu persisnya apa yg tengah terjadi & apa yg akan melanda dunia di kemudian hari.
Namun, apapun yg tengah & yg akan terjadi, kita harus meyakini bahwa ini semua terjadi atas kuasaNya semata. Tugas kita hanyalah instropeksi & mengambil hikmah dari segala kajadian termasuk adanya pandemi Covid-19 kali ini.
Pandemi Covid-19 ini, boleh jadi diturunkan sebagai ujian, musibah & bahkan adzab untuk ummat manusia. Coba kita perhatikan satu per satu.
1. Corona Sebagai Ujian
Quote:
Bagi seorang muslim yg beriman, ujian itu tidak cuma berupa kesusahan, ketidak nyamanan atau kesengsaraan.
Namun kemewahan, kenikmatan dunia, kenyamanan pun juga merupakan ujian, kalau manusia itu tidak sanggup mensukurinya.
Adapun Covid-19 bagi seorang muslim yg beriman, harusnya sanggup menjadikannya bersabar dalam menghadapinya. Karena ini pun juga sebagai salah satu bentuk ujian, kalau sanggup bersabar.
Jika kita masih memiliki iman menghunjam, tentunya kita justru sanggup bersyukur. Sehingga Allah tahu siapa diantara kita manusia terbaik di hadapanNya.
2. Corona Sebagai Musibah
Corona itu dapat jadi merupakan musibah bagi seorang muslim, mengapa demikian? Itu dapat saja terjadi apabila ada seorang muslim yg berbuat fasik. Muslimin yg begitu mudah berbuat segala hal yg dibenci oleh rabbul 'alamin.
Jadi cukup berhati-hati, apabila seorang muslim yg menghujat Allah akan sebuah bencana, seperti kali ini. Maka boleh jadi itu semua disebabkan oleh diri manusia itu sendiri.
3. Ujian Sebagai Azab
Adapun corona itu juga dapat jadi azab yg diturunkan olehNya pada sebuah kaum. Apabila corona itu berada di sisi seorang kafir.
Kalau kita mengaku hamba yg beriman, tidak mungkin semata-mata mengpakai akal saja. Karena apapun di balik corona, entah itu terjadi karena kesalahan manusia ataupun yg beranggapan bahwa itu rekayasa negara adikuasa.
Namun yg pasti, corona itu ada karena izinNya semata. Kalau Allah sudah menakdirkan bahwa turun corona di muka bumi ini, pasti semua akan mudah bagiNya. Begitu juga sebaliknya, kalau Allah tidak menghendaki keberadaannya, atau mungkin harap segera mencabutnya dari bumi ini, itu cuma perkara ringan disisiNya.
Ketika manusia sanggup bersukur atas segenap takdir baik maupun buruk, maka Allah akan tambah sedap untuk kita. Begitu juga ketika kita sanggup bersabar, maka gugurlah segenap dosa-dosa kita.
Tugas kita hanyalah meyakini bahwa ini semua adalah atas izinNya. Kemudian berikutnya, kita cukup bersabar dengan segala bentuk musibah yg melanda, lebih-lebih kalau kita begitu pandai bersyukur atas segenap ujian yg diturunkanNya. Tetap mengerjakan segenap ketaatan cuma kepadaNya semata.
Hari ini 12:44
Bismillahirrahmanirrahiim
Hai, hai, jumpa lagi di thread ane, semoga sobat kaskus tidak bosan & sering memperoleh manfaat, aamiin.
Pandemi Covid 19 yg melanda dunia beberapa bulan ini, termasuk di negeri kita, menciptakan seluruh penduduk bumi tidak cuma resah, khawatir, gelisah & segala rasa ketidak nyamanan.
Hingga mungkin ada di sekitar kita orang-orang yg saling menyalahkan, saling menuduh & lebih parahnya adalah menghujat Tuhan.
Kita tidak tahu persisnya apa yg tengah terjadi & apa yg akan melanda dunia di kemudian hari.
Namun, apapun yg tengah & yg akan terjadi, kita harus meyakini bahwa ini semua terjadi atas kuasaNya semata. Tugas kita hanyalah instropeksi & mengambil hikmah dari segala kajadian termasuk adanya pandemi Covid-19 kali ini.
Pandemi Covid-19 ini, boleh jadi diturunkan sebagai ujian, musibah & bahkan adzab untuk ummat manusia. Coba kita perhatikan satu per satu.
1. Corona Sebagai Ujian
Quote:
Bagi seorang muslim yg beriman, ujian itu tidak cuma berupa kesusahan, ketidak nyamanan atau kesengsaraan.
Namun kemewahan, kenikmatan dunia, kenyamanan pun juga merupakan ujian, kalau manusia itu tidak sanggup mensukurinya.
Quote:
Adapun Covid-19 bagi seorang muslim yg beriman, harusnya sanggup menjadikannya bersabar dalam menghadapinya. Karena ini pun juga sebagai salah satu bentuk ujian, kalau sanggup bersabar.
Quote:
Quote:
Quote:
Jika kita masih memiliki iman menghunjam, tentunya kita justru sanggup bersyukur. Sehingga Allah tahu siapa diantara kita manusia terbaik di hadapanNya.
2. Corona Sebagai Musibah
Corona itu dapat jadi merupakan musibah bagi seorang muslim, mengapa demikian? Itu dapat saja terjadi apabila ada seorang muslim yg berbuat fasik. Muslimin yg begitu mudah berbuat segala hal yg dibenci oleh rabbul 'alamin.
Jadi cukup berhati-hati, apabila seorang muslim yg menghujat Allah akan sebuah bencana, seperti kali ini. Maka boleh jadi itu semua disebabkan oleh diri manusia itu sendiri.
3. Ujian Sebagai Azab
Adapun corona itu juga dapat jadi azab yg diturunkan olehNya pada sebuah kaum. Apabila corona itu berada di sisi seorang kafir.
Kalau kita mengaku hamba yg beriman, tidak mungkin semata-mata mengpakai akal saja. Karena apapun di balik corona, entah itu terjadi karena kesalahan manusia ataupun yg beranggapan bahwa itu rekayasa negara adikuasa.
Namun yg pasti, corona itu ada karena izinNya semata. Kalau Allah sudah menakdirkan bahwa turun corona di muka bumi ini, pasti semua akan mudah bagiNya. Begitu juga sebaliknya, kalau Allah tidak menghendaki keberadaannya, atau mungkin harap segera mencabutnya dari bumi ini, itu cuma perkara ringan disisiNya.
Ketika manusia sanggup bersukur atas segenap takdir baik maupun buruk, maka Allah akan tambah sedap untuk kita. Begitu juga ketika kita sanggup bersabar, maka gugurlah segenap dosa-dosa kita.
Tugas kita hanyalah meyakini bahwa ini semua adalah atas izinNya. Kemudian berikutnya, kita cukup bersabar dengan segala bentuk musibah yg melanda, lebih-lebih kalau kita begitu pandai bersyukur atas segenap ujian yg diturunkanNya. Tetap mengerjakan segenap ketaatan cuma kepadaNya semata.
Tulisan: Nibrasulhaq
Sumber gbr: google, pinterest, shutterstock
Referensi:Link
Sumber gbr: google, pinterest, shutterstock
Referensi:Link
Hari ini 12:44