Angela
IndoForum Pro E
- No. Urut
- 88
- Sejak
- 25 Mar 2006
- Pesan
- 45.487
- Nilai reaksi
- 35
- Poin
- 0
Ciao Agan & Sista! Selamat pagi, siang, sore & malam bagi Gansis di seluruh dunia! Kali ini, ane bakal bahas seputar kekurangan selendang samping pada bus.
sumber gambar
Selendang samping pada bus sudah populer sejak belasan tahun yg lalu. Selendang samping menciptakan tampilan bus jadi lebih elegan & lebih enak dilihat, serta juga lebih keren.
Biasanya, pada bus double glass, selendang samping berbentuk seperti ini, melintang dari sekat double glass, bagian atas pintu depan lalu meluncur ke bawah sedikit. Meski memang, karoseri seperti Adiputro masih mempertahankan selendang yg sama seperti single glass.
sumber gambar
Pada bus single glass, selendang biasanya melintang dari ujung pintu, meliuk ke atas atap melewati kaca, lalu di atap terus hingga ke bagian paling belakang dari bus, selendang ini juga masih diterapkan di beberapa body double glass. Ada juga yg cuma hingga atas atap saja tidak melintang hingga belakang.
Namun, setiap benda khususnya parts pada bus pasti punya kekurangannya masing-masing, disamping kelebihannya, apalagi selendang samping yg memang sangat terlihat ini.
sumber gambar
Nah, di bawah ini ane bakal bahas seputar beberapa kekurangan selendang samping yg terpasang pada sebuah bus, baik single glass maupun double glass dengan sekat nih Gansis.
Layaknya sekat pada bus double glass, selendang akan menciptakan pandangan penumpang di dalam jadi terhalang khususnya pandangan penumpang yg duduk di row perdana & kedua.
Apalagi, kalau selendang yg dipakai adalah sebuah selendang tebal seperti selendang geprek, pandangan penumpang akan makin terhalang sebab kaca samping akan tercover dengan selendang.
Ini spesifik untuk selendang yg cuma ditempel begitu saja ke kaca, tidak memiliki pilar di dalamnya, biasanya ada di bus-bus single glass atau bus-bus yg dimodifikasi dengan selendang samping tambahan.
Ketika melepas kaca, otomatis selendang harus dilepas juga. Nah, proses pelepasan selendang inilah yg menciptakan waktu untuk mengganti kaca jadi lebih lama & lebih sulit ketimbang yg tanpa selendang.
sumber gambar
Nah, jadi itulah isi thread ane yg membahas seputar kekurangan selendang samping pada bus. Jadi, gimana pendapat Gansis seputar thread ini? Oh iya, ane akan sangat berterima kasih apabila Gansis mengoreksi informasi di thread ini yg salah!
Sumber:Opini Pribadi
Narasi: Opini Pribadi
Pic: Terlampir
Disclaimer: Thread ini tak bertujuan untuk mempromosikan ataupun menjatuhkan siapapun.
Original Written By:@ulungrinjani
Hari ini 18:19
Selendang samping pada bus sudah populer sejak belasan tahun yg lalu. Selendang samping menciptakan tampilan bus jadi lebih elegan & lebih enak dilihat, serta juga lebih keren.
Biasanya, pada bus double glass, selendang samping berbentuk seperti ini, melintang dari sekat double glass, bagian atas pintu depan lalu meluncur ke bawah sedikit. Meski memang, karoseri seperti Adiputro masih mempertahankan selendang yg sama seperti single glass.
Pada bus single glass, selendang biasanya melintang dari ujung pintu, meliuk ke atas atap melewati kaca, lalu di atap terus hingga ke bagian paling belakang dari bus, selendang ini juga masih diterapkan di beberapa body double glass. Ada juga yg cuma hingga atas atap saja tidak melintang hingga belakang.
Namun, setiap benda khususnya parts pada bus pasti punya kekurangannya masing-masing, disamping kelebihannya, apalagi selendang samping yg memang sangat terlihat ini.
Nah, di bawah ini ane bakal bahas seputar beberapa kekurangan selendang samping yg terpasang pada sebuah bus, baik single glass maupun double glass dengan sekat nih Gansis.
1. Pandangan Penumpang Terhalang
sumber gambar
Layaknya sekat pada bus double glass, selendang akan menciptakan pandangan penumpang di dalam jadi terhalang khususnya pandangan penumpang yg duduk di row perdana & kedua.
Apalagi, kalau selendang yg dipakai adalah sebuah selendang tebal seperti selendang geprek, pandangan penumpang akan makin terhalang sebab kaca samping akan tercover dengan selendang.
2.Sulit Mengganti Kaca
sumber gambar
Ini spesifik untuk selendang yg cuma ditempel begitu saja ke kaca, tidak memiliki pilar di dalamnya, biasanya ada di bus-bus single glass atau bus-bus yg dimodifikasi dengan selendang samping tambahan.
Ketika melepas kaca, otomatis selendang harus dilepas juga. Nah, proses pelepasan selendang inilah yg menciptakan waktu untuk mengganti kaca jadi lebih lama & lebih sulit ketimbang yg tanpa selendang.
Nah, jadi itulah isi thread ane yg membahas seputar kekurangan selendang samping pada bus. Jadi, gimana pendapat Gansis seputar thread ini? Oh iya, ane akan sangat berterima kasih apabila Gansis mengoreksi informasi di thread ini yg salah!
Sumber:Opini Pribadi
Narasi: Opini Pribadi
Pic: Terlampir
Disclaimer: Thread ini tak bertujuan untuk mempromosikan ataupun menjatuhkan siapapun.
Original Written By:@ulungrinjani