• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Apa itu berdoa dgn bahasa ROH?

Status
Tidak terbuka untuk balasan lebih lanjut.

Inggar_1618

IndoForum Beginner E
No. Urut
281668
Sejak
31 Mei 2007
Pesan
466
Nilai reaksi
9
Poin
18
berdoa dgn ROH adalah berdoa dgn menggunakan bahasa roh,Sperti dalam KPR 2:4,murid2 kepenuhan roh kudus.
Seringkali qt ingin berdoa tp bingung/ga tau apa yg musti diucapakan pd Tuhan.Pd saat itulah bahasa ROH digunkan.
bgaimana cranya???
Bukan masalah teknik.Tidak ada teknik khusus utk berdoa dlm bahasa roh,yg penting adlah buka hati,lepaskan segala unek2 dan permohonan qt kpd Tuhan,milikilah perasaan yg 'menyembah',bahasa ROH akan secara cuma2 dianugerahkan kpd qt.Bahasa ROH jauh lebih efektif daripada bahasa manusia.Sebab di sini yg berdoa adlah ROH yg ada dlm diri qt,bukan qt sendiri.ROH qsendiri yg akan menyampaikan keluhan2 yg tidak tersampaikan (baca Roma 8 :26)
 
Pertanyaannya...........

Perlukah kita berdoa dengan bahasa roh di gereja dengan sengaja.............

Gue perna denger kotbah di gereja....
Ada orang yang merasa kok orang2 di sekelilingnya bisa berbahasa roh
Sementara di gereja itu dia merasa dia ga bisa bahasa roh sendiri........
Terus dia merasa tersisih.......
And akhirnya kepahitan n ga mau ke gereja lagi.......

Gimana menurut temen2 nih.........
Perna ga ngalami kaya gitu...........

Jujur Ancient dulu pernah
Tapi ga sampe kepahitan
cuman terus berdoa ama Tuhan
Tapi thx to Lord Jesus........
He gave me his gift.........
Karunia yang indah............

Kadang kalo inget perasaan dulu, Anci kasihan juga ma orang2 yang ada kepahitan.................
 
heuheuhe. dulu g juga bingung masalah bahasa roh. tapi kebetulan kemaren pas pentakosta ada pdt kasih ilmu yang menarik.
intinya begini : "Tuhan mengajarkan manusia bahasa kan? (ingat waktu kejadian menara babel, ketika Tuhan ngasih banyak bahasa,CMIIW ya), sekarang masa iya Tuhan gak ngerti sama sekali bahasanya MANUSIA????"
bahasa roh memank ada, tapi bahasa itu yang digunakan untuk berkomunikasi antara Tuhan dengan malaikatnya(CMIIW), nah sekarang gimana manusia bisa ngerti bahasa roh? atau bahasa lidah?
pertanyaan g,
"Pernahkah anda berdoa dalam bahasa anda(indonesia, mandarin, dll) dan doa nya ditolak Tuhan??" maksudnya Tuhan bilang : "Heh manusia, g gak ngerti bahasa lo." lah kan Tuhan pake bahasa kita tuh.... euhuhe.
btw waktu turunnya roh kudus pada para murid Yesus dan mereka berkata2 dalam bahasa mereka(lupa text nya gimana, baca lagi Alkitabnya yah :p), maksudnya begini :
kan waktu itu berkumpul banyak orang dari berbagai bangsa(dan tentu bahasanya berbeda), nah para murid berkata2 dan semua bangsa disitu mengerti bahasa yang diucapkan para murid, padahal para murid tidak pernah belajar bahasa mereka(ada orang asia juga loh). hueheuhhe.
sorry yah, no offence, tapi gak percaya manusia bisa(belajar) berbahasa roh, mungkin ada yang diberi karunia seperti itu, tapi apa iya orang yang diberi karunia itu mau mengajarkan kepada kita? lagian untuk apa????? Toh(sekali lagi) Tuhan mengerti permintaan kita(bahasa).
heuheuhue.
GBU.
 
heuheuhe. dulu g juga bingung masalah bahasa roh. tapi kebetulan kemaren pas pentakosta ada pdt kasih ilmu yang menarik.
intinya begini : "Tuhan mengajarkan manusia bahasa kan? (ingat waktu kejadian menara babel, ketika Tuhan ngasih banyak bahasa,CMIIW ya), sekarang masa iya Tuhan gak ngerti sama sekali bahasanya MANUSIA????"
bahasa roh memank ada, tapi bahasa itu yang digunakan untuk berkomunikasi antara Tuhan dengan malaikatnya(CMIIW), nah sekarang gimana manusia bisa ngerti bahasa roh? atau bahasa lidah?
pertanyaan g,
"Pernahkah anda berdoa dalam bahasa anda(indonesia, mandarin, dll) dan doa nya ditolak Tuhan??" maksudnya Tuhan bilang : "Heh manusia, g gak ngerti bahasa lo." lah kan Tuhan pake bahasa kita tuh.... euhuhe.
btw waktu turunnya roh kudus pada para murid Yesus dan mereka berkata2 dalam bahasa mereka(lupa text nya gimana, baca lagi Alkitabnya yah :p), maksudnya begini :
kan waktu itu berkumpul banyak orang dari berbagai bangsa(dan tentu bahasanya berbeda), nah para murid berkata2 dan semua bangsa disitu mengerti bahasa yang diucapkan para murid, padahal para murid tidak pernah belajar bahasa mereka(ada orang asia juga loh). hueheuhhe.
sorry yah, no offence, tapi gak percaya manusia bisa(belajar) berbahasa roh, mungkin ada yang diberi karunia seperti itu, tapi apa iya orang yang diberi karunia itu mau mengajarkan kepada kita? lagian untuk apa????? Toh(sekali lagi) Tuhan mengerti permintaan kita(bahasa).
heuheuhue.
GBU.
menurut g berguna krn klo kita berdoa pake bhs Lidah yg berdoa bukan badaniah kita yg bersandar pada otak tapi adlah roh kita .
 
btw gue belum bisa bahasa lidah.......................
tapi belum pingin bisa juga...............................
habis gue klo berdoa suka suasana yang teduh gitu
gimana nih ............. ?
 
menurut gw berdoa dalam bahasa roh itu untuk keluhan2 yg ga bisa kita ungkapkan
sebenarnya,
kalau ada karunia bahasa roh, di sana juga harus ada karunia menterjemahkan bahasa roh, sehingga bahasa roh dapat membangun.
ini yg gw liat agak kurang di gereja pantekosta/karismatik (gw juga dari gereja ntu si)
 
kalo gwa mo berdoa untuk hal" yang susah diterjemahkan dalam bahasa manusia...
gwa cuma bilang...
"tuhan..kaulah yang tahu keluh kesah dan keinginanku serta apa yang ada dalam hatiku...karena kau maha mengetahui..."

udah...gitu doank..hehe
 
gue pribadi belum bisa berdoa dalam bahasa roh....
tetapi pada saat teduh, hadirat Tuhan telah dapat gue rasakan.
entah kenapa gue suka doa yang tenang gitu, padahal gereja gue
kebiasaan banyak yang bisa berbahasa lidah, karena gereja gue GBI.
 
menurut g berguna krn klo kita berdoa pake bhs Lidah yg berdoa bukan badaniah kita yg bersandar pada otak tapi adlah roh kita .

tapi kk, gmana kita bisa berbahasa lidah? siapa yang mengajarkan? klo Tuhan sendiri yang mengajarkan pada g, ya tentu saja g pasti terima dengan senang hati >:D< , kan karunia. tapi klo nanti manusia yang mengajarkan???(maap g gak bermaksud offence ya... :x).
seperti kata kk2 diatas juga, kita berdoa ya pake bahasa kita sajah. Tuhan kan paling mengerti semua bahasa. heuheuhe. btw doa tuh untuk memuji dan meminta kan???(CMIIW)
klo g pribadi bedoa pasti minta, tapi g akhiri :"Jadikanlah Kehendak-MU saja ya Tuhan, karena Engkau Selalu memberi kami yang Terbaik" nah nanti klo g pake bahasa lidah/roh yang tidak g ngerti, malah salah ngomong?!?!? :-O
heuheuhe.
GBU.
 
berdoa dgn ROH adalah berdoa dgn menggunakan bahasa roh,Sperti dalam KPR 2:4,murid2 kepenuhan roh kudus.
Seringkali qt ingin berdoa tp bingung/ga tau apa yg musti diucapakan pd Tuhan.Pd saat itulah bahasa ROH digunkan.
bgaimana cranya???
Bukan masalah teknik.Tidak ada teknik khusus utk berdoa dlm bahasa roh,yg penting adlah buka hati,lepaskan segala unek2 dan permohonan qt kpd Tuhan,milikilah perasaan yg 'menyembah',bahasa ROH akan secara cuma2 dianugerahkan kpd qt.Bahasa ROH jauh lebih efektif daripada bahasa manusia.Sebab di sini yg berdoa adlah ROH yg ada dlm diri qt,bukan qt sendiri.ROH qsendiri yg akan menyampaikan keluhan2 yg tidak tersampaikan (baca Roma 8 :26)

Menurut saya ... bisa atau tidaknya berbahasa lidah atau roh itu tidak penting. Yang lebih penting kita berdoa, dalam roh bukan dengan mulut atau jasmani kita. Mengapa kita perlu berdoa dalam ROH ??? Sebab Allah yang kita sembah itu adalah ROH. Jadi doa yang baik yaitu doa yang dipanjatkan didalam ROH kita
Saya sendiri belum bisa berbahasa ROH sampai saat ini, tetapi Tuhan tetap cinta kepada saya, DIA tetap menunjukkan mujuzatnya, DIA tetap memberkati saya. Apakah ada tertulis di Alkitab / Injil, bahwa manusia yang dicintai Allah adalah manusia yang bisa berbahasa ROH / bahasa lidah ?? :D Jawabannya tidak. :)
Jadi janganlah manusia / anak Allah itu sampai minder ngak bisa berbahasa ROH. Sebab cinta Tuhan tetap sama kepada kita.
 
tapi kk, gmana kita bisa berbahasa lidah? siapa yang mengajarkan? klo Tuhan sendiri yang mengajarkan pada g, ya tentu saja g pasti terima dengan senang hati >:D< , kan karunia. tapi klo nanti manusia yang mengajarkan???(maap g gak bermaksud offence ya... :x).
seperti kata kk2 diatas juga, kita berdoa ya pake bahasa kita sajah. Tuhan kan paling mengerti semua bahasa. heuheuhe. btw doa tuh untuk memuji dan meminta kan???(CMIIW)
klo g pribadi bedoa pasti minta, tapi g akhiri :"Jadikanlah Kehendak-MU saja ya Tuhan, karena Engkau Selalu memberi kami yang Terbaik" nah nanti klo g pake bahasa lidah/roh yang tidak g ngerti, malah salah ngomong?!?!? :-O
heuheuhe.
GBU.
yah maksud g juga bukannnya ngajarin bhs roh dalam bhs inggris,itu g bilang bukan dianggap karunia.but klo menurut g manusia mengajarkan cara memperoleh bhs roh dng tips "berserah" kpd tuhan g pikir kan fine2 aj :))

klo bhs roh kan roh kita yg berdoa,pasti jujur harusnya dan ga bakal salah ngomong cma entah juga pengetahuan g masi awam :))
 
Baca 1 Korintus 14, Bahasa Roh juga baek bila dilakukan, tapi akan lebih baek jika seseorang bernubuat untuk membangun jemaat..Atau berbahasa Roh lalu ditejemahkan juga dapat membangun jemaat.../no1
GBU....:)
 
setuju smua.
heuheuhe. jadi gpp kan klo kita berdoa dalam bahasa yang di mengerti oleh kita(yang otomatis Tuhan pasti tau) ???
huehuhehe.
GBU
 
setuju smua.
heuheuhe. jadi gpp kan klo kita berdoa dalam bahasa yang di mengerti oleh kita(yang otomatis Tuhan pasti tau) ???
huehuhehe.
GBU

Ya tentu saja blh, Tuhan tau bahasa kita semua kok.../no1...Tuhan pasti menjawab doa2 kita, asalkan doa kita layak di hadapan Tuhan...:D
GBU...:)
 
Pertanyaannya...........

Perlukah kita berdoa dengan bahasa roh di gereja dengan sengaja.............

Gue perna denger kotbah di gereja....
Ada orang yang merasa kok orang2 di sekelilingnya bisa berbahasa roh
Sementara di gereja itu dia merasa dia ga bisa bahasa roh sendiri........
Terus dia merasa tersisih.......
And akhirnya kepahitan n ga mau ke gereja lagi.......

Gimana menurut temen2 nih.........
Perna ga ngalami kaya gitu...........

Jujur Ancient dulu pernah
Tapi ga sampe kepahitan
cuman terus berdoa ama Tuhan
Tapi thx to Lord Jesus........
He gave me his gift.........
Karunia yang indah............

Kadang kalo inget perasaan dulu, Anci kasihan juga ma orang2 yang ada kepahitan.................

Bahasa roh buknlah sesuatu untuk DIBANGGAKAn/ untuk GENGSI,bahasa roh
merupakan kebutuhan masing2 pribadi.
Klo seseorang sdh merasa cukup berdoa dgn bahasa biasa,WHY NOT?
jd ga' ush ngerasa minder klo blm dpt karunia bhs roh.
Tuhan belum ngasih karunia itu berarti org tsb belum terlalu butuh.
N sekali lg,bahasa roh adalah suatu kebutuhan,bukan kebanggaan
 
gue pribadi belum bisa berdoa dalam bahasa roh....
tetapi pada saat teduh, hadirat Tuhan telah dapat gue rasakan.
entah kenapa gue suka doa yang tenang gitu, padahal gereja gue
kebiasaan banyak yang bisa berbahasa lidah, karena gereja gue GBI.

hmm..Aq jg gereja GBI n dulu wkt aq blm dpt karunia bhs roh rasanya penggeeen....bgtz utk segera dpt.
Tapi satu hal yg penting,florentina,
Saat km saat teduh dan km ngerasain hadirat Allah,itu sebenarnya sudah lebih dari cukup.Coz Tuhan hadir dlm doa-mu dan mendengarkan doamu.Apa ada yg lbh penting
dari itu?? Bahasa roh sendiri akan dianugerahkan secara cuma2 pd saat km sdh siap
menerimanya.
 
Salam Sejahtera...

Gw pengen share aja apa yg gw tau tentang Bahasa Roh....

Bahasa Roh adalah salah satu dari 9 Karunia Roh Kudus, Baca 1 Kor 12 : 1-11
ke 9 Karunia Roh ini 8 diantaranya berfungsi bagi orang lain, yaitu untuk menjadi berkat untuk orang lain, dan 1 untuk diri sendiri yaitu Bahasa Roh...

Fungsi Bahasa Roh adalah untuk menyampaikan keluhan2 yang tidak terucapkan dan membangun iman...Roma 8 :26

Gw pengen share aja kalau ke9 karunia ini sudah ada dalam diri kita pada saat kita menerima Tuhan Yesus sebagai Tuhan dan Juru Selamat, karena pada saat itu Tuhan masuk ke dalam hati kita dan Roh Kudus dikaruniakan kepada kita....

Ke9 Karunia tsb adalah milik Roh Kudus, karena RK ada di dalam diri kita maka ke 9 karunia tsb juga ada dalam diri kita, termasuk karunia untuk Berbahasa Roh.... karunia ini tidak bisa di ajarkan oleh orang lain, cuma RK yang bisa....

Ingat kalau karunia ini tujuannya cuma untuk jadi berkat buat orang lain, maka karunia ini hanya akan bermanifestasi juga kalau kita mau menjadi berkat untuk orang lain.... 1 Kor 12 : 7 dikatakan kalau tiap2 orang di karuniakan penyataan Roh untuk kepentingan bersama.... nantinya karunia tsb akan mengalir sesuai kebutuhan....

Gw yakin kalau Karunia lain seperti Kesembuhan dan Mukjizat(jadi berkat bagi orang lain), banyak orang sudah bisa melakukannya... namun Berbahasa Roh?

Beberapa hal yang perlu di ketahui adalah Bahasa Roh tidak untuk dipamerkan atau dibangga2kan, Post by Inggar_1,618 dan Bisa atau tidak Berbahasa Roh tidak berarti anda di bawah orang yang bisa... karena kasih karunia Tuhan sama untuk kita semua, jadi nga perlu minder..... dan Bahasa Roh juga tidak akan kekal, cuma Kasih yang Kekal...

Lalu bagaimana agar Ke9 Karunia tsb bisa bermanifestasi, termasuk Bahasa Roh....? kuncinya cuma 1 : Roh Kudus mau jadi berkat untuk orang lain, apakah anda mau menjadi Alat Tuhan untuk jadi berkat bagi orang lain?

Kalau anda siap maka anda tinggal berdoa kepada Tuhan, minta agar karunia tsb bermanifestasi seluruhnya dan seutuhnya, atau bisa juga minta didoakan oleh Pendeta atau Penatua atau Kakak Rohani dimana anda berjemaat.... dan terkadang begitu orang tsb menyadari dan mau jadi berkat karunia tsb langsung mengalir begitu saja......

Berdoa dengan Iman dan Percaya kalau RK sudah ada dalam diri anda dan anda mau jadi berkat.... dengan demikian maka ke 9 karunia untuk jadi berkat akan mengalir, dan mengenai Bahasa Roh biasanya akan bermanifestasi juga pada saat didoakan atau pada saat anda berdoa sendiri ,kalau karunia tsb memang sudah waktunya......

Mengapa orang yang sudah menerima RK, tetapi karunia tsb tidak bekerja?

1 Jangan ragu2 atau bimbang, anda akan dipakai Tuhan lewat karunia2 dan jadi berkat untuk orang lain....

2 Jangan biarkan Logika anda mengalahkan kuasa RK, ingat karunia tsb akan bekerja kalau ada kerjasama antara kita dan RK....

seringkali pada saat manifestasi karunia(terutama saat penuh Roh Kudus) terjadi hal2 yang aneh2 yang sulit di cerna oleh otak, jangan anda berpikir darimana asalnya, kenapa begini? dsb..... kalau anda berpikir dengan logika anda dan kalau anda berpendapat kalau hal ini tidak wajar dan menolak maka yah sudah karunia tsb tidak bekerja...... dan kalau anda takut manifestasi yang aneh2 tsb datangnya bukan dari Tuhan, maka ingat kalau anda adalah Anak Tuhan, Roh Kudus ada di dalammu... jadi kalau si Iblis mau menganggu dia harus berhadapan dengan Tuhan terlebih dahulu.... dan ini yang membedakan... ada Damai di hati.....

dan sering kali karena Iblis tidak bisa menggangu kita secara langsung maka dia mengintimidasi lewat pikiran, bahwa kita tidak layak, tidak sanggup untuk menjadi berkat, mengintimidasi kalau hal2 yang aneh2 ini tidak wajar dan harus di hentikan...dsb maka Percaya lah kepada Tuhan... itu aja....

3 Ada sesuatu yang menghalangi kuasa Roh Kudus utk berkerja.....
banyak hal.... bisa jadi Dosa yang belum diakui, ada Perselisihan dengan saudara seiman atau dengan orang lain, Gambar Diri yang belum pulih...., Keterikatan akan Dosa,Kepahitan, Penyembahan Berhala,Tujuan yang salah(ingin dapat karunia agar terlihat keren, agar bisa pake karunia untuk kehendak sendiri) dsb

tidak perlu panik atau tertuduh ,anda berdoa dan minta RK untuk mengingatkan anda tentang apa yang belum beres, bereskan terlebih dahulu.. kalau sudah selesai dan hati anda sudah murni, datang lagi kepada Tuhan berdoa dan biarkan karunia tsb mengalir....

dan terkadang bukan semua masalah harus beres dulu, karena yang namanya masalah pasti ada trus, cuma yang perlu dibereskan adalah yang menghalangi RK berkerja....

biasanya poin nomor 3 membutuhkan waktu untuk diselesaikan..... makanya terkadang belum waktunya bagi beberapa orang .....

4 Memang belum waktunya, ingat Kalau segala Sesuatu itu Indah pada Waktunya, lihat poin nomor 3 dan ingat kalau karunia tsb sudah ada dalam diri kita tinggal kapan akan mengalir saja...... Biarkan Tuhan yang berencana... Karya2nya Indah..... nanti ada saatnya anda akan mengalami Kuasa tsb

Dan kalau anda bisa Berhasa Roh, maka puji Tuhan... anda siap jadi berkat bagi orang lain......

Lalu bagaimana bahasa/kata2 dari Bahasa Roh tsb? susah di jelaskan karena bermacam2..... ada yang bisa berbahasa yang lain(Bhs Jerman, Mandarin,dsb) dan ada juga yang bahasanya benar2 nga jelas sama sekali, gw udah sering mendengar orang2 Berbahasa Roh dan gw nga ngerti sama sekali, kecuali pada saat karunia Menafsirkan Bahasa Roh bekerja, maka gw kira2 bisa menafsirkan(bukan mengartikan) orang tsb lagi berbicara apa.....

Lagipula ini tidak penting, yang penting adalah anda bisa jadi berkat bagi orang lain..... kalau gw seh Berbahasa Roh biasanya di Kamar, kalau lagi ada persekutuan, di Ibadah, dan kalau memang gw ada di situasi yang orang2 lain tidak mengerti akan hal ini gw akan pegi ke tempat lain, atau mengecilkan suara agar tidak kedengaran.... soalnya terkadang tiba2 pengen Berbahasa Roh.....

Ancient benar, kadang hal ini bisa buat kepahitan dan jadi batu sandungan buat orang lain, makanya gw cuma melakukannya sendiri atau bersama dengan saudara seiman yang sudah mengerti..... dan kalau bisa kita yang sudah mengerti menjelaskan kepada mereka yang kepahitan agar mrk juga bisa menerima karunia yang luar biasa ini.....

Cerita Kesaksian tentang bagaimana Bahasa Roh bermanifestasi

1 Gw sendiri, pada saat itu lagi CG(Champion Gathering), setelah sesi dan khotbah selesai diadakan altar call, didoakan agar karunia RK bekerja dan mengalir.... maka gw pun maju ke depan bersama teman2(siap jadi berkat).... kami didoakan oleh Gembala, Panitia dan Kakak Rohani......

tidak lama setelah doa, tiba2 terjadi hal2 yang aneh, karena Kuasa Tuhan sedang bekerja... temen2 ada yang nangis, ada yang terjatuh, ada yang berbahasa dengan kata2 yang gw nga bisa ngerti....... waktu berlanjut dan bahasa2 pun semakin terdengar dari teman2 gw..... pada saat itu gw benar2 bingung, karena aneh dan pada saat itu juga diantara kelompok yang semuanya sudah berbahasa dan berkata2, saat itu gw mengerti kalau teman2 sudah bisa Berbahasa Roh, gw tiba2 merasa cemas karena cuma gw sendiri yang belum mengalami apa2, ada intimidasi di pikiran gw yang mengatakan kalau gw belum layak dsb.... akhirnya gw cuma bisa berdoa "Tuhan aku percaya akan KuasaMu, dan kalau memang Engkau menginginkan aku untuk jadi berkat maka Jadilah KehendakMu", gw menenangkan diri dan Pasrah saja...... tiba2 seperti ada aliran listrik yang mengalir di tubuh gw, dan gw seperti mau jatuh karena tubuh dan kaki gw udah lemas, namun nga jatuh2....dan tiba2 ada suatu dorongan dari dalam hati, mengalir dan gw pengen berkata2, gw biarkan saja mulut dan lidah gw...... lalu bahasa tsb mengalir dengan sendirinya.....

setelah itu kami yang sudah bisa mendoakan teman2 yang belum dan juga sekalian mendoakan teman2 yang kalau ada yang sakit, agar karunia kesembuhan bekerja bagi mereka... Puji Tuhan banyak yang sembuh.....


2 Kakak Rohani gw yang sekarang, atau Pembina gw kalo di Gereja gw..... pada saat di CG altar call nga dapat, pada saat altar call di ibadah nga dapat juga..... akhirnya dia ngobrol dengan Gembala kami dan oleh Gembala dia disuruh untuk tetap percaya dan menunggu waktunya, karena dia antusias, maka dia saat teduh 1 Kor 12 dan pasal2 lain yang berhubungan dengan karunia RK berulang2, akhirnya selang beberapa waktu dia datang kembali ke Gembala kami dan minta didoakan, pada saat itu juga Kuasa mengalir dan dia langsung bisa Berbahasa Roh.....

3 Pemimpin Komunitas Sel gw yang dulu, dia malah ke 3 kali ikut CG baru bisa... ternyata ada masalah Keluarga yang masih belum beres dan dia berusaha untuk menyelesaikan masalah tsb dengan kekuatannya sendiri, setelah dia bergantung pada Tuhan dan masalahnya selesai, pada saat CG yang ke3 didoakan dan bisa..... ada waktu kira2 1 tahunan sampai dia bisa Berbahasa Roh dari sejak dia bertobat dan terima Tuhan Yesus..... Rancangan Tuhan memang indah pada waktunya...

Sekian dari saya, cuma pengen share saja dan gw nga mendorong anda untuk langsung berdoa atau minta didoakan setelah membaca post saya agar bisa Berbahasa Roh juga..... Siapkan Hati dan Diri anda, Tuhan ada waktu buat saudara, dan kalau memang waktunya tiba maka anda akan merasa siap untuk mengalami karunia yang satu ini.....

Dan ingat bisa mengalirkan karunia bukan berarti anda sudah hebat, hubungan dengan Tuhan harus tetap dijaga, saat teduh, doa, pujian dan penyembahan, melakukan firman..... karunia ini sourcenya dari Tuhan, maka dekatlah dengan Tuhan maka anda akan mengalami menjadi berkat bagi orang lain dengan Kuasa dan Karunia......

Tq buat yang baca,semoga bermanfaat....
Dan sebenarnya gw pengen membahas lebih dalam lagi tentang ke 9 Karunia Roh.... tapi yah ini dolo deh.......

GBU
 
Apa itu karunia berbahasa lidah?

Pertanyaan: "Apa itu karunia berbahasa lidah? Apakah karunia bahasa lidah berlaku untuk zaman sekarang? Bagaimana dengan berdoa dalam bahasa lidah?"

Jawaban:
Bahasa lidah pertama kali terjadi pada Hari Pentakosta dalam Kisah Rasul 2:1-4. Para rasul keluar dan membagikan Injil dengan orang banyak dan berbicara kepada mereka dalam bahasa mereka masing-masing, “kita mendengar mereka berkata-kata dalam bahasa kita sendiri tentang perbuatan-perbuatan besar yang dilakukan Allah!” (Kisah Rasul 2:11). Kata Bahasa Yunani yang dalam Bahasa Inggris diterjemahkan sebagai “lidah” secara harafiah berarti “bahasa” sebagaimana diterjemahkan dalam Bahasa Indonesia. Karena itu, karunia berbahasa lidah adalah karunia untuk berbicara dalam bahasa yang si pembicara tidak kuasai supaya orang yang mengerti bahasa tsb dapat dilayani. Dalam 1 Korinuts 12-14 di mana Paulus mendiskusikan karunia-karunia yang ajaib, dia berkomentar bahwa “Jadi, saudara-saudara, jika aku datang kepadamu dan berkata-kata dengan bahasa roh, apakah gunanya itu bagimu, jika aku tidak menyampaikan kepadamu penyataan Allah atau pengetahuan atau nubuat atau pengajaran?” Menurut Rasul Paulus, dan sesuai dengan bahasa lidah dalam kitab Kisah Rasul, bahasa lidah berguna bagi orang yang mendengar berita dari Tuhan dalam bahasa mereka sendiri, namun tidak ada artinya bagi orang lain, kecuali kalau dijelaskan/diterjemahkan.

Orang yang memiliki karunia untuk menafsirkan bahasa lidah (1 Korintus 12:30) dapat mengerti apa yang dikatakan orang dalam bahasa lidah sekalipun dia tidak mengerti bahasa itu sendiri. Penafsir bahasa lidah kemudian akan menjelaskan berita yang disampaikan dalam bahasa lidah itu kepada orang-orang lain sehingga semua orang bisa mengerti. “Karena itu siapa yang berkata-kata dengan bahasa roh, ia harus berdoa, supaya kepadanya diberikan juga karunia untuk menafsirkannya” (1 Korintus 14:13). Konklusi Paulus mengenai bahasa lidah yang tidak ditafsirkan sangat kuat. “Tetapi dalam pertemuan Jemaat aku lebih suka mengucapkan lima kata yang dapat dimengerti untuk mengajar orang lain juga, dari pada beribu-ribu kata dengan bahasa roh” (1 Korintus 14:19).

Apakah karunia berbahasa lidah berlaku untuk zaman sekarang? 1 Korintus 13:8 mengatakan bahwa karunia bahasa lidah sudah berakhir, walaupun berakhirnya itu dihubungkan dengan datangnya
“yang sempurna” dalam 1 Korintus 13:10. Sebagian orang melihat berkurangnya nubuat dan berhentinya bahasa lidah sebagai bukti bahwa bahasa lidah akan berakhir sebelum “yang sempurna” itu datang. Walaupun ini mungkin, namun hal ini tidak jelas dalam ayat ini. Sebagian orang menunjuk pada ayat-ayat seperti Yesaya 28:11 dan Yoel 2:28-29 sebagai bukti bahwa bahasa lidah adalah tanda dari datangnya penghakiman Tuhan. 1 Korintus 14:22 menjelaskan bahwa bahasa lidah adalah “tanda bagi yang tidak percaya.” Menurut jalan pikiran ini, karunia bahasa lidah adalah peringatan bagi orang-orang Yahudi bahwa Allah akan menghakimi Israel karena penolakan mereka terhadap Mesias. Karena itu waktu Tuhan betul-betul menghakimi Israel (dengan hancurnya Yerusalem pada tahun 70 AD di tangan Roma), karunia bahasa lidah tidak lagi diperlukan. Walapun pandangan ini mungkin, terpenuhinya maksud utama dari bahasa lidah tidak berarti bahasa lidah harus berakhir. Alkitab tidak pernah secara konklusif menyatakan bahwa karunia berbahasa lidah telah berakhir.

Pada saat yang sama, kalau karunia bahasa lidah masih aktif dalam gereja zaman ini, karunia itu harus dilakukan sesuai dengan Kitab Suci. Bahasa lidah harusnya merupakan bahasa yang sebenarnya dan bisa dimengerti (1 Korintus 14:10). Bahasa lidah dimaksudkan untuk mengkomunikasikan Firman Tuhan dengan orang dari bahasa yang berbeda (Kisah Rasul 2:6-12). Bahasa lidah harus sesuai dengan perintah yang Tuhan berikan melalui Rasul Paulus, “Jika ada yang berkata-kata dengan bahasa roh, biarlah dua atau sebanyak-banyaknya tiga orang, seorang demi seorang, dan harus ada seorang lain untuk menafsirkannya. Jika tidak ada orang yang dapat menafsirkannya, hendaklah mereka berdiam diri dalam pertemuan Jemaat dan hanya boleh berkata-kata kepada dirinya sendiri dan kepada Allah” (1 Korintus 14:27-28). Bahasa lidah juga harus tunduk kepada 1 Korintus 14:33, “Sebab Allah tidak menghendaki kekacauan, tetapi damai sejahtera” (1 Korintus 14:33).

Sudah tentu Allah dapat memberi orang karunia berbahasa lidah untuk memampukan orang tsb berkomunikasi dengan orang yang berbahasa lain. Roh Kudus memiliki kedaulatan dalam membagikan karunia-karunia Roh (1 Korintus 12:11). Bayangkan saja bagaimana produktifnya para missionari kalau mereka tidak perlu ke sekolah bahasa dan dapat secara langsung berbicara kepada orang-orang dalam bahasa-bahasa mereka sendiri. Namun nampaknya Tuhan tidak bekerja seperti ini. Bahasa lidah tidak terjadi pada hari ini dengan cara yang sama dalam Perjanjian Baru sekalipun kalau terjadi itu akan sangat berguna. Kebanyakan orang-orang percaya yang mengaku berbahasa lidah tidak melakukannya sesuai dengan pengajaran Kitab Suci sebagaimana disebutkan di atas. Hal ini menghasilkan kesimpulan bahwa bahasa lidah sudah berakhir atau paling tidak jarang terjadi dalam gereja zaman sekarang.

Mereka yang percaya pada bahasa lidah sebagai “bahasa doa” untuk membangun diri sendiri mendapatkan pandangan itu dari 1 Korintus 14:4 dan/atau 14:28, “Siapa yang berkata-kata dengan bahasa roh, ia membangun dirinya sendiri, tetapi siapa yang bernubuat, ia membangun Jemaat” (1 Korintus 14:4). Dalam pasal 14, Paulus menekankan pentingnya bahasa lidah ditafsirkan (diterjemahkan), lihat 14:5-12. Apa yang Paulus katakan dalam ayat 4 adalah “Siapa yang berkata-kata dengan bahasa roh, ia membangun dirinya sendiri, tetapi siapa yang bernubuat, ia membangun Jemaat” (1 Korintus 14:4). Dalam Perjanjian Baru tidak diberikan instruksi untuk “berdoa dalam bahasa lidah.” Perjanjian Baru sama sekali tidak memberikan instruksi yang spesifik mengenai “berdoa dalam bahasa lidah,” atau secara khusus menggambarkan seseorang “berdoa dengan bahasa lidah.” Selanjutnya jika “berdoa dalam bahasa lidah” adalah untuk membangun diri sendiri, bukankah itu tidak adil untuk mereka yang tidak punya karunia itu dan karenanya tidak dapat membangun diri mereka? 1 Korintus 12:29-30 jelas mengindikasikan bahwa tidak semua orang memiliki karunia berbahasa lidah.
 
Status
Tidak terbuka untuk balasan lebih lanjut.
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.