• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Apa itu Automated Market Makers (AMM)?

  • Pembuat thread awal. Pembuat thread awal. Angela
  • Tanggal Mulai Tanggal Mulai

Angela

IndoForum Pro E
No. Urut
88
Sejak
25 Mar 2006
Pesan
45.487
Nilai reaksi
35
Poin
0
Apa itu Automated Market Makers (AMM)?

Apa itu Automated Market Makers (AMM)?- Pada hari-hari awal Bitcoin & dunia kripto, pembelian & penjualan aset kripto dilakukan dengan mengpakai prosedur pemesanan buku konvensional seperti saham & aset lainnya.

Dalam sistem ini, semua pembelian & penjualan aset memerlukan pihak ketiga untuk mengatur & mencocokkan dua pihak yg harap menjual atau membeli aset. Semua bursa kripto utama masih mengpakai sistem ini. Namun, industri kripto yg terdesentralisasi juga membutuhkan sistem perdagangan yg terdesentralisasi.

Pembuat pasar otomatis (AMM) adalah jawaban dunia crypto untuk masalah buku pesanan konvensional. Sekarang sistem ini sudah jadi stsobatr industri kripto yg biasa dipakai. Lalu, apa itu market maker otomatis? Apa peran & fungsinya di dunia crypto?
baca juga: Aplikasi Saham Terbaik

Apa itu Automated Market Makers (AMM)?

Automated Market Maker adalah prosedur yg mengpakai algoritme komputer untuk mengaktifkan otomatisasi pertukaran aset digital.

AMM memanfaatkan kumpulan likuiditas terdesentralisasi untuk memungkinkan pengguna membeli & menjual aset kripto tanpa memerlukan pihak ketiga untuk mengelola transaksi.

Pada dasarnya, sistem AMM adalah program yg secara otomatis mencocokkan dua pihak yg harap menukarkan asetnya. Hampir semua pertukaran crypto terdesentralisasi (DEX) mengpakai sistem AMM untuk memungkinkan perdagangan di platform mereka.

Sistem pembuat pasar otomatis cuma dapat dipakai pada jaringan blockchain yg memiliki kemampuan kontrak pintar seperti Ethereum & Binance. Dalam sistem AMM, siapa pun dapat jadi penyedia likuiditas selama ia memenuhi persyaratan algoritma pembuat pasar otomatis. Beberapa contoh AMM yg paling populer adalah Uniswap, Balancer & Curve.

Cara Kerja AMM?

Pembuat pasar otomatis atau prosedur AMM dibuat spesifik untuk membeli & menjual aset digital seperti cryptocurrency. AMM memungkinkan pertukaran aset terdesentralisasi & otomatis tanpa perlu perantara untuk memantau buku pesanan.

Mekanisme ini perdana kali dipakai oleh produk DeFi seperti DEX. Uniswap, salah satu platform DEX paling awal & paling populer, adalah yg perdana mengpakai prosedur pembuat pasar otomatis untuk membangun kumpulan likuiditas akbar yg dapat dipakai banyak pengguna.

Algoritme pembuat pasar otomatis mengelola semua aspek pertukaran aset yg terjadi melalui kontrak pintar. Ini menampilkan harga pasar yg terus diperbarui & mengeksekusi semua perdagangan.

Namun, bagian penting lainnya yg mendefinisikan prosedur pembuat pasar otomatis adalah kumpulan likuiditas & penyedia likuiditasnya. Salah satu aspek teknis terpenting AMM adalah memastikan kumpulan likuiditas yg seimbang sehingga harga semua aset di dalamnya sesuai dengan harga pasar.

Mekanisme AMM memastikan hal ini dengan perhitungan matematis. UniSwap & beberapa akbar DEX mengpakai rumus x*y=k untuk mempertahankan kumpulan likuiditas yg seimbang. X adalah aset kripto A & Y adalah aset kripto B sedangkan K adalah nilai tetap. Pada dasarnya rumus ini sering menyeimbangkan nilai aset a & b sehingga nilai total K sering sama.
baca juga: Pintu Aplikasi Jual Beli Crypto terpercaya di Indonesia

Liquidity Pool

Likuiditas pool atau likuiditas pool merupakan pilar penting dari sistem AMM. Semua pertukaran mata uang kripto yg berlangsung di platform DEX mengpakai AMM memerlukan kumpulan likuiditas.

Ini bertindak sebagai sumber likuiditas untuk pasangan mata uang kripto di DEX & mencegah terjadinya slippage yg tinggi. Kumpulan likuiditas pada dasarnya adalah kumpulan di mana semua pertukaran aset terjadi.

Semua pertukaran terjadi dengan memasukkan & menghapus aset dari kumpulan. Orang yg menyediakan aset ke dalam kumpulan untuk jangka waktu tertentu disebut sebagai penyedia likuiditas atau penyedia likuiditas.

Penyedia likuiditas memainkan peran penting karena semakin banyak aset disimpan di pool, semakin kecil slippage, mengurangi kerugian bagi pengguna.

Menjadi Penyedia Likuiditas atau Liquidity Provider

Seperti yg sudah dijelaskan, penyedia likuiditas merupakan bagian penting dari prosedur pembuat pasar otomatis karena mereka bekerja sebagai penyedia pasangan aset kripto yg dapat diperdagangkan.

Penyedia likuiditas akan dihargai oleh DEX sebagai persentase dari biaya transaksi yg diperoleh platform. Selain itu, beberapa platform DEX juga memberikan kesempatan kepada penyedia likuiditas untuk mengumpulkan hasil dari token LP yg mereka dapatkan.

Dari sini mereka dapat mendapatkan keuntungan finansial tambahan dari hasil pertanian. Sebuah peternakan hasil adalah produk DeFi di mana Sobat mengunci token Agan & sista untuk mendapatkan bunga. Contoh DEX yg mengerjakan skema ini adalah PancakeSwap & SpookySwap.

Namun, ada risiko jadi penyedia likuiditas, khususnya kalau Sobat menyimpannya di platform dengan volume transaksi & likuiditas rendah. Sobat juga perlu memahami konsep kehilangan yg tidak kekal.

Kerugian tidak permanen adalah kerugian sementara yg biasa dialami oleh penyedia likuiditas karena fluktuasi harga aset kripto di kolam likuiditas. Konsep ini disebut sebagai 'tidak kekal' karena Sobat tidak akan menderita kerugian kecuali Agan & sista mengeluarkan aset dari kolam likuiditas.

Jadi, Sobat dapat menunggu hingga nilai aset Sobat kembali ke kondisi semula untuk menghindari kerugian permanen.

Kelebihan AMM pada platform DEX

Desentralisasi: Pembuat pasar otomatis adalah sistem terdesentralisasi yg mengpakai program kontrak pintar untuk mengerjakan perdagangan & aktivitas lain di DEX. Beberapa DEX juga memiliki sistem tata kelola mereka sendiri di mana pengguna platform dapat memberikan suara pada berbagai kebijakan DEX seperti persentase biaya transaksi & sebagainya.

Non-Penahanan: Semua platform DEX adalah non-penahanan yg berarti mereka tidak menyimpan & menahan aset Sobat saat Agan & sista mengpakai layanin mereka. Di bursa terpusat atau CEX, semua aset Sobat ditahan sementara & bursa berhak membekukan aset kalau terjadi pelanggaran serius seperti tindak pidana.

Pilihan aset kripto yg lebih luas: DEX biasanya merupakan opsi perdana untuk peluncuran aset kripto baru. Faktanya, beberapa DEX memiliki bagian spesifik dari token baru atau yg akan segera diluncurkan. Oleh karena itu, ini adalah platform yg tepat kalau Sobat harap berinvestasi dalam aset kripto baru & kurang populer.


Kekurangan AMM pada platform DEX

Kedalaman likuiditas: Semua platform DEX mengpakai sistem AMM yg mengsobatlkan penyedia likuiditas untuk berfungsi secara optimal. DEX membutuhkan likuiditas yg akbar supaya semua transaksi dapat dieksekusi dengan cepat pada harga pasar yg sesuai. Jika Agan & sista mengpakai DEX dengan likuiditas yg terlalu sedikit, transaksi Sobat mungkin tidak akan diproses atau gagal.

Volume transaksi & slippage: Platform DEX juga membutuhkan volume transaksi yg stabil untuk menghindari tingkat slippage yg tinggi. Mengpakai DEX dengan volume transaksi kecil akan menyebabkan harga beli Sobat berbeda dengan harga pasar semula.

Jenis pembelian terbatas: Sekarang, bursa kripto utama dapat menawarkan berbagai tipe pembelian selain spot seperti limit order, oco, & stop limit. Tidak seperti CEX, kebanyakan DEX cuma mendukung pembelian dengan harga pasar atau pembelian spot.

dapatkankan informasi up to date di: Berita Aktual Terpercaya


Hari ini 19:38
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.