Angela
IndoForum Pro E
- No. Urut
- 88
- Sejak
- 25 Mar 2006
- Pesan
- 45.487
- Nilai reaksi
- 35
- Poin
- 0
Puas adalah satu mengatakan relatif yg memiliki ukuran serta kadar berbeda dari Masing-masing individu.
Quote:
Ilustrasi rasa puas, sumber gambar dari google
Puas secara garis akbar dapat dikatakan sebagai kondisi perasaan kita yg bahagia setelah mengerjakan sesuatu atau mencapai target tertentu. Bisa mengerjakan hal "begituan", dalam konteks biologis. Dalam hal pekerjaan, puas adalah bila kita mencapai target yg kita harapkan.
Suatu rasa puas atau kepuasan, biasanya dipengaruhi oleh beberapa faktor sebagai berikut :
Target
Yang namanya kita hidup pasti ada yg namanya target. Oleh karena itu, akrab kita dengar istilah target hidup. Target hidup tentunya dimiliki kita yg hidup & merasa masih hidup. Karena ada kondisi tertentu, menciptakan seseorang dapat saja tetap hidup namun merasa sudah mati. Dengan mengatakan lain sering disebut putus asa.
Putus asa adalah dimana keadaan seseorang, yg sudah tidak punya asa lagi. Atau tidak ada target lagi karena kecewa terbentur terus dengan kegagalan.
Upaya
Setiap target hidup yg kita buat, rasanya tak mungkin akan tercapai dengan sendirinya, tanpa kita mengerjakan tindakan atau aksi. Setiap pencapaian target, perlu daya upaya atau usaha. Setiap orang tentu akan mengerjakan upaya yg berbeda tingkatannya. Biasanya; semakin tinggi target yg dituju, semakin keras & akbar upaya yg dilakukan untuk mencapainya.
Kesalahan & perbaikan
Setiap mengejar target yg hendak dicapai, banyak diantara kita berhenti berusaha dikala berjumpa jalan buntu. Namun bagi pribadi yg tangguh & tahan banting, mereka tidak ada mengatakan menyerah.
Jalan buntu, kegagalan demi kegagalan upaya, cuma dianggap sebagai kerikil penghambat jalan saja. Mereka sadar betul, bahwa setiap kegagalan, pasti terdapat kekeliruan dalam upaya yg dilakukan. Oleh karena itu langkah perbaikan upaya, seringkali sigap cepat diambil, guna mengatasi kebuntuan jalan.
Perbaikan teknik dalam berupaya hingga perbaiki target sesuai dengan kekuatan sumber daya yg ada, kadang merupakan langkah yg tepat, dibandingkan dengan berputus asa.
Hasil akhir
Setiap target yg kita buat, sering kita juga sertakan batas waktunya. Batas 2
waktu merupakan timbangan yg jadi alat ukur kita dalam mengerjakan langkah pencapaian atau upaya.
Batas waktu juga yg menciptakan kita bekerja secepat & setepat mungkin dalam mengejar target. Batas waktu juga, yg menentukan kita untuk mengerjakan penilaian. Apakah target kita tercapai. Apakah terpenuhi & apakah kita puas atau belum.
Koreksi & target baru
Apapun hasilnya, hingga batas waktu yg ada haruslah kita terima. Jika tercapai sesuai keharapan kita maka kita akan puas. Dan tercapainya target sesuai dengan asa kita, akan menciptakan hati kita senang, atau kita mencapai kepuasan.
Jika belum tercapai target, & hasil menunjukan keadaan yg jauh dari harapan, koreksi kembali dari mulai target & upaya yg kita lakukan. Pasti ada kesalahan. Koreksi adalah cermin untuk kita berkaca. Supaya kita tahu dimana kekurangannya.
Bila target tercapai sesuai dengan keharapan, janganlah terlena. Terlalu puas & larut dalam kepuasan. Sebaiknya mulailah rencanakan target baru dengan tingkatan kesulitan yg lebih tinggi. Ini akan menciptakan kita akan puas & mencapai kepuasan dengan wajar.
Bila terlalu larut dalam kepuasan, itu berbahaya. Kepuasan & kekecewaan jaraknya cuma sejengkal saja.
Demikianlah tulisan singkat seputar puas & kepuasan ini tampil. Ditengah pandemi virus corona covid-19 saat ini, rasa puas & kecewa kadang bercampur tiada seimbang karena banyak bisnis tumbang.
Kita cenderung kecewa dengan keadaan yg terjadi. Kondisi saat ini yg terjadi, tentu tidak sesuai dengan rencana akhir tahun kemarin, yg kita buat untuk tahun ini.
Namun, bila kita merenungkan sejenak apakah artinya puas & mencari dimanakah adanya kepuasan, maka kita akan bersyukur. Apapun yg kita jalani saat ini setidaknya kita dapat membaca tulisan kali ini.
Itu artinya kita masih hidup & hidup itu adalah anugerah yg tiada ternilai, bila kita renungkan . Hari ini 00:17
Quote:
Ilustrasi rasa puas, sumber gambar dari google
Puas secara garis akbar dapat dikatakan sebagai kondisi perasaan kita yg bahagia setelah mengerjakan sesuatu atau mencapai target tertentu. Bisa mengerjakan hal "begituan", dalam konteks biologis. Dalam hal pekerjaan, puas adalah bila kita mencapai target yg kita harapkan.
Suatu rasa puas atau kepuasan, biasanya dipengaruhi oleh beberapa faktor sebagai berikut :
Target
Yang namanya kita hidup pasti ada yg namanya target. Oleh karena itu, akrab kita dengar istilah target hidup. Target hidup tentunya dimiliki kita yg hidup & merasa masih hidup. Karena ada kondisi tertentu, menciptakan seseorang dapat saja tetap hidup namun merasa sudah mati. Dengan mengatakan lain sering disebut putus asa.
Putus asa adalah dimana keadaan seseorang, yg sudah tidak punya asa lagi. Atau tidak ada target lagi karena kecewa terbentur terus dengan kegagalan.
Upaya
Setiap target hidup yg kita buat, rasanya tak mungkin akan tercapai dengan sendirinya, tanpa kita mengerjakan tindakan atau aksi. Setiap pencapaian target, perlu daya upaya atau usaha. Setiap orang tentu akan mengerjakan upaya yg berbeda tingkatannya. Biasanya; semakin tinggi target yg dituju, semakin keras & akbar upaya yg dilakukan untuk mencapainya.
Kesalahan & perbaikan
Setiap mengejar target yg hendak dicapai, banyak diantara kita berhenti berusaha dikala berjumpa jalan buntu. Namun bagi pribadi yg tangguh & tahan banting, mereka tidak ada mengatakan menyerah.
Jalan buntu, kegagalan demi kegagalan upaya, cuma dianggap sebagai kerikil penghambat jalan saja. Mereka sadar betul, bahwa setiap kegagalan, pasti terdapat kekeliruan dalam upaya yg dilakukan. Oleh karena itu langkah perbaikan upaya, seringkali sigap cepat diambil, guna mengatasi kebuntuan jalan.
Perbaikan teknik dalam berupaya hingga perbaiki target sesuai dengan kekuatan sumber daya yg ada, kadang merupakan langkah yg tepat, dibandingkan dengan berputus asa.
Hasil akhir
Setiap target yg kita buat, sering kita juga sertakan batas waktunya. Batas 2
waktu merupakan timbangan yg jadi alat ukur kita dalam mengerjakan langkah pencapaian atau upaya.
Batas waktu juga yg menciptakan kita bekerja secepat & setepat mungkin dalam mengejar target. Batas waktu juga, yg menentukan kita untuk mengerjakan penilaian. Apakah target kita tercapai. Apakah terpenuhi & apakah kita puas atau belum.
Koreksi & target baru
Apapun hasilnya, hingga batas waktu yg ada haruslah kita terima. Jika tercapai sesuai keharapan kita maka kita akan puas. Dan tercapainya target sesuai dengan asa kita, akan menciptakan hati kita senang, atau kita mencapai kepuasan.
Jika belum tercapai target, & hasil menunjukan keadaan yg jauh dari harapan, koreksi kembali dari mulai target & upaya yg kita lakukan. Pasti ada kesalahan. Koreksi adalah cermin untuk kita berkaca. Supaya kita tahu dimana kekurangannya.
Bila target tercapai sesuai dengan keharapan, janganlah terlena. Terlalu puas & larut dalam kepuasan. Sebaiknya mulailah rencanakan target baru dengan tingkatan kesulitan yg lebih tinggi. Ini akan menciptakan kita akan puas & mencapai kepuasan dengan wajar.
Bila terlalu larut dalam kepuasan, itu berbahaya. Kepuasan & kekecewaan jaraknya cuma sejengkal saja.
Demikianlah tulisan singkat seputar puas & kepuasan ini tampil. Ditengah pandemi virus corona covid-19 saat ini, rasa puas & kecewa kadang bercampur tiada seimbang karena banyak bisnis tumbang.
Kita cenderung kecewa dengan keadaan yg terjadi. Kondisi saat ini yg terjadi, tentu tidak sesuai dengan rencana akhir tahun kemarin, yg kita buat untuk tahun ini.
Namun, bila kita merenungkan sejenak apakah artinya puas & mencari dimanakah adanya kepuasan, maka kita akan bersyukur. Apapun yg kita jalani saat ini setidaknya kita dapat membaca tulisan kali ini.
Itu artinya kita masih hidup & hidup itu adalah anugerah yg tiada ternilai, bila kita renungkan . Hari ini 00:17