• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Antisipasi Selip, Michelin Luncurkan Primacy 3 ST

yan raditya

IndoForum Addict E
No. Urut
163658
Sejak
31 Jan 2012
Pesan
24.461
Nilai reaksi
72
Poin
48
U5QcC.jpg

Kecelakaan di jalan raya kerap terjadi di Indonesia dan negara Asia Tenggara pada umumnya. Kecelakaan itu biasanya terjadi karena ban selip atau tidak mencengkram. Apalagi dalam kondisi jalan basah akibat hujan.
Akibatnya, di Indonesia, tingkat kecelakaan lalu lintas masih tinggi. Berdasarkan data Mabes Polri, di tahun 2012 jumlah kecelakaan lalu lintas mencapai 117.949 kali. Korban meninggal akibat kecelakaan itu sebanyak 27.441 orang. Salah satu penyebab kecelakaan pada mobil adalah masalah ban.

“Balap mobil di Le Mans adalah ilustrasi menarik. Peran ban menjadi penting demi keselamatan saat menghadapi cuaca yang berubah-rubah, dari kering ke basah,” kata Tony Menard, Marketing Director Passenger Car & Light Truck Southeast Asia & Ocenia, dalam peluncuran ban Michelin Primacy 3 ST di hadapan belasan jurnalis Asia Tenggara di Hotel Kirimaya, Khao Yai, Thailand, Senin malam 3 Juni 2013.

Untuk itu, kata Tony, ban Minchelin Primacy 3 ST dibuat khusus untuk jalan di negara Asia Tenggara yang cuacanya sering berubah-rubah secara ekstrim. Juga untuk beradaptasi dengan berbagai kondisi jalan di Asia Tenggara.
Michelin Primacy 3 ST diproduksi dengan menggabungkan kombinasi antara keamanan, kesenyapan, kenyamanan dan keawetan ban.

Dalam hal keamanan, Michelin menggunakan teknologi Stabiligrip dan FlexMax. Dengan teknologi ini, pengereman dapat dilakukan 2,6 meter lebih pendek di jalanan basah ketimbang merek lain. Daya tahan ban juga bertambah 25 persen lebih lama daripada produk Michelin sebelumnya.

Ban baru Michelin ini juga dilengkapi dengan teknologi Minchelin CushionGuard yang menggabungkan kompon tapak yang fleksibel, sidewalls shock absorbent dan karet penyaring suara untuk meredam getaran yang disebabkan oleh permukaan jalan yang tidak rata. Teknologi itu mengurangi 8 persen kebisingan dibandingkan produk ban sejenis dari merek lain.

Michelin Primacy 3 ST ditujukan untuk segmen kendaraan sedan dan memiliki ukuran ring mulai 15 hingga 19.
Ceruk pasar itu dinilai Michelin amat menjanjikan. Menurut data Gaikindo, penjualan sedan di Indonesia tahun 2011 sebanyak 26.712. Jumlah itu meningkat 30,6 persen pada tahun 2012 menjadi 34.887 unit.

Di Indonesia, ban Michelin Primacy 3 ST rencananya akan dijual seharga Rp1,1 juta hingga Rp2 juta.
Seperti diketahui, perusahaan ban asal Perancis, Michelin Group melalui PT Michelin Indonesia (PTMI) masuk ke Indonesia pada April 2011 lalu. Berkantor pusat di Clermont-Ferrand, Perancis, Michelin hadir di 170 negara, dan memiliki 115.000 pegawai dan mengoperasikan 69 fasilitas produksi di 18 negara berbeda.
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.