• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Anime Adaptasi Vs Anime Original

  • Pembuat thread awal. Pembuat thread awal. Angela
  • Tanggal Mulai Tanggal Mulai

Angela

IndoForum Pro E
No. Urut
88
Sejak
25 Mar 2006
Pesan
45.487
Nilai reaksi
35
Poin
0
Anime Adaptasi Vs Anime Original

Yor Yor Kyun~​


Baru-baru ini saya menonton Spy X Family & saya langsung suka dengan Yor animenya. Tak perlu saya jelaskan bagian mana yg bagus, yg penting itu anime yg bagus. Setelah itu saya pun menonton Ya Boy Kongming & langsung merasa terikat dengan lagu openingnya. Ya Boy Kongming adalah anime garapan P.A. Works yg tadinya saya kira adalah anime original, tetapi ternyata adaptasi manga seperti Spy X Family.

Setelah saya cek lagi, nyaris tak ada anime original musim ini yg menduduki tangga anime terpopuler. Sungguh sangat disayangkan.

Membuat anime original jelas lebih sulit dibandingkan anime yg diadaptasi dari manga, light novel, maupun game. Sebuah anime original harus benar-benar digarap dari nol yg artinya konsep cerita, desain karakter, & tentunya promosi harus dimulai dari goresan pertama.

Anime Adaptasi Vs Anime Original


Beda cerita dengan anime yg ceritanya diadaptasi dari sumber lain. Anime-anime semacam Spy X Family atau Kaguya-sama biasanya sudah memiliki fanbase yg kuat sehingga promosi dapat dilakukan oleh para fans. Cerita & desain tabiat juga dapat diambil dari manga dengan merubah-rubah sedikit supaya sesuai dengan konsep animasi. Karena cerita & desain cenderung sudah ada, pihak studio dapat fokus ke bidang-bidang lain.

Sedangkan menciptakan anime original adalah sebuah perjudian. Jika sukses maka anime-anime seperti Code Geass akan terlahir & kalau gagal tak ada siapa pun yg akan mengingatnya. Karena itulah anime original cukup sulit untuk ditemukan setiap musimnya & meskipun ada cukup jarang yg dapat naik ke tangga atas. Dalam beberapa tahun ini mungkin cuma Odd Taxi saja yg benar-benar menggebrak.

Anime Adaptasi Vs Anime Original


Dan ya, begitulah bisnis, anime juga sebuah bisnis. Tampaknya tak banyak perusahaan yg bersedia jadi sponsor anime original & tak banyak juga penonton yg menaruh perhatian pada anime original. Padahal anime original juga punya kelebihannya sendiri.

Pertama, alurnya tidak dapat diprediksi. Jika itu anime adaptasi maka keseluruhan ceritanya sudah dapat kita ketahui bahkan sebelum menonton meskipun ada juga beberapa anime yg cukup berani melenceng dari sumber adaptasinya.

Yang kedua, tak ada pihak ketiga yg suka mengatur. Jika itu anime adaptasi maka pemilik dari karya aslinya punya hak untuk mengerjakan beberapa intervensi seperti mengeluhkan desain karakter, menuntut memasukkan pengisi suara kesukaannya, atau menulis ulang adegan-adegan yg dia rasa tidak bagus. Jika pihak studio berjumpa dengan mengaka yg menyebalkan maka nasib anime tersebut perlu dikhawatirkan.

Anime Adaptasi Vs Anime Original


Selain itu anime yg diadaptasi juga perlu memberikan sejumlah uang pada kreator aslinya. Uang itu dapat berupa sejumlah cash atau malah pembagian keuntungan. Jika suatu anime berakhir populer maka siap-siap saja studio harus berbagi dengan kreator, sedangkan kalau anime original berakhir populer maka semua keuntungan dapat dinikmati sendiri.

Anime original memang benar-benar sebuah perjudian. High risk high return, meski lebih banyak risk nya sih. Saya cuma berharap studio-studio anime di luar sana tidak menyerah & mau menunjukkan jati diri mereka dibanding cuma mencuri jati diri karya lain.

Sekian & terima gaji. Hari ini 07:33
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.