Angela
IndoForum Pro E
- No. Urut
- 88
- Sejak
- 25 Mar 2006
- Pesan
- 45.487
- Nilai reaksi
- 35
- Poin
- 0
MerahPutih.com - Beredar sebuah informasi yg menyatakan anggota brimob jadi korban vaksinasi AstraZeneca. Salah satuny ada yg meninggal & banyak anggota brimob lainnya hilang pencerahan & histeris di UGD.
Informasi tersebut diunggah pada tanggal 08/04/21oleh pemilik akun Twitter dengan nama @Wedhus999. Unggahan tersebut juga mendapatkan atensi yg cukup tinggi dari masyarakat dengan jumlah retweets sebanyak 179, 73 balasan, & 271 orang yg menyukai.
FAKTA
Berdasarkan penelusuran Mafindo, faktanya informasi tersebut tidak benar, karena korban yg meninggal tersebut bukan dikarenakan suntikan vaksin AstraZeneca, tetapi karena terpapar COVID-19.
Korban meninggal yg merupakan Komandan Kompi Batalyon A Brimob Polda Maluku yg bernama Iptu Laurens Tenine tersebut sudah dipastikan Polri meninggal dunia lantaran terjangkit virus corona atau Covid-19 sebelum menjalani vaksinasi. Dilakukan sampel pemeriksaan Covid-19 (RT PCR) di RS Haulussy Ambon dengan hasil positif, mengatakan Kadiv Humas Polri.
Banyaknya anggota brimob yg hilang pencerahan & histeris di UGD tidak benar, faktanya puluhan anggota brimob cuma mengalami meriang setelah penyuntikan vaksinasi. Gejala meriang setelah penyuntikan vaksinasi tersebut merupakan hal yg wajar dalam Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI).
KESIMPULAN
Dengan demikian, klaim bahwa anggota brimob maluku meninggal dunia karena vaksin AstraZeneca adalah hoaks dengan kategori konten yg menyesatkan.
Sumber: Link Kemarin 21:10