kis
IndoForum Junior E
- No. Urut
- 281032
- Sejak
- 23 Mei 2013
- Pesan
- 1.661
- Nilai reaksi
- 36
- Poin
- 48
Hal paling menyebalkan dari status jomblo di usia matang adalah dicap sebagai perempuan yang terlalu pemilih, alias ‘labil’. Pastinya, setiap dituding demikian, Anda langsung bersikap defensif, dan otomatis menyanggah!
Bila Anda memiliki waktu menyendiri, coba tanyakan diri sendiri, apakah benar Anda terlalu pemilih? Coba tengok lagi ke masa lalu, berapa jumlah pria yang sudah Anda lewatkan begitu saja? Padahal sebenarnya mereka berpotensi menjadi pasangan idaman, tetapi dikarenakan kesalahan kecil, Anda langsung pergi tanpa memberikan ruang untuk penjelasan.
Jika dirasa terlalu memalukan untuk bertanya pada teman atau keluarga, apakah Anda seorang perempuan yang terlalu pemilih. Berikut enam ilustrasi kondisi harian yang biasa dihadapi oleh perempuan, bila dari enam pernyataan, Anda menjawab ‘YA’ minimal empat kali, artinya Anda (maaf sekali) memang seorang wanita pemilih dan labil.
Pernyataan 1
Dari 800 daftar lagu pada iPod atau MP3 Player yang Anda miliki. Seringkali Anda susah mencari lagu yang ingin didengar. Kemudian, setelah memilih lagu, beberapa menit kemudian Anda mencari lagu lain.
Pernyataan 2
Anda lihai menghindari pertanyaan “kapankah Anda akan menikah?”. Padahal yang bertanya adalah orang-orang yang menyayangi Anda. Entah itu dari orangtua, kakak, adik, kakek dan nenek Anda. Pendek kata, secara alamiah Anda pintar menanggapinya dengan santai.
Pernyataan 3
Selalu mencari-cari, atau mempertimbangkan untuk pindah kerja, berganti profesi atau bahkan merencanakan untuk merantau dan bekerja di negeri orang. Tetapi, tidak pernah benar-benar dijalankan.
Pernyataan 4
Anda selalu sibuk menjadwalkan aktivitas harian dan di akhir pekan. Bahkan, hal-hal tersebut justru lebih membuat Anda bergairah, dibandingkan pergi makan malam dengan pacar.
Penyataan 5
Isi lemari pakaian Anda bak “Balon udara’’ yang siap meledak kapan saja, karena terlampau kepenuhan. Tetapi, lagi-lagi Anda merasa tidak memiliki busana yang pantas untuk dikenakan. Entah kenapa, Anda selalu saja membutuhkan sesuatu yang baru.
Pernyataan 6
Di dalam tas Anda, tersimpanlah sejumlah mata uang dari negeri lainnya, dan pasport. Anda menyebutnya “Sedia payung sebelum hujan’’, orang lain melihatnya sebagai sikap fobia berlebihan, tetapi Anda melihatnya sebagai perilaku hati-hati dan waspada.
Jika dirasa terlalu memalukan untuk bertanya pada teman atau keluarga, apakah Anda seorang perempuan yang terlalu pemilih. Berikut enam ilustrasi kondisi harian yang biasa dihadapi oleh perempuan, bila dari enam pernyataan, Anda menjawab ‘YA’ minimal empat kali, artinya Anda (maaf sekali) memang seorang wanita pemilih dan labil.
Pernyataan 1
Dari 800 daftar lagu pada iPod atau MP3 Player yang Anda miliki. Seringkali Anda susah mencari lagu yang ingin didengar. Kemudian, setelah memilih lagu, beberapa menit kemudian Anda mencari lagu lain.
Pernyataan 2
Anda lihai menghindari pertanyaan “kapankah Anda akan menikah?”. Padahal yang bertanya adalah orang-orang yang menyayangi Anda. Entah itu dari orangtua, kakak, adik, kakek dan nenek Anda. Pendek kata, secara alamiah Anda pintar menanggapinya dengan santai.
Pernyataan 3
Selalu mencari-cari, atau mempertimbangkan untuk pindah kerja, berganti profesi atau bahkan merencanakan untuk merantau dan bekerja di negeri orang. Tetapi, tidak pernah benar-benar dijalankan.
Pernyataan 4
Anda selalu sibuk menjadwalkan aktivitas harian dan di akhir pekan. Bahkan, hal-hal tersebut justru lebih membuat Anda bergairah, dibandingkan pergi makan malam dengan pacar.
Penyataan 5
Isi lemari pakaian Anda bak “Balon udara’’ yang siap meledak kapan saja, karena terlampau kepenuhan. Tetapi, lagi-lagi Anda merasa tidak memiliki busana yang pantas untuk dikenakan. Entah kenapa, Anda selalu saja membutuhkan sesuatu yang baru.
Pernyataan 6
Di dalam tas Anda, tersimpanlah sejumlah mata uang dari negeri lainnya, dan pasport. Anda menyebutnya “Sedia payung sebelum hujan’’, orang lain melihatnya sebagai sikap fobia berlebihan, tetapi Anda melihatnya sebagai perilaku hati-hati dan waspada.