auzan must
IndoForum Newbie F
- No. Urut
- 282218
- Sejak
- 25 Okt 2013
- Pesan
- 4
- Nilai reaksi
- 1
- Poin
- 3
Ketua Umum Perhimpunan Pergerakan Indonesia Anas Urbaningrum mengatakan bahwa dirinya bersimpati pada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono terkait isu penculikan mantan Ketua Umum DPP Partai Demokrat, Profesor Subur Budhisantoso.
"Saya malah bersimpati kepada Pak SBY. Karena beliau dapat informasi yang salah, bahwa Anas dan Pasek (Gede Pasek Suardika, red.) sebarkan berita penculikan Pak Subur, maka beliau marah," demikian urai Anas ketika dihubungi dari Semarang, Jumat pagi (25/10). Anas yang juga mantan Ketua Umum DPP Partai Demokrat menilai wajar bila Presiden Susilo Bambang Yudhoyono marah.
"Maka, yang salah adalah pembisiknya. Pembisiknya harus minta maaf kepada Pak SBY. Ke depan beliau perlu lebih hati-hati terhadap info para pembisik. Jangan sampai suntikan 'racun' terus-menerus terasa sebagai 'madu'," ucapnya.
Anas menekankan bahayanya bila sikap dan kebijakan pemimpin diambil atas dasar informasi yang tidak valid. Anas juga menyatakan dirinya ikhlas dimarahi meski kemarahan tersebut lahir dari informasi yang salah.
"Yang penting jangan lagi terjadi kepada orang lain dan keputusan yang menyangkut kepentingan publik. Pemimpin sangat perlu didukung oleh sumber informasi yang sahih dan bisa dipertanggungjawabkan," demikian terang
"Saya malah bersimpati kepada Pak SBY. Karena beliau dapat informasi yang salah, bahwa Anas dan Pasek (Gede Pasek Suardika, red.) sebarkan berita penculikan Pak Subur, maka beliau marah," demikian urai Anas ketika dihubungi dari Semarang, Jumat pagi (25/10). Anas yang juga mantan Ketua Umum DPP Partai Demokrat menilai wajar bila Presiden Susilo Bambang Yudhoyono marah.
"Maka, yang salah adalah pembisiknya. Pembisiknya harus minta maaf kepada Pak SBY. Ke depan beliau perlu lebih hati-hati terhadap info para pembisik. Jangan sampai suntikan 'racun' terus-menerus terasa sebagai 'madu'," ucapnya.
Anas menekankan bahayanya bila sikap dan kebijakan pemimpin diambil atas dasar informasi yang tidak valid. Anas juga menyatakan dirinya ikhlas dimarahi meski kemarahan tersebut lahir dari informasi yang salah.
"Yang penting jangan lagi terjadi kepada orang lain dan keputusan yang menyangkut kepentingan publik. Pemimpin sangat perlu didukung oleh sumber informasi yang sahih dan bisa dipertanggungjawabkan," demikian terang
HTML:
http://www.menit.tv/read/2013/10/25/25129/0/2/Anas-Ikhlas-Dimarahi
Terakhir disunting oleh moderator:
