yan raditya
IndoForum Addict E
- No. Urut
- 163658
- Sejak
- 31 Jan 2012
- Pesan
- 24.461
- Nilai reaksi
- 72
- Poin
- 48
Tudingan dari kolega Anas, Tri Dianto, yang mengatakan beredarnya dokumen ada aliran dana Hamabalang yang menaglir ke Sekerteris Jenderal (Sekjen) Partai Demokrat (PD) Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas) bukanlah rahasia umum lagi, harus dipertanggungjawabkan.
Menurut Ketua Indonesia Fight Corruption (IFC), Intan Sari Geni, seharusnya jika Anas Urbaningrum dan koleganya mengetahui adanya aliran dana tersebut dilaporkan saja ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
"Kenapa Anas tidak bicara dan melaporkan saja ada aliran dana yang mengalir ke Ibas. Kalau benar masyarakat pasti akan mendukung," kata Intan saat berbincang dengan Okezone, Minggu (3/3/2013).
Dikatakannya, pelaporan Anas tersebut merupakan bukti kalau memang aliran dana Hambalang sudah menyebar. Jangan sampai mantan Ketua Umum PD ini menanggungnya sendiri.
"Kalau dia tidak melaporkan berarti dia siap menjadi kambing hitam dan menanggung semua dosa," imbuhnya.
Bahkan, sambung dia, jika Anas dan koleganya tidak melapor, mantan Ketua HMI tersebut harus menepati janjinya untuk digantung di Monas.
Sebelumnya, Tri Dianto menyebutkan beredarnya dokumen catatan keuangan mantan Wakil Direktur PT Permai Group, Yulianis, yang memperlihatkan aliran dana Hambalang mengalir ke Ibas sudah menjadi rahasia umum.
Tri juga membantah jika menyebarnya dokumen tersebut sebagai upaya serangan balik Anas ke kubu Cikeas.