• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Anak Modifikasi Kinect untuk Bantu Ibu yang Stroke

yan raditya

IndoForum Addict E
No. Urut
163658
Sejak
31 Jan 2012
Pesan
24.461
Nilai reaksi
72
Poin
48
OqKsQ.jpg

Teknologi Kinect ternyata tidak hanya memberikan pengalaman yang mengasyikkan bagi pengguna yang sehat. Bagi penderita stroke, teknologi ini juga dapat membantu seorang penderita penyakit saraf dalam mengirimkan email.

Ini dibuktikan oleh seorang ibu di Amerika Serikat, Lindyl Grant, yang sudah 12 tahun menderita stroke. Stroke tersebut membuat perempuan ini menderita aphasia, yakni sebuah gangguan yang mempengaruhi kemampuan pengolahan bahasa.

Menurut National Association Aphasia Amerika Serikat, lebih dari satu juta orang Amerika memiliki kesulitan dan gangguan pengalaman membaca dan menulis, termasuk Lindyl. Dia tidak mampu mengenali teks, sehingga tidak mungkin menggunakan keyboard.

Melihat derita ibunya, sang anak, Chad Ruble, kemudian melakukan melakukan modifikasi. Mengutip laman CNet, Chad "meretas" Kinect untuk membantu ibunya.

Setelah merancang visual dashboard dari emoticon (untuk ekspresi marah, sedih, senang, dll) menjadi emoticon yang lebih berkualitas, Chad mengubah beberapa kode pengenalan gerakan, dan OpenNI sederhana (antarmuka untuk pengguna normal) untuk pelacakan posisi tangan ibunya.

Sebuah tombol panah hijau mengirimkan email dan tombol X merah untuk mengembalikan layar. Chad melakukan modifikasi sehingga sang ibu bisa berkomunikasi via email dengan bantuan Kinect.
Peretasan ini nyatanya sangat mudah dan fitur yang ada cukup sederhana. Namun, itu tidak membuat ibunya tersenyum ketika ia pertama kali menggunakan.

Chad kemudian menulis di blognya bahwa ia berencana menggunakan layar dan halaman lain untuk membuat pesan yang besar sambil mempertahankan fitur antarmuka yang sangat sederhana untuk ibunya. Ia juga merencanakan pengembangan yang mencakup kemampuan untuk mengambil dan mengirim foto ibunya sendiri sebagai ganti emoticon avatar. "Ibu saya senang dengan hasilnya," katanya.

Sang ibu pun kini dapat menggunakan emoticon untuk menyampaikan perasaaanya. Misalnya, saat ia sedang senang atau yang lainn, ibunya kini juga dapat mengirimkan email untuk berkomunikasi dengan Chad.
 
subhanllah................keereeeeen........................................
 
astaga anak yang sungguh sangta berbakti sama orang tua ya gan
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.