• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Anak Emaskan TKA China, Menaker Siap-siap di-Reshuffle

  • Pembuat thread awal. Pembuat thread awal. Angela
  • Tanggal Mulai Tanggal Mulai

Angela

IndoForum Pro E
No. Urut
88
Sejak
25 Mar 2006
Pesan
45.487
Nilai reaksi
35
Poin
0
Spoiler for Demo tolak TKA China:
Anak Emaskan TKA China, Menaker Siap-siap di-Reshuffle




Lelaki renta setengah baya. Geram di trotoar jalan. Saat corona tikam Indonesia. 6 juta buruh disingkirkan.

Plesetan lagu Iwan Fals berjudul PHK tersebut agaknya lebih tepat dalam menggambarkan pengangguran di Indonesia akibat pandemi Covid-19. Segala upaya tengah diusahakan para korban PHK supaya dapat menafkahi anak istri mereka di rumah. Keresahan mereka akan masa depan masih dapat dapat dipendam dengan asa pandemi segera usai & kehidupan kembali normal. Salah satunya lewat regulasi dari pemerintah yg tepat sasaran. Tapi kini asa itu menuju titik nadir.

Saat para korban PHK berduel dengan nasib, bukan dukungan yg mereka dapatkan. Tapi keputusan pemerintah untuk tetap mendatangkan TKA China ke Sulawesi Tenggara. Kedatangan TKA yg seolah mencemooh nasib mereka : Bumi Putera yg kehilangan pekerjaan di negeri sendiri.

Polemik kedatangan TKA pun mendapat reaksi keras dari mahasiswa Sultra & anggota DPRD. Aksi mahasiswa sudah terjadi di jalan menuju Bandara Haluoleo pada 23 Juni 2020 saat kedatangan TKA China. Hingga kirni demo terus bergulir, bahkan pada 26 Juni 2020 ormas pun ikut bagian. Puluhan orang dari Laskar Pemuda Merah Putih (LPMP) mengerjakan aksi di perbatasan Ranomeeto Kota Kendari, menuntut transparansi dalam penanganan TKA yg datang. Mereka juga menuntut pemerintah lebih tegas dalam menerapkan aturan kepada para TKA serta segera merealisasikan janji untuk pekerjakan tenaga lokal.

Tuntutan untuk pekerjakan tenaga lokal menunjukkan ada ketidakadilan yg dirasakan para pendemo. Sebab di tengah pandemi corona yg menyebabkan jutaan pekerja kehilangan sumber pencaharian, ada tenaga kerja asing yg justru leluasa datang & bekerja di negeri ini. Parahnya datangnya para TKA mendapat persetujuan dari pemerintah.

Sumber :Detik [Penolakan TKA China Terus Terjadi di Kendari, Mahasiswa Kembali Demo]

Lalu apa gunanya kesepakatan yg dilakukan Kementerian Ketenagakerjaan dengan Komisi IX DPR pada 2 April 2020 & 5 Mei 2020? Kesepakatan yg memutuskan untuk melarang TKA masuk ke Indonesia selama pandemi corona. Memangnya pandemi sudah usai? Bukankah pandemi masih merajalela di Indonesia dengan 55.092 kasus per 29 Juni?

Pelanggaran kesepakatan itu pula yg menyebabkan Komisi IX DPR yg salah satu tugasnya melingkupi bidang Ketenagakerjaan itu membatalkan rapat kerja dengan Kemenaker terkait anggaran untuk 2021. Komisi IX kecewa karena Kementerian yg dipimpin Menaker Ida Fauziyah tidak menjalankan keputusan bersama yg disepakati dua kali dalam rapat.

Sumber :Tribunnews [Masih Izinkan TKA masuk RI, Komisi IX Batalkan Rapat Bahas Anggaran Kemenaker]

Bukankah saat ini Indonesia tengah mengalami krisis akibat pandemi? Jika meminjam pernyataan dari Presiden Jokowi, Ini apa enggak punya perasaan? Suasana ini krisis! Namun masih banyak menterinya yg bekerja seperti biasa-biasa saja.

Seharusnya capaian program stimulus ekonomi bagi sektor riil dapat menekan angka PHK. Namun hingga kini belum ada progress yg signifikan. Seharusnya setiap usaha mikro, kecil, & semua usaha lainnya yg berkaitan dengan perekonomian padat karya jadi prioritas supaya tidak terjadi PHK. Kenyataannya PHK besar-besaran masih terjadi di mana-mana.

Bahkan makin diperparah dengan kehadiran TKA China yg kedatangannya justru menyakiti hati pekerja Indonesia.

Sumber :CNBC Indonesia [Korban PHK Akibat Corona Jadi Sorotan Jokowi]

Oleh karena kinerja kementerian yg masih biasa-biasa saja itu pula, Presiden Jokowi mengancam akan merombak atau reshuffle kabinetnya. Menterinya harus mengerjakan langkah yg extraordinary. Jangan semua terkendala gara-gara urusan peraturan. Jika harus mengpakai perppu atau perpres akan ia keluarkan.

Sumber :Kompas [Jengkelnya Jokowi & Ancaman Reshuffle Kabinet di Tengah Pandemi]

Hal ini semestinya sudah jadi alarm bagi Kemenaker, khususnya bagi Menaker Ida Fauziyah. Keputusannya mengizinkan TKA China tentu berdasarkan peraturan yg mengikat antara Pemerintah RI dengan perusahaan yg mempekerjakan TKA China tersebut. Apa salahnya ia meminta presiden untuk menciptakankan peraturan yg mengharuskan pekerja lokal dipekerjakan terlebih dahulu selama pandemi berlangsung ketimbang melanggar kesepakatan dengan Komisi IX DPR? Namun karena Menaker sudah mengizinkan 500 TKA China masuk, maka tak heran pula apabila ia akan di reshuffle Presiden Jokowi dalam waktu dekat.
Hari ini 21:01
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.