Angela
IndoForum Pro E
- No. Urut
- 88
- Sejak
- 25 Mar 2006
- Pesan
- 45.487
- Nilai reaksi
- 35
- Poin
- 0
Kenyataan pahit tersebut diceritakan oleh Adi Wijaya, Koordinator Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) Indramayu. Ia merasa prihatin dengan kondisi anak di Indramayu pecandu rokok tersebut.
Adi Wijaya baru mengetahui kasus anak di Indramayu pecandu rokok tersebut pada November 2022 lalu, ketika ia mendapat laporan ada anak berumur 7 tahun sudah jadi pecandu rokok. Per hari, AG dapat habiskan 5 batang rokok.
Awalnya kami mendapat laporan sekitar November 2022 lalu, dari Puskesmas. kami dari Pemerintah Desa & Puskesmas minta tolong untuk dapat selamatkan bocah pecandu rokok karena sudah tak dapat diatasi lagi kecanduannya tutur Adi Wijaya pada Rabu malam (11/1).
AG sering marah ketika diperingatkan untuk berhenti merokok, bahkan AG pernah memukul orang yg melarangnya merokok, ia berani mengerjakannya kalau rokok yg ia selipkan di jari diambil.
Meskipun masih kecil, AG juga sering bermain jauh dari rumahnya, pernah berjalan sendiri ke sejumlah tempat hingga ditemukan warga di luar rumah ketika dini hari.
AG diduga jadi pecandu rokok karena sering dibully anak sekitarnya karena ibu kandung AG orang gila atau ODGJ. AG sudah ditinggal ibunya sejak ia berumur 3 tahun, ayahnya juga sudah sangat tua sekitar 80 tahun serta pengangguran, tidak punya penghasilan.
Warga sekitar pun miris dengan kondisi AG, warga berniat memperbaiki kondisi AG dengan laporan ke LPAI. AG sendiri sudah dilakukan pemeriksaan kejiwaan oleh Puskesmas setempat, ia akan diurus oleh UPT Pusat Pelayanan Sosial Griya Ramah Anak di Subang, Jawa Barat.
Kami sudah koordinasi & meminta supaya diperiksa kejiwaannya, hasilnya bagus, AF tidak ODGJ, dia aktif sekali, pihak yayasan langsung membawa AG untuk direhabilitasi terangnya.
Kondisi anak Indramayu tersebut sudah lebih baik, mengalami perkembangan pesat, dapat mendapat pendidikan & berteman normal dengan anak-anak lain seumurannya.
Perkembangannya luar biasa Alhamdulillah, sudah daftar di TK, Ikut pengajian juga, sudah membaur, perubahan karakternya sangat baik tutup Adi Wijaya.
banyak banget yg mesti dibenahi dari kasus ini