• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Berita Amuba Pemakan Otak Bunuh 3 Orang di AS

XiaoYanZi

IndoForum Beginner A
No. Urut
144616
Sejak
14 Jul 2011
Pesan
1.118
Nilai reaksi
38
Poin
48
VIVAnews - Tiga remaja dilaporkan tewas di seluruh Amerika Serikat pada musim panas ini akibat terinfeksi amuba yang memakan sel jaringan otak. Amuba jenis ini sangat langka dan sangat mematikan apabila memasuki tubuh manusia.

Dilansir dari laman CNN, Kamis, 18 Agustus 2011, amuba jenis ini berkembang di dalam air dan mencapai puncak jumlah terbanyak pada musim panas, sekita bulan Juli, Agustus dan September. Kebanyakan yang terjangkit adalah anak-anak dan remaja yang berenang di sungai, danau, bahkan kolam renang.

Amuba bernama Naegleria Fowleri ini masuk ke dalam tubuh manusia melalui hidung dan mulut ketika seseorang berenang. Jika terinfeksi, resiko kematian mencapai 95 persen. Jumlah kematian terbanyak adalah pada tahun 1980 dengan delapan orang yang tewas.

"Ini adalah jenis infeksi yang langka, namun sangat tragis bagi keluarga yang ditinggalkan," kata Jonatan Yoder, koordinator penyakit di dalam air dari Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC).

Menurut data CDC, kasus pertama tahun ini terjadi pada Juni 2001 di Lousiana. Kasus kedua yang menewaskan bocah lelaki 9 tahun terjadi Jumat pekan lalu di Virginia. Sementara kasus terakhir terjadi Sabtu pekan lalu yang menimpa seorang gadis 16 tahun di Florida.

Pada kasus terakhir, ibunya mengatakan putrinya mengeluhkan sakit kepala dan muntah sebanyak 20 kali dalam sehari. Dia juga menderita demam hingga mencapai 104 derajat.

Naegleria Fowleri kebanyakan menjangkiti anak-anak hingga remaja. Setelah memasuki tubuh manusia melalui hidung, amuba mulai mencari makanan. Ketika mencapai otak, amuba jenis ini mulai memakan jaringan neuron otak. Biasanya Naegleria Fowleri berkumpul di cairan tulang belakang.

Gejala penyakit ini adalah sakit kepala, demam, mual, muntah dan kaku leher. Gejala berikutnya setelah terinfeksi lebih jauh adalah perasaan bingung, kurangnya perhatian kepada lawan bicara, kehilangan keseimbangan, kejang-kejang dan halusinasi.
Kematian biasanya terjadi selang tiga sampai tujuh hari setelah gejala ditemukan. Menurut laporan CDC, sejak tahun 1978, hanya ada satu orang yang berhasil selamat setelah terinfeksi amuba ini.
 
aih enak aja..
gw cantik and super duper cantik tao!
liat noh ava gw :D
 
Amuba yah....;)

waah... saya nggak ahli masalah ini...:D

izin membaca aza....>:D<
 
q1295843.jpg


amoeba na macam ini

simak ini deh..
buka translate.google.com kalo gak ngerti yakk

Brain-Eating-Amoeba-300x207.gif


A parasite that’s been dubbed the “brain-eating amoeba” has claimed its second young victim this month.Christian Strickland, a 9-year-old boy from Virginia, contracted an infection after visiting a local fishing hole. He died of meningitis on August 5.
This week, health department officials confirmed that the deadly amoeba, officially known as “Naegleria fowleri”, was to blame.
“Sadly, we have had a Naegleria infection in Virginia this summer,” said Dr. Keri Hall of the Virginia Department of Health. “It’s important that people be aware of…safe swimming messages.”
Earlier this month, Courtney Nash was killed by the same strain of brain-eating amoeba after diving into the St. John’s River at her grandmother’s home in Florida.
Courtney’s mom, Patricia Nash, says that, before she died, her daughter decided to become an orgain donor.
“I didn’t get my miracle, but she has performed other miracles,” Patricia told WESH. “If we can save other people’s lives so they don’t have to go through what I just went though, this could be a blessing in disguise.”


Usually found in warm, stagnant water in lakes, ponds, and rivers, this fresh water parasite “enters the nasal passages…and migrates to the olfactory nerves, eventually invading the brain,” according to the Centers for Disease Control and Prevention. The parasite then causes meningitis.

Symptoms of those infected by the brain-eating amoeba include fever, nausea, stiff neck, and a frontal headache.
Thirty-two infections of the fresh water parasite were reported in the United States between 2001 and 2010, according to CDC spokesperson Christine Pearson. These infections are almost always fatal.

 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.