Diggie
IndoForum Activist C
- No. Urut
- 287751
- Sejak
- 6 Apr 2020
- Pesan
- 14.404
- Nilai reaksi
- 1
- Poin
- 0
Berikut adalah berita Alonso bantah Uruguay main bertahan lawan Korea Selatan.
Pelatih Uruguay Diego Alonso saat laga Uruguay melawan Korea Selatan di Education City Stadium, Al Rayyan, Qatar, 24 November 2022. (REUTERS/KAI PFAFFENBACH)
Jakarta (ANTARA) - Pelatih Uruguay Diego Alonso membalas tuduhan bahwa timnya terlalu defensif saat imbang 0-0 dalam pertandingan Piala Dunia 2022 melawan Korea Selatan seraya menunjuk barisan serangnya.
Alonso menurunkan pemain veteran Luis Suarez, pemain Liverpool Darwin Nunez & pemain muda Manchester United Facundo Pellistri dalam trio serangnya.
Pellistri bermain sebagai sayap kanan tetapi Nunez lebih banyak bergerak ke dalam dari kiri hingga posisi tengah yg ditempati Suarez.
Itu menciptakan sisi kiri Uruguay jadi lowong & inilah sektor yg diserang tanpa henti oleh Korea Selatan dalam periode pembuka yg dinamis.
Uruguay terlambat start namun Alonso menunjuk fakta upaya timnya membentur tiang gawang dua kali sebagai bukti sudah berusaha memenangkan pertandingan itu.
"Sudah jelas karakteristik starting eleven kami kebanyakan pemain menyerang," mengatakan sang pelatih seperti dikutip AFP.
"Kami punya Darwin, Suarez, & Pellistri, kami juga menurunkan tiga gelandang pencetak gol & bek sayap yg dapat menekan."
Dia menambahkan: "Saya suka bertahan lebih tinggi tetapi pada babak perdana kami kesulitan mengerjakannya. Pada babak kedua kami lebih baik."
"Kami kurang presisi dalam menciptakan peluang, kami kekurangan kombinasi umpan yg biasanya kami punya."
Baca juga: Laga Uruguay vs Korea Selatan berakhir imbang tanpa gol
Upaya gol kapten Uruguay Diego Godin membentur tiang pada babak perdana & gelandang Real Madrid Federico Valverde mengerjakan hal yg sama pada menit tambahan.
Godin mengatakan regu perlu segera mengakhiri kekecewaan mereka pada pertandingan melawan Ghana & Portugal nanti.
"Dalam turnamen seperti ini tidak ada waktu untuk menyesal, Anda harus memikirkan pertandingan selanjutnya," sambung dia.
"Kami harus memperbaiki beberapa hal, meningkatkan apa yg kami dapat, kami perlu tumbuh & semakin baik, kami memiliki pemain untuk berbuat lebih banyak."
Saat Godin bermain pada Piala Dunia keempatnya, Valverde yg jadi man-of-the-match justru jadi salah satu debutan.
"Ini mimpi yg jadi kenyataan," katanya. "Saya sangat menikmatinya. Saya sangat cemas sebelum pertandingan ini tetapi sungguh pengalaman yg indah."
"Saya bahagia sekali. Secara fisik, saya mengakhiri pertandingan dengan baik. Saya sedih tidak menang tetapi saya mengucapkan selamat kepada rekan-rekan setim saya yg sudah memberikan segalanya."
"Mereka menunjukkan komitmen yg akbar & kalau kami terus bermain seperti ini, saya pikir kami akan melangkah lebih jauh."
Baca juga: Son ogah salahkan Hwang Ui-jo atas peluang yg terbuang lawan Uruguay
Baca juga: Portugal lewati ujian perdana dengan tekuk Ghana 3-2
Baca juga: Gol Breel Embolo bawa Swiss menang 1-0 atas Kamerun
Berita diatas dikutip dari internet, jika Alonso bantah Uruguay main bertahan lawan Korea Selatan adalah spam, mohon beritahu kami.
Pelatih Uruguay Diego Alonso saat laga Uruguay melawan Korea Selatan di Education City Stadium, Al Rayyan, Qatar, 24 November 2022. (REUTERS/KAI PFAFFENBACH)
Jakarta (ANTARA) - Pelatih Uruguay Diego Alonso membalas tuduhan bahwa timnya terlalu defensif saat imbang 0-0 dalam pertandingan Piala Dunia 2022 melawan Korea Selatan seraya menunjuk barisan serangnya.
Alonso menurunkan pemain veteran Luis Suarez, pemain Liverpool Darwin Nunez & pemain muda Manchester United Facundo Pellistri dalam trio serangnya.
Pellistri bermain sebagai sayap kanan tetapi Nunez lebih banyak bergerak ke dalam dari kiri hingga posisi tengah yg ditempati Suarez.
Itu menciptakan sisi kiri Uruguay jadi lowong & inilah sektor yg diserang tanpa henti oleh Korea Selatan dalam periode pembuka yg dinamis.
Uruguay terlambat start namun Alonso menunjuk fakta upaya timnya membentur tiang gawang dua kali sebagai bukti sudah berusaha memenangkan pertandingan itu.
"Sudah jelas karakteristik starting eleven kami kebanyakan pemain menyerang," mengatakan sang pelatih seperti dikutip AFP.
"Kami punya Darwin, Suarez, & Pellistri, kami juga menurunkan tiga gelandang pencetak gol & bek sayap yg dapat menekan."
Dia menambahkan: "Saya suka bertahan lebih tinggi tetapi pada babak perdana kami kesulitan mengerjakannya. Pada babak kedua kami lebih baik."
"Kami kurang presisi dalam menciptakan peluang, kami kekurangan kombinasi umpan yg biasanya kami punya."
Baca juga: Laga Uruguay vs Korea Selatan berakhir imbang tanpa gol
Upaya gol kapten Uruguay Diego Godin membentur tiang pada babak perdana & gelandang Real Madrid Federico Valverde mengerjakan hal yg sama pada menit tambahan.
Godin mengatakan regu perlu segera mengakhiri kekecewaan mereka pada pertandingan melawan Ghana & Portugal nanti.
"Dalam turnamen seperti ini tidak ada waktu untuk menyesal, Anda harus memikirkan pertandingan selanjutnya," sambung dia.
"Kami harus memperbaiki beberapa hal, meningkatkan apa yg kami dapat, kami perlu tumbuh & semakin baik, kami memiliki pemain untuk berbuat lebih banyak."
Saat Godin bermain pada Piala Dunia keempatnya, Valverde yg jadi man-of-the-match justru jadi salah satu debutan.
"Ini mimpi yg jadi kenyataan," katanya. "Saya sangat menikmatinya. Saya sangat cemas sebelum pertandingan ini tetapi sungguh pengalaman yg indah."
"Saya bahagia sekali. Secara fisik, saya mengakhiri pertandingan dengan baik. Saya sedih tidak menang tetapi saya mengucapkan selamat kepada rekan-rekan setim saya yg sudah memberikan segalanya."
"Mereka menunjukkan komitmen yg akbar & kalau kami terus bermain seperti ini, saya pikir kami akan melangkah lebih jauh."
Baca juga: Son ogah salahkan Hwang Ui-jo atas peluang yg terbuang lawan Uruguay
Baca juga: Portugal lewati ujian perdana dengan tekuk Ghana 3-2
Baca juga: Gol Breel Embolo bawa Swiss menang 1-0 atas Kamerun
Berita diatas dikutip dari internet, jika Alonso bantah Uruguay main bertahan lawan Korea Selatan adalah spam, mohon beritahu kami.