Diggie
IndoForum Activist C
- No. Urut
- 287751
- Sejak
- 6 Apr 2020
- Pesan
- 14.383
- Nilai reaksi
- 1
- Poin
- 0
Berikut adalah berita Allardyce merasa Brexit persulit West Brom rekrut pemain.
Manajer West Bromwich Albion Sam Allardyce saat timnya menghadapi Leeds United di The Hawthorns, West Bromwich, Inggris, 29 Desember 2020. (Pool via REUTERS/SHAUN BOTTERILL)
Jakarta (ANTARA) - Sam Allardyce menyebut aturan baru yg muncul akibat Brexit sudah berdampak buruk kepada pilihan-pilihannya dalam merekrut pemain baru supaya West Brom tetap bercokol di Liga Premier.
The Baggies terpaksa membatalkan tiga kesepakatan transfer setelah para pemain yg hendak direkrut tidak dapat memenuhi syarat izin kerja.
Kini warga negara Eropa yg datang ke Inggris mesti memenuhi kriteria kualifikasi berbasis poin setelah periode transisi keluarnya Inggris dari Uni Eropa berakhir 31 Desember lalu.
Poin akan diberikan untuk kehadiran internasional regu senior & muda, kehadiran klub & asal klub yg menjual pemain.
Baca juga: West Brom pilih pelatih spesialis hindari degradasi, Sam Allardyce
"Saya menemukan tiga pemain yg sudah siap yg dapat datang ke sini & mereka tak diizinkan. Memalukan," mengatakan Allardyce seperti dikutip AFP.
"Gara-gara regulasi baru dalam soal izin, mereka jadi tak dapat datang ke negeri ini, padahal sebelumnya mereka dapat. Saya mesti mencermati itu & memikirkan 'dapatkah dia memenuhi kualifikasi?'"
"Itu menciptakan hidup agak sedikit menyulitkan. Ini sama sekali bukan soal pandemi, ini karena perubahan aturan akibat kesepakatan Brexit," sambung Allardyce.
Allardyce cuma memungut satu poin dari empat laga pertamanya setelah menukangi West Brom setelah West Brom dilumar Arsenal 0-4 empat hari setelah dibabat 0-5 oleh Leeds.
Baca juga: Allardyce pamer kebolehan demi stop tren kandang sempurna Liverpool
Baca juga: Allardyce: klub harus hormati kekhawatiran pemain atas kesehatannya
Berita diatas dikutip dari internet, jika Allardyce merasa Brexit persulit West Brom rekrut pemain adalah spam, mohon beritahu kami.
Manajer West Bromwich Albion Sam Allardyce saat timnya menghadapi Leeds United di The Hawthorns, West Bromwich, Inggris, 29 Desember 2020. (Pool via REUTERS/SHAUN BOTTERILL)
Jakarta (ANTARA) - Sam Allardyce menyebut aturan baru yg muncul akibat Brexit sudah berdampak buruk kepada pilihan-pilihannya dalam merekrut pemain baru supaya West Brom tetap bercokol di Liga Premier.
The Baggies terpaksa membatalkan tiga kesepakatan transfer setelah para pemain yg hendak direkrut tidak dapat memenuhi syarat izin kerja.
Kini warga negara Eropa yg datang ke Inggris mesti memenuhi kriteria kualifikasi berbasis poin setelah periode transisi keluarnya Inggris dari Uni Eropa berakhir 31 Desember lalu.
Poin akan diberikan untuk kehadiran internasional regu senior & muda, kehadiran klub & asal klub yg menjual pemain.
Baca juga: West Brom pilih pelatih spesialis hindari degradasi, Sam Allardyce
"Saya menemukan tiga pemain yg sudah siap yg dapat datang ke sini & mereka tak diizinkan. Memalukan," mengatakan Allardyce seperti dikutip AFP.
"Gara-gara regulasi baru dalam soal izin, mereka jadi tak dapat datang ke negeri ini, padahal sebelumnya mereka dapat. Saya mesti mencermati itu & memikirkan 'dapatkah dia memenuhi kualifikasi?'"
"Itu menciptakan hidup agak sedikit menyulitkan. Ini sama sekali bukan soal pandemi, ini karena perubahan aturan akibat kesepakatan Brexit," sambung Allardyce.
Allardyce cuma memungut satu poin dari empat laga pertamanya setelah menukangi West Brom setelah West Brom dilumar Arsenal 0-4 empat hari setelah dibabat 0-5 oleh Leeds.
Baca juga: Allardyce pamer kebolehan demi stop tren kandang sempurna Liverpool
Baca juga: Allardyce: klub harus hormati kekhawatiran pemain atas kesehatannya
Berita diatas dikutip dari internet, jika Allardyce merasa Brexit persulit West Brom rekrut pemain adalah spam, mohon beritahu kami.