• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Berita Alat Pemotong Hewan Juga Didanai Australia

  • Pembuat thread awal. Pembuat thread awal. Susi
  • Tanggal Mulai Tanggal Mulai

Susi

IndoForum Newbie D
No. Urut
131366
Sejak
3 Mei 2011
Pesan
87
Nilai reaksi
2
Poin
8
sapiaussie.jpg


Pemerintah Australia berencana mengevaluasi fasilitas-fasilitas Rumah Pemotongan Hewan (RPH) yang terdapat di Indonesia. Fokus pemeriksaan ini akan tertuju pada fasilitas restraining box atau kotak pemotongan hewan.

Menurut Wakil Menteri Pertanian Indonesia, Bayu Krisnamurthi, restraining box yang terdapat pada setiap RPH merupakan bantuan dari pemerintah Australia. Seluruh bantuan tersebut berasal dari pembiayaan pemerintah Australia itu sendiri.

"Intinya, mereka ingin mengevaluasi program mereka sendiri. Nah, kita yang dijadikan korban," ujarnya saat ditemui seusai pertemuan dengan Wakil Menteri Pertanian Australia di Kantor Dirjen Pertanian Tanaman Pangan, Jakarta, Senin 13 Juni 2011.

Bayu menambahkan bahwa penghentian ekspor sapi Australia tanpa mereview terlebih dahulu merupakan suatu bentuk ketidakadilan. "Padahal, kepada negara lain mereka mereview terlebih dahulu," kata dia.

Lebih lanjut, ia mengatakan, aksi langsung boikot itu jelas janggal, padahal Indonesia ialah negara tujuan ekspor terbesar sapi hidup dari Australia. Total ekspor sapi Australia menuju Indonesia hampir mencapai lebih dari 60 persen dari keseluruhan jumlah ekspor sapi negara Kanguru tersebut.

"Australia memang mengatakan pernah melakukan hal yang sama kepada Saudi Arabia dan Mesir. Tapi, dia sendiri mengaku Arab dan Mesir tidak sepenting indonesia," ujar Bayu.

src://bisnis.vivanews.com/news/read/226526-ri-korban-pelarangan-ekspor-sapi-australia
 
yah nama nya juga bisnis om. ada pasang surut nya..
ada masalah yang datang ada masalah yang selesai
 
tp di indo tkg jagal sapinya sadis, antara suka nyiksa sapi dan ga bisa nyembelih..~ X_X
 
ahh , cuma motif bisnis , bisa aja agar di potongnya langsung dari sana,
kan bisa nambah untung lagi
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.