yanla
IndoForum Senior C
- No. Urut
- 19339
- Sejak
- 24 Jul 2007
- Pesan
- 5.492
- Nilai reaksi
- 276
- Poin
- 83
Si Joni, sang eksekutif muda, menghampiri seorang bapak tua yang ia perhatikan sedari
tadi. Si Bapak tua kelihatannya sibuk bicara sendiri sambil mondar-mandir membawa dua
buah koper besar.
"Pak, dari tadi kok ngomong sendiri aja?", tegur si Joni.
"Oh, ini Dek, Bapak sedang membicarakan masalah bisnis dengan klien di Amerika", jawab
si Bapak.
"Oh ya, bicara melalui apa Pak? saya tidak lihat Bapak pake
handphone?, tanya si! Joni bingung.
"Ah ini, saya menggunakan teknologi komunikasi tercanggih produksi perusahaan kami,
dengan microchip kecil ini, saya cukup menempelkannya di kerah jas saya dan saya dan
bebas berkomunikasi dengan siapa saja" kata si Bapak bangga.
"Wah, bisa dibeli di mana Pak? Kebetulan saya juga sedang butuh alat seperti ini" ujar
si Joni.
"Ah, kebetulan sekali, perusahaan kami sedang promosi, jadi ini
buat Adik saja" si Bapak menawarkan sambil ngeloyor pergi.
"Thanks banget nih Pak...", kata si Joni girang.
Setelah mengamati alat tersebut untuk beberapa saat, si Joni teriak memanggil sang Bapak,"Paakk!
kopernya ketiggalan..!!!".
Dari jauh si Bapak berteriak menjawab, "Ambil saja Dik, itu baterainya!!!"
tadi. Si Bapak tua kelihatannya sibuk bicara sendiri sambil mondar-mandir membawa dua
buah koper besar.
"Pak, dari tadi kok ngomong sendiri aja?", tegur si Joni.
"Oh, ini Dek, Bapak sedang membicarakan masalah bisnis dengan klien di Amerika", jawab
si Bapak.
"Oh ya, bicara melalui apa Pak? saya tidak lihat Bapak pake
handphone?, tanya si! Joni bingung.
"Ah ini, saya menggunakan teknologi komunikasi tercanggih produksi perusahaan kami,
dengan microchip kecil ini, saya cukup menempelkannya di kerah jas saya dan saya dan
bebas berkomunikasi dengan siapa saja" kata si Bapak bangga.
"Wah, bisa dibeli di mana Pak? Kebetulan saya juga sedang butuh alat seperti ini" ujar
si Joni.
"Ah, kebetulan sekali, perusahaan kami sedang promosi, jadi ini
buat Adik saja" si Bapak menawarkan sambil ngeloyor pergi.
"Thanks banget nih Pak...", kata si Joni girang.
Setelah mengamati alat tersebut untuk beberapa saat, si Joni teriak memanggil sang Bapak,"Paakk!
kopernya ketiggalan..!!!".
Dari jauh si Bapak berteriak menjawab, "Ambil saja Dik, itu baterainya!!!"