Follow along with the video below to see how to install our site as a web app on your home screen.
Catatan: This feature may not be available in some browsers.
Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis. Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.
Apakah Anda mengetahui jika kol adalah teman terbaik saat menjalankan program diet? Dalam 100 gram kol, mengandung 16 kalori dengan nol persen lemak dan kolesterol.
Selama ini kol banyak dijadikan sebagai pelengkap sayuran, seperti campuran sup dan lalapan. Padahal, kol memiliki kandungan serat tinggi yang dapat menekan rasa lapar lebih lama, seperti yang ditulis Health.india.com.
Untuk program diet, biasanya kol dinikmati dalam bentuk sup. Namun, diet sup ini tidak boleh dilakukan lebih sari satu minggu. Karena akan membuat pelaku diet mudah bosan dan mual ketika mencium aromanya. Agar diet berjalan lancar, Anda juga tidak boleh melewatkan untuk mengkonsumsi air putih.
Selain untuk menurunkan berat badan, kol juga menyimpan segudang vitamin C dan phytochemical, yang membantu mencegah kanker dan penyakit jantung. Ada lagi yang menarik dari sayuran ini, kol memiliki indeks glikemik yang rendah. Artinya sayuran ini sangat aman dikonsumsi oleh penderita diabetes.