• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Berita Alasan Jokowi Minta Dirut MRT ke Luar Ruang Rapat

yan raditya

IndoForum Addict E
No. Urut
163658
Sejak
31 Jan 2012
Pesan
24.461
Nilai reaksi
72
Poin
48
B6ZO.jpg

Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo, membenarkan meminta Dirut PT MRT, Tribudi Rahardjo, ke luar dari ruang rapat pimpinan Balaikota DKI Jakarta. Namun permintaan itu dilakukan setelah dia selesai melakukan paparan mengenai kelanjutan proyek Mass Rapid Transit (MRT).

"PT MRT itu diundang untuk paparan, setelah paparan harus ke luar, karena kami mau bicara soal monorel. Rapatnya lanjut soal monorel. Setelah selesai paparan silakan ke luar," kata Jokowi, Senin, 22 Oktober 2012.

Disampaikan Jokowi, saat pembahasan mengenai MRT, belum ada keputusan mengenai kelanjutan proyek MRT. Sejumlah pertanyaan disampaikan Jokowi kepada Tribudi dalam pemaparan itu.

"Saya baru dalam posisi bertanya, belum putuskan apa-apa. Karena banyak yang saya dengar. Supaya nanti keputusannya benar, saya dengar satu-satu dulu," katanya.

Direktur Utama PT MRT Jakarta, Tribudi Rahardjo, memang ke luar dari ruangan rapat lebih awal meski rapat pimpinan belum usai. Budi mengaku diminta ke luar oleh Jokowi.

"Tadi sudah diskusi soal MRT. Rapat belum selesai, tapi saya disuruh ke luar, lalu diminta untuk bertemu Asisten Perekonomian DKI Jakarta, Hasan Basri. Ya kita tunggu saja hasil rapatnya," katanya.

Tribudi tak sendirian datang ke rapat itu. Ia melakukan paparan soal MRT bersama jajaran direksi PT MRT Jakarta. Rapat pimpinan Pemprov DKI Jakarta yang juga membahas soal monorel dihadiri beberapa pejabat terkait seperti Kepala Dinas Perhubungan Udar Pristono, Kepala Dinas Perumahan dan Gedung Pemerintahan Novizal, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Ery Basworo, Kepala Dinas Pertamanan dan Pemakaman Catharina Suryowaty, Kepala Dinas Kebersihan Eko Bharuna, Kepala Badan Pengelola Keuangan Daerah Sukri Bei, dan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Sarwo Handayani.
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.