facebookeb
IndoForum Senior A
- No. Urut
- 210735
- Sejak
- 9 Jan 2013
- Pesan
- 7.471
- Nilai reaksi
- 100
- Poin
- 48
Pakar kuliner Indonesia, Sisca Soewitomo, mengatakan bahwa pemakaian santan pada tradisi kuliner Lebaran di Indonesia sudah ada sejak zaman kolonial. Pasalnya, Indonesia memiliki banyak pohon kelapa.
"Dulu, hampir di semua rumah pasti punya pohon kelapa, maka masyarakatnya memanfaatkan buah kelapa selain untuk diminum. Dari situlah santan mulai dipergunakan," katanya di Jakarta, belum lama ini.
Dari awalnya sekadar memanfaatkan pohon kelapa di kebun sendiri, perlahan pemakaian santan untuk kuliner Lebaran telah menjadi tradisi. Bagi Sisca, tekstur santan yang kental memiliki makna yang sama dengan Lebaran.
"Santan itu kan kental, disimbolisasikan dengan perayaan Lebaran, yaitu keluarga saling mengunjungi agar silaturahmi semakin ‘kental’ alias erat," lanjutnya.
Santan menghasilkan rasa gurih, salah satu rasa yang paling banyak dicari masyarakat Indonesia selain rasa manis. "Makanya kalau Lebaran tidak ada santan, makan terasa berbeda. Orang Indonesia cenderung mencari rasa gurih," tutupnya.