JAKARTA - Mabes Polri tengah menelusuri adanya hubungan antara jaringan kelompok yang mengaku Al Qaeda Indonesia dengan jaringan teroris Al Qaeda pimpinan Osama Bin Laden.
"Kita masih melakukan pengembangan apakah ada hubungan antara teroris Al Qaeda Osama bin Laden dengan jaringan teroris Solo yang mengatasnamakan Al Qaeda Indonesia," kata Kepala Bagian Penerangan Umum Mabes Polri Kombes Pol Agus Rianto di Mabes Polri, hari ini.
Agus menambahkan, istilah nama Al Qaeda Indonesia merupakan hasil pengakuan terduga teroris Badri Counter Strike di Solo. "Yang pasti itu, merupakan hasil pengakuan Badri dan hasil pengembangan tim kita," ucap Agus.
Agus juga menyatakan pihaknya hingga kini belum bisa mengungkapkan adanya hubungan kedua jaringan teroris tersebut. Pasalnya, teroris mempunyai sel-sel yang terputus-putus.
"Mereka mempunyai sel-sel yang terputus-putus. Memang mereka muka-muka baru tapi jaringan muka lama. Teman-teman (polisi) saat ini melakukan analisis lebih lanjut untuk mengerucut jaringan tersebut," ucapnya.
"Kita masih melakukan pengembangan apakah ada hubungan antara teroris Al Qaeda Osama bin Laden dengan jaringan teroris Solo yang mengatasnamakan Al Qaeda Indonesia," kata Kepala Bagian Penerangan Umum Mabes Polri Kombes Pol Agus Rianto di Mabes Polri, hari ini.
Agus menambahkan, istilah nama Al Qaeda Indonesia merupakan hasil pengakuan terduga teroris Badri Counter Strike di Solo. "Yang pasti itu, merupakan hasil pengakuan Badri dan hasil pengembangan tim kita," ucap Agus.
Agus juga menyatakan pihaknya hingga kini belum bisa mengungkapkan adanya hubungan kedua jaringan teroris tersebut. Pasalnya, teroris mempunyai sel-sel yang terputus-putus.
"Mereka mempunyai sel-sel yang terputus-putus. Memang mereka muka-muka baru tapi jaringan muka lama. Teman-teman (polisi) saat ini melakukan analisis lebih lanjut untuk mengerucut jaringan tersebut," ucapnya.