• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

AKTIVITAS MEDIA SOSIAL SEBAGAI PENGAWAL

  • Pembuat thread awal. Pembuat thread awal. Angela
  • Tanggal Mulai Tanggal Mulai

Angela

IndoForum Pro E
No. Urut
88
Sejak
25 Mar 2006
Pesan
45.487
Nilai reaksi
35
Poin
0
AKTIVITAS MEDIA SOSIAL SEBAGAI PENGAWAL

source:google.com​


Prahara dalam kasus polisi tembak polisi, hampir mendekati ujung dari rentetan cerita yg sebelumnya dipenuhi oleh drama yg dipenuhi oleh rekayasa. Sebuah tamparan keras bagi institusi dengan seragam khas coklatnya, yg semestinya jadi pihak pelindung, pengayom & bagian dari penjaga ketertiban di masyarakat. Namun, justru salah satu petingginya jadi master minddari tindak pidana pembunuhan berencana. Bukan main-main, pelaku adalah eks Kadiv Propam Irjen Ferdy Sambo. Jenderal berhias dua bintang, lengkap dengan lis bingkai merah tersemat pada bahunya, yg merupakan tanda penegas bahwa ia adalah seorang pemegang tongkat komando, sekaligus pemimpin pasukan.

Pujian tentu patut dialamatkan kepada Kepolisian Republik Indonesia, yg dengan berani & lugas menjadikan sang Jenderal sebagai tersangka. Sebuah kondisi tak lazim ditengah masih mendarah dagingnya jiwa corsa pada institusi kepolisian. Tentu saja, hal ini jadi kejadian yg teramat jarang terjadi di negeri ini. Dahulu, alih-alih membongkar dengan terang serta objektif sebuah kasus, justru kesan yg kerap terjadi adalah sikap saling melindungi sebagai bagian komunitas ekslusif sesama anggota. Kelak peristiwa tersebut diharapkan jadi preseden positif terkait tingginya semangat untuk mengubah paradigma buruk yg terlanjur melekat begitu erat pada institusi kepolisian.


POLISI VIRTUAL
AKTIVITAS MEDIA SOSIAL SEBAGAI PENGAWAL

source:google.com​


Pada awal kasus ini mencuat, beberapa pihak disuguhkan oleh skenario cerita terkait kasus yg terjadi. Konferensi pers yg kemudian dilakukan oleh kolega dari sang Jenderal, semakin meneguhkan bahwa apa yg dihinggakan oleh mereka benar adanya. Bahwa sudah terjadi suatu peristiwa tembak menembak yg berakibat gugurnya Brigadir J. Terlepas dari motif atau hal yg melatarbelakangi perisitiwa tersebut, berita yg berkelindan & di dukung oleh beberapa rekanan dari pusaran orang-orang dalam, semakin memperkuat cerita awal versi sang Jenderal.

Akan tetapi, mengutip artikel dari Agil Mahasin, bahwa Sambo luput memperhitungkan kalau netizen di negeri ini terkenal dengan sikap militansinya. Kasus yg terjadi dengan skenario versinya, sudah jadi konsumsi ratusan juta warga negara Indonesia. Segera jadi santapan pergunjingan yg saban waktu dibicarakan tanpa henti. Skenario yg ia buat dinilai & diadili oleh berjuta-juta orang sebagai akibat viralnya kasus tersebut.


Jika menilik jabatan yg Sambo sandang saat ini, tentu semua sepakat bila ia adalah orang yg sangat berpengaruh dalam lingkaran kepolisian. Dengan pengaruh tersebut, bukan perkara yg sulit untuk mengkondisikan berbagai keterangan yg dikeluarkan oleh instansi berwenang di republik ini. Namun, sehebat apapun cengkraman & pengaruh Sambo pada instansinya, hal begitu tidak berlaku pada aktivitas media sosial. Sebuah ruang yg tidak dapat dijangkau oleh pangkatnya. Terlepas dari seberapa banyak tanda bintang yg melekat pada pakaian dinasnya.


Menurut Agil, aktivisme medsos sangat krusial dalam pengembangan kasus ini. Sebab wacana resmi yg dikeluarkan oleh negara, sanggup diimbangi dengan wacana organik yg tumbuh dari aktivitas medsos. Meskipun analisis yg tumbuh dalam ruang medsos sangat jauh dari prinsip ilmiah yg berbasis evidence, atas scientifi crime investigation, akan tetapi frekuensi wacana yg cukup untuk mengimbangi kronologi yg dinilai tidak logis. Pada tahapan ini, polisi virtual melalui analisa-analisa pada media sosialnya, berhasil memberikan akibat luarbiasa pada pengungkapan kasus ini.



MOMENTUM PERUBAHAN
AKTIVITAS MEDIA SOSIAL SEBAGAI PENGAWAL

source:google.com​


Peristiwa kelabu yg mencoreng nama akbar Kepolisian Indonesia, semestinya jadi pertaruhan para pemimpin untuk mengerjakan perubahan. Apalagi kepolisian merupakan salah satu instansi yg nyaris bersinggungan dengan kehidupan bermasyarakat dalam menjalankan tugas kesehariannya. Terutama pada polisi satuan lalu lintas.

Tidak cuma ditujukan ke instansi kepolisian, namun berlaku juga pada pejabat negara atau aparatur sipil negara yg menyandang status sebagai pejabat publik. Hal yg harus mereka sadari adalah, tindakan yg mungkin saja tidak terjangkau akibat hegemoni kekuasaan yg mereka miliki, dapat ditelanjangi tanpa batas melalui persidangan rakyat dengan instrumen media sosial.

Dengan adanya instrumen medsos, publik dapat menyaksikan sendiri kiprah para tokohnya. Seperti halnya dalam kasus Sambo ini. Bisa kita saksikan bahwa secara simultan publik segera dapat menemukan jejak Ferdy Sambo di masa lampau. Bagaimana dulu ketika memimpin kasus kebakaran kantor Kejaksaan Agung & bagaimana kontroversi kasus KM 50 menyeruak kembali. Riwayat digital adalah aset dari aktivisme medsos. Sekali pejabat terbukti menyimpang, mudah sekali aktivisme medsos untuk menelusuri track record seseorang.




Kudus, Akhir Agustus 2022
@skydavee


Referensi




Kemarin 23:55
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.