• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Berita Aksi Unjuk Rasa Tolak Kenaikan BBM Berlanjut di Solo

steven yan

IndoForum Junior D
No. Urut
208832
Sejak
2 Jan 2013
Pesan
1.870
Nilai reaksi
23
Poin
38
hJW92.jpg

Ratusan massa dari berbagai elemen mahasiswa di Solo kembali menggelar unjuk rasa di Bundaran Gladak, Solo, Selasa 18 Juni 2013, menolak kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi. Dalam aksinya para mahasiswa menyerukan untuk melawan dan menurunkan pemerintahan SBY-Boediono yang dinilai telah mengkhianati rakyat dengan menaikkan harga BBM.

Pantuan VIVAnews, ratusan mahasiswa yang berasal dari sejumlah organisasi seperti IMM, PMII, GMNI, BEM UMS, GMKI dan serikat pekerja melakukan aksi demo di depan patung Slamet Riyadi, Bundaran Gladak, Solo. Mereka membawa berbagai poster yang bertuliskan tolak kenaikan harga BBM. Aksi tersebut sempat membuat macet arus lalu lintas yang melintasi jalan utama.

Salah satu perwailan dari IMM Surakarta, Yeidi, dalam orasinya mengatakan, para anggota dewan yang telah memutuskan setuju untuk menaikkan harga BBM dalam sidang semalam secara jelas telah mengkhianati rakyat.

“Itu sebagai sebuah pengkhianatan kepada rakyat. Oleh sebab itu, kita gelorakan semangat untuk melawan pemerintahan SBY-Boediono,” kata dia di hadapan ratusan pengunjuk rasa.

Ia pun meminta pemerintahan SBY-Boediono berani membatalkan rencana menaikkan harga BBM. Jika ternyata tetap menjalankan kebijakan tersebut, maka pemerintahan SBY-Boediono harus mundur.

Sementara itu, perwakilan dari PMII Surakarta, Zainal Arifin menyatakan dampak dari hasil sidang semalam yang menyatakan mendukung kenaikan harga BBM sebagai bentuk sikap yang tidak pro rakyat. Oleh sebab itu, pihaknya tidak akan lelah terhadap untuk menyuarakan keadaan yang menyengsarakan rakyat. “Rencana pemerintah itu harus kita tolak,” ujarnya.

Hal ini sangat beralasan, sebab dengan kenaikan harga BBM tersebut, kata dia, akan berdampak terhadap kenaikan harga semua bahan kebutuhan pokok. “Itu akan memberatkan rakyat. Kita semua yang akan merasakan dampak kenaikan harga BBM itu,” ucapnya.

Setelah selesai melakukan orasi di Bundaran Gladak, Solo, selanjutnya ratusan massa tersebut melakukan aksi longmarch menuju halaman Balai Kota Solo. Tak ayal, aksi jalan kaki tersebut sempat memacetkan arus lalu lintas yang menuju arah Jalan Sudirman, Solo.
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.