facebookeb
IndoForum Senior A
- No. Urut
- 210735
- Sejak
- 9 Jan 2013
- Pesan
- 7.471
- Nilai reaksi
- 100
- Poin
- 48
Kabag Humas Polrestabes Makassar, Kompol Mantasia, saat dikonfirmasi membenarkan peristiwa tersebut. Hal itu berawal saat sekelompok pemuda dari arah Jl Kelapa Tiga melakukan penyerangan ke arah warga Bara-baraya Timur dengan menggunakan senapan angin.
Selain itu pemuda yang menyerang tersebut juga menggunakan busur dan batu sehingga dibalas oleh warga Bara-baraya timur dengan menggunakan batu. Warga membalas serangan tersebut karena tidak menerima langsung diserang tanpa sebab.
Sekitar pukul 15.50 Wita, personel Polsek Makassar dipimpin oleh Wakapolsek AKP Syamsu diback up oleh anggota Danramil yang dipimpin oleh Kapten Inf Baharuddin melakukan pembubaran terhadap aksi perkelahian tersebut.
"Iya benar, pihak Kepolisian dan Danramil itu berhasil membubarkan kedua warga tersebut. Dan situasi dapat dikendalikan. Hal ini berawal saat sekelompok pemuda dari arah Jl Kelapa Tiga melakukan penyerangan ke arah warga Bara-baraya timur dengan menggunakan senapan angin," ujar Mantasia.
Atas kejadian tersebut beberapa warga Bara-baraya timur menjadi korban di antaranya, Riri (15) alamat Jl Ablam lorong 10 kecamatan Makassar, dia terkena peluru senapan angin pada bagian dada. Reza (15) terkena peluru senapan angin pada bahu sebelah kiri.
Selain itu, yang menjadi korban pun termasuk wanita Yeyen (15) terkena peluru senapan angin pada bagian kepala. Kipli (25), buruh harian alamat Jl Kesatuan nomor 16 Kecamatan Makassar, terkena peluru senapan angin pada dada sebelah kiri.
"Pada peristiwa tersebut, Riri dan Kipli meninggal dunia di Rumah Sakit Plamonia Makassar karena pendarahan," kata Mantasia.