Angela
IndoForum Pro E
- No. Urut
- 88
- Sejak
- 25 Mar 2006
- Pesan
- 45.487
- Nilai reaksi
- 35
- Poin
- 0
Perampok Tertangkap Warga
Pandemi Covid-19 yg masih kita jalani saat ini sudah terasa lama. Sekitar 8 bulanan kita mengalami perubahan pola hidup. Mulai dari Stay at Home, work from home, PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar), New Normal & PSBB Transisi.
Di tengah kesulitan yg kita alami karena pandemi Covid-19 ini maka pemerintah pusat & daerah memberikan perhatian spesifik pada warga Indonesia berupa bantuan sosial (bansos), kartu pekerja, danang BLT UMKM & gaji tambahan 600rb yg memiliki BPJS.
Bagaimana kabar Agan & Sista, apakah menerima bansos atau yg lainnya?
Bentuk perhatian & kepedulian pemerintah pada warganya yg terdampak corona tidak semua dapat mendapatkannya. Ada saja masyarakat kalangan menengah ke bawah yg tidak menerima bansos tersebut, tidak mendapatkan tambahan gaji 600rb karena belum terdaftar peserta BPJS & sebagainya.
Dampak yg dirasakan dari pandemi Covid-19 ini semakin terasa berat bagi kepala keluarga yg tidak mempunyai penghasilan tetap atau mungkin karena kena PHK & harus memenuhi kebutuhan hidup keluarganya. Maka dari itu dapat saja mengerjakan perbuatan yg melanggar hukum. Seperti kisah berikut ini.
Malam itu, sekitar pukul 00.05 WIB di daerah tempat tinggal ortu saya yg beralamat Gg. Rambo, Ceger Jaktim sudah terjadi perampokan pada sebuah mobil truk yg berhenti di pinggir jalan raya karena pecah ban. Pelaku yg berjumlah 3 orang mengambil uang, hp & kartu e-toll supir truk tersebut.
Warga sekitar yg sedang main kartu gaplek di pos keamanan tiba- tiba mendengar teriakkan dari atas jalan raya tersebut. Sepontan mereka mengejar para perampok tersebut yg lari masuk ke perkampungan rumah warga.
Teriakkan rampok di tengah malam yg sudah sepi tersebut menciptakan ke 3 pelaku lari berpencar hendak menyelamatkan dirinya dari kejaran warga setempat.
Ada seorang warga yg melihat arah lari perampok & langsung diberitahukan kepada pengajar rampok tersebut sambil memberi komando untuk menjaga setiap gang jalan yg dapat dilalui oleh rampok tersebut.
Gambar : dokpri
Alhasil, tak lama pengejaran tertangkaplah ke 3 perampok malang tersebut. Mereka dikumpulkan di area parkiran mobil dekat rumah warga. Lantas apa yg terjadi pada mereka ya Gansist?
Ketiga perampok tersebut di pukuli oleh warga yg tadi mengejar mereka. Ada warga yg datang melihat juga ikut main hakim sendiri, turun dari motor langsung menghantam kepala perampok dengan helmnya, sadis memang caranya itu. Namun ada juga warga yg melarang untuk tidak menghakimi perampok tersebut. Bagaimanapun kesalahannya, mereka juga manusia. Jangan main hakim sendiri.d Betulkan gansist?
Kini muka mereka banyak luka memar akibat bogeman dari warga yg kesal akan aksi kejahatan mereka. Mereka mengerjakan kejahatan saat warga yg lain tidur.
Setelah hampir setengah jam berlalu barulah ketua RT setempat datang ke tempat di mana massa kumpul. Lamanya datang ketua RT karena beliau sedang patroli keliling malam itu & penegak hukumpun datang kesana setelah dipanggil oleh salah seorang warga.
Jika melihat dari postur tubuh mereka yg kurus mungkin mereka bukanlah orang yg berkecukupan harta & memiliki pekerja tetap sehingga mereka mengerjakan tindak kejahatan untuk menyambung hidup. Tetapi perbuatan mereka melanggar hukum & akhirnya mereka harus mempertanggungjawabkan perbuatannya malam itu sesuai hukum yg berlaku.
Setelah diamankan oleh aparat lalu ketiga perampok tersebut dibawa ke kantor polisi terdekat guna mempertanggungjawabkan
perbuatannya tersebut.
Demikian kisah perampok yg tertangkap warga dini hari. Semoga tidak terjadi tindak kejahatan yg lainnya. Dan pandemi Covid-19 ini akan segera berlalu.
Terimakasih sudah mampir, jangan lupa kasih cendol segar, rate & komen. Salam sehat selalu.
Sumber : opri
Hari ini 11:58
Pandemi Covid-19 yg masih kita jalani saat ini sudah terasa lama. Sekitar 8 bulanan kita mengalami perubahan pola hidup. Mulai dari Stay at Home, work from home, PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar), New Normal & PSBB Transisi.
Di tengah kesulitan yg kita alami karena pandemi Covid-19 ini maka pemerintah pusat & daerah memberikan perhatian spesifik pada warga Indonesia berupa bantuan sosial (bansos), kartu pekerja, danang BLT UMKM & gaji tambahan 600rb yg memiliki BPJS.
Bagaimana kabar Agan & Sista, apakah menerima bansos atau yg lainnya?
Bentuk perhatian & kepedulian pemerintah pada warganya yg terdampak corona tidak semua dapat mendapatkannya. Ada saja masyarakat kalangan menengah ke bawah yg tidak menerima bansos tersebut, tidak mendapatkan tambahan gaji 600rb karena belum terdaftar peserta BPJS & sebagainya.
Dampak yg dirasakan dari pandemi Covid-19 ini semakin terasa berat bagi kepala keluarga yg tidak mempunyai penghasilan tetap atau mungkin karena kena PHK & harus memenuhi kebutuhan hidup keluarganya. Maka dari itu dapat saja mengerjakan perbuatan yg melanggar hukum. Seperti kisah berikut ini.
Malam itu, sekitar pukul 00.05 WIB di daerah tempat tinggal ortu saya yg beralamat Gg. Rambo, Ceger Jaktim sudah terjadi perampokan pada sebuah mobil truk yg berhenti di pinggir jalan raya karena pecah ban. Pelaku yg berjumlah 3 orang mengambil uang, hp & kartu e-toll supir truk tersebut.
Warga sekitar yg sedang main kartu gaplek di pos keamanan tiba- tiba mendengar teriakkan dari atas jalan raya tersebut. Sepontan mereka mengejar para perampok tersebut yg lari masuk ke perkampungan rumah warga.
Teriakkan rampok di tengah malam yg sudah sepi tersebut menciptakan ke 3 pelaku lari berpencar hendak menyelamatkan dirinya dari kejaran warga setempat.
Ada seorang warga yg melihat arah lari perampok & langsung diberitahukan kepada pengajar rampok tersebut sambil memberi komando untuk menjaga setiap gang jalan yg dapat dilalui oleh rampok tersebut.
Gambar : dokpri
Alhasil, tak lama pengejaran tertangkaplah ke 3 perampok malang tersebut. Mereka dikumpulkan di area parkiran mobil dekat rumah warga. Lantas apa yg terjadi pada mereka ya Gansist?
Ketiga perampok tersebut di pukuli oleh warga yg tadi mengejar mereka. Ada warga yg datang melihat juga ikut main hakim sendiri, turun dari motor langsung menghantam kepala perampok dengan helmnya, sadis memang caranya itu. Namun ada juga warga yg melarang untuk tidak menghakimi perampok tersebut. Bagaimanapun kesalahannya, mereka juga manusia. Jangan main hakim sendiri.d Betulkan gansist?
Kini muka mereka banyak luka memar akibat bogeman dari warga yg kesal akan aksi kejahatan mereka. Mereka mengerjakan kejahatan saat warga yg lain tidur.
Setelah hampir setengah jam berlalu barulah ketua RT setempat datang ke tempat di mana massa kumpul. Lamanya datang ketua RT karena beliau sedang patroli keliling malam itu & penegak hukumpun datang kesana setelah dipanggil oleh salah seorang warga.
Jika melihat dari postur tubuh mereka yg kurus mungkin mereka bukanlah orang yg berkecukupan harta & memiliki pekerja tetap sehingga mereka mengerjakan tindak kejahatan untuk menyambung hidup. Tetapi perbuatan mereka melanggar hukum & akhirnya mereka harus mempertanggungjawabkan perbuatannya malam itu sesuai hukum yg berlaku.
Setelah diamankan oleh aparat lalu ketiga perampok tersebut dibawa ke kantor polisi terdekat guna mempertanggungjawabkan
perbuatannya tersebut.
Demikian kisah perampok yg tertangkap warga dini hari. Semoga tidak terjadi tindak kejahatan yg lainnya. Dan pandemi Covid-19 ini akan segera berlalu.
Terimakasih sudah mampir, jangan lupa kasih cendol segar, rate & komen. Salam sehat selalu.
Sumber : opri
Hari ini 11:58