• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Aksi Ambil Untung Rawan Tekan Rekor Baru IHSG

yan raditya

IndoForum Addict E
No. Urut
163658
Sejak
31 Jan 2012
Pesan
24.461
Nilai reaksi
72
Poin
48
R7tyk.jpg


Indeks Harga Saham Gabungan berhasil membuat rekor tertinggi pada perdagangan terakhir di pekan lalu. Di awal pekan ini, Senin (4/2/2013), kesempatan kembali menciptakan rekor baru indeks berhadapan dengan tekanan ambil untung investor dan pelaku pasar.

Dorongan dari pasar global terbuka setelah sejumlah pasar menutup perdagangan pekan lalu dengan penguatan. Didorong oleh positifnya data-data ekonomi, terutama data tenaga kerja baru yang bertambah 157.000 di Januari, Bursa Wall Street menguat.

Indeks Dow Jones melonjak 1,08 persen ke level 14.009,79. Indeks S&P 500 melesat 1,01 persen ke level 1.513,17 dan Indeks Komposit Nasdaq melompat 1,18 persen ke level 3.179,10.

Pada Jumat (1/2/2013) pekan lalu IHSG ditutup naik 27,93 poin (0,63 persen) ke level 4.481.63 dengan jumlah transaksi sebanyak 12,12 juta lot atau setara dengan Rp 6 triliun.

Investor asing tercatat melakukan pembelian bersih di pasar reguler sebesar Rp 708,66 miliar dengan saham yang paling banyak dibeli adalah BBNI, BBCA, BJBR, PGAS, dan TLKM.

Mata uang rupiah terapresiasi ke level Rp 9.727 per dollar AS. Meski menciptakan rekor, menurut riset eTrading Securities, namun secara teknikal kenaikan ini rawan koreksi.

Hal ini terlihat dari candlestick yang berpeluang membentuk shooting star bearish reversal pattern dan indicator teknikal RSI yang sudah berada pada area overbought dan Slow Stochastic yang berpeluang membentuk dead cross.

Level dukungan indeks di awal pekan ini berada di level 4.380 dan resisten di level 4.570. Adapun saham-saham yang dapat diperhatikan adalah AALI, BWPT dan HRUM.
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.