• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Akhir Tahun, Neraca Pembayaran Akan Surplus 1 Miliar Dollar AS

yan raditya

IndoForum Addict E
No. Urut
163658
Sejak
31 Jan 2012
Pesan
24.461
Nilai reaksi
72
Poin
48
tBX6z.jpg

bunk Indonesia (BI) memperkirakan neraca pembayaran Indonesia pada akhir tahun 2012 akan mencatatkan surplus. Sehingga pada akhir tahun nanti diperkirakan juga akan mengerek posisi cadangan devisa RI.

Direktur Eksekutif Departemen Riset Ekonomi dan Kebijakan Moneter BI Perry Warjiyo menjelaskan defisit transaksi berjalan pada kuartal II-2012 melebar menjadi 6,9 miliar dollar AS (3,1 persen dari PDB).

Angka ini lebih tinggi daripada defisit pada kuartal I-2012 yang sebesar 3,2 miliar dollar AS. "Neraca pembayaran RI akan kembali surplus. Perkiraan kita sekitar 1 miliar dollar AS. Itu bisa terjadi di kuartal III-2012 ini," kata Perry di komisi XI DPR RI Jakarta, Rabu (5/9/2012).

BI sendiri memproyeksikan defisit neraca pembayaran sebesar 2 persen dari PDB pada akhir tengah tahun ini. Menurut Perry, kondisi tersebut sehubungan dengan transaksi modal dan finansial yang meningkat akibat penanaman modal asing yang kian membesar.

"Kita perkirakan bahwa defisit current account menurun, transaksi modal finansial meningkat, neraca pembayaran secara keseluruhan akan surplus kuartal 3 dan kuartal 4 sehingga cadangan devisa akan kembali meningkat," katanya.

Selain itu, Perry menjelaskan surplus neraca pembayaran bakal terjadi sebagai akibat aliran danang asing yang kembali masuk ke Indonesia yang jumlahnya lebih besar dari defisit neraca perdagangan dan jasa.

"Karena memang FDI nya akan tetap besar, portfolio inflows akan tetap masuk, sekarang sudah masuk dan tetap akan masuk," ujar Perry.

Sebagian besar danang asing tersebut diperkirakan dalam bentuk investasi asing langsung (FDI), dan lebih besar dari yang masuk ke saham dan surat berharga negara.

"FDI jelas lebih besar, masih tetap lebih besar. Sekarang itu kan sekitar 15 miliar dollar AS, kalau dihitung secara grossnya kan sekitar 19 miliar dollar AS di tahun lalu, di tahun ini kita perkirakan sekitar 20-22 miliar dollar AS FDI gross inflow," jelasnya.

Sementara itu, bunk sentral juga mencatat besaran cadangan devisa RI sendiri sempat memuncak pada April 2012, sebesar 114,93 miliar dollar AS.

Kemudian seiring dengan defisit neraca pembayaran Indonesia dan kondisi nilai tukar yang melemah, cadangan devisa tergerus menjadi 106,55 miliar dollar AS per akhir Juli.
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.