• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Akal dan nafsu

gatot_kaca

IndoForum Newbie E
No. Urut
37726
Sejak
26 Mar 2008
Pesan
61
Nilai reaksi
0
Poin
6
Ketika Allah menciptakan akal menjadi sebuah bentuk maka Allah berseru "Siapa kah tuhanmu?", maka akal menjawab "Engkaulah tuhanku yang telah menciptakan aku, dan aku patuh kepadaMu".
Tak lama kemudian Allah menciptakan nafsu dan Allah juga berseru kepada nafsu "siapa kah tuhanmu???", maka nafsu berkata "bukan siapa-siapa Kamu adalah Kamu- aku adalah aku", maka Allah memasukkan nafsu kedalam neraka 100 th lamanya, dan ketika dikeluarkan Allah bertanya kembali seperti semula, akan tetapi jawaban nafsu tetap juga seperti semula, maka Allah memasukkan nafsu lagi kedalam neraka 100 th lamanya, dan kejadian ini berulang sampai 3 kali maka genaplah nafsu 300 th di dlm neraka.
Kali terakhir Allah mengeluarkan nafsu dari neraka, Dia(Allah) bertanya lagi "siapakah tuhanmu?"
maka nafsu berkata "Engkaulah-Engkaulah Tuhanku yang satu".
 
cuma mo nambahin...

lebih lengkapnya bisa baca di kisah teladan nabi dan rasul allah


yep.. one more story/no1

NAFSU YANG SOMBONG


Dalam sebuah kitab karangan Ustman bin Hasan bin Ahmad Asy-Syaakir Alkhaubawiyi, seorang ulama yang hidup dalam abad ke XIII Hijriah, menerangkan bahwa sesungguhnya Allah SWT telah menciptakan akal,, maka Allah SWT telah berfirman yang bermaksud, “Wahai akal menghadaplah engkau”. Maka akal pun menghadap kehadapan Allah SWT, kemudian Allah SWT berfirman yang bermaksud, “Wahai akal berbaliklah engkau!”. Lalu akal pun berbalik.

Kemudian Allah SWT berfirman lagi yang bermaksud “Wahai akal! Siapakah Aku?” lalu akal berkata “Engkau adalah Tuhan yang menciptakan aku dan aku adalah hamba-Mu yang daif dan lemah”.

Lalu Allah SWT berfirman “Wahai akal tidak Ku-ciptakan makhluk yang lebih mulia daripada engkau”

Setelah itu Allah SWT menciptakan nafsu. Dan berfirman kepadanya yang bermaksud “Wahai nafsu, menghadaplah kamu!”. Nafsu tidak menjawab sebaliknya berdiam diri. Kemudian Allah SWT berfirman lagi “siapakah engkau dan siapakah Aku?” lalu nafsu berkata “aku adalah aku, dan Engkau adalah Engkau”

Setelah itu Allah SWT menyiksanya dengan neraka Jahim selama 100tahun. Dan kemudian mengeluarkannya. Kemudian Allah SWT kembali bertanya “Siapakah engkau dan siapakah Aku?” lalu nafsu berkata “aku adalah aku, dan Engkau adalah Engkau”

Lalu Allah SWT menyiksa nafsu itu dalam neraka Juu’ selama 100 tahun. Setelah dikeluarkan maka Allah SWT berfirman yang mana maksudnya “Siapakah Engkau dan siapakah Aku?”. Akhirnya nafsu mengakui dengan berkata, “Aku adalah hamba-Mu dan Kamu adalah Tuhanku”

Dalam kitab tersebut juga diterangkan bahwa dengan sebab itulah Allah SWT mewajibkan puasa.

Dalam kisah ini dapatlah kita mengetahui bahwa nafsu itu adalah sangat jahat oleh itu hendaklah kita mengawal (menguasai) nafsu itu. Jangan biarkan nafsu yang menguasai kita, sebab kalau dia yang menguasai kita maka kita akan musnah karenanya.
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.