roughtorer
IndoForum Senior A
- No. Urut
- 44416
- Sejak
- 24 Mei 2008
- Pesan
- 6.755
- Nilai reaksi
- 175
- Poin
- 63
Kamis, 4 Desember 2008 | 07:43 WIB
HOUSTON, KAMIS — Jangan sampai punya paman seperti Vanswan Polty, warga pinggiran Fort Worth, Texas, AS. Pengadilan di Fort Worth sudah menjatuhkan hukuman tujuh tahun penjara kepada Polty karena terbukti mengajari dua keponakannya yang masih bocah mengisap mariyuana.
Namun, Polty, Selasa (2/12), mengajukan banding atas tuduhan tersebut. Video memperlihatkan Polty (20) sedang mengajari dua keponakannya yang masih berusia dua tahun dan empat tahun mengisap mariyuana.
Video itu ditemukan polisi pada tahun lalu di pinggiran Fort Worth. Polisi kemudian melakukan tes obat terlarang kepada dua bocah itu dan terbukti di dalam tubuh mereka mengidap mariyuana dan kokain. Kedua bocah itu kini dalam perawatan antiobat terlarang.
Pengadilan kasus Polty itu dilanjutkan pekan ini dan posisi Polty bakal semakin berat. Sebab, Demetris McCoi (18), yang bulan Juli dinyatakan bersalah karena mencederai seorang anak, sepakat dengan jaksa untuk bersaksi melawan Polty. Artinya, semakin terpojok posisi Polty karena semakin jelas dia telah mengajari dua kepenokannya mengisap mariyuana. Paman yang tak layak dicontoh. (PPG)
HOUSTON, KAMIS — Jangan sampai punya paman seperti Vanswan Polty, warga pinggiran Fort Worth, Texas, AS. Pengadilan di Fort Worth sudah menjatuhkan hukuman tujuh tahun penjara kepada Polty karena terbukti mengajari dua keponakannya yang masih bocah mengisap mariyuana.
Namun, Polty, Selasa (2/12), mengajukan banding atas tuduhan tersebut. Video memperlihatkan Polty (20) sedang mengajari dua keponakannya yang masih berusia dua tahun dan empat tahun mengisap mariyuana.
Video itu ditemukan polisi pada tahun lalu di pinggiran Fort Worth. Polisi kemudian melakukan tes obat terlarang kepada dua bocah itu dan terbukti di dalam tubuh mereka mengidap mariyuana dan kokain. Kedua bocah itu kini dalam perawatan antiobat terlarang.
Pengadilan kasus Polty itu dilanjutkan pekan ini dan posisi Polty bakal semakin berat. Sebab, Demetris McCoi (18), yang bulan Juli dinyatakan bersalah karena mencederai seorang anak, sepakat dengan jaksa untuk bersaksi melawan Polty. Artinya, semakin terpojok posisi Polty karena semakin jelas dia telah mengajari dua kepenokannya mengisap mariyuana. Paman yang tak layak dicontoh. (PPG)
