• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Air Disedot, Kampung Apung Ganti Nama

yan raditya

IndoForum Addict E
No. Urut
163658
Sejak
31 Jan 2012
Pesan
24.461
Nilai reaksi
72
Poin
48
1500456-satu-berita-dan-satu-feature-tentang-kampung-apung-plus-empat-foto-kampung-apung-620X310.jpg

Kampung Apung yang terletak di Pesing Poglar, Cengkareng, Jakarta Barat, akan kembali menggunakan nama aslinya, Kampung Teko. Sebab, air yang selama ini menggenangi permukiman selama 23 tahun akan disedot.

"Nanti kita akan lakukan penyedotan. Pelaksanaan dilaksanakan tahun ini karena sudah dianggarkan dari tahun lalu," kata Burhanuddin, Wali Kota Jakarta Barat, di kantornya, Jumat (22/3/2013).

Burhanuddin mengungkapkan, pihaknya akan membenahi 900 meter saluran air supaya bisa membuang air dari permukiman warga ke Sungai Angke. Melalui saluran tersebut, tiga mesin pompa yang berada di rumah pompa akan membantu proses penyedotan air tersebut.

Tiga pompa di tempat tersebut bisa menyedot air yang berjarak satu kilometer dari Sungai Angke ke permukiman warga. Jarak tersebut sengaja dipilih karena dinilai bisa membantu permukiman lain yang sering terendam banjir dan hanya bisa surut dalam jangka waktu empat bulan. Pengeringan tersebut akan dilakukan secepatnya.

Burhanuddin memperhitungkan, penyedotan bisa dilakukan sekitar April atau Mei 2013. Setelah rampung disedot, Kampung Apung akan ditata ulang menjadi kampung deret. Sementara makam yang berada di sekitar permukiman warga dan sudah lama terendam banjir akan dipindahkan juga ke TPU Tegal Alur.

Selama ini, saluran air yang terhambat membuat Kampung Apung selalu tergenang air. Dataran yang terlalu rendah membuat air tidak bisa keluar dari wilayah tersebut. Tempat tinggal warga di kampung tersebut harus selalu ditinggikan atau menggunakan rumah panggung karena kedalaman air dari dasar sudah mencapai 1,5 meter.
kampungderet460.jpg
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.