• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Berita Air dan Udara Tercemar, Warga Pulogebang Protes

yan raditya

IndoForum Addict E
No. Urut
163658
Sejak
31 Jan 2012
Pesan
24.461
Nilai reaksi
72
Poin
48
TUexM.jpg
Akibat air tanah dan udara di lingkungannya tercemar, warga RW 07, Pulogebang, Cakung, Jakarta Timur, protes kepada Dinas Kebersihan. Pencemaran air dan udara tersebut diketahui berasal dari sebuah instalasi Pengolahan Limbah Septic Tank yang berada dekat pemukiman warga.

Ketua RW 07, Pulogebang, Cakung, Jakarta Timur, Sarwadi mengatakan, unit pengolahan limbah septic tank atau yang dahulu dinamakan Instalasi Pengolahan Air Kotor (IPAK) tersebut tidak berfungsi dengan baik, terutama pada bak penampungan limbah manusia. Akibatnya, timbul bau tak sedap yang membuat warga resah.

"Sudah berapa tahun ini bau nggak sedap. Banyak warga merasa nggak nyaman, akhirnya protes. Masalahnya, bak penampungan tinja itu terbuka begitu, jadinya baunya kemana-mana," ujar Sarwadi saat dihubungi wartawan, Senin (3/9/2012) siang.

Selain menimbulkan bau tak sedap, kolam penampungan limbah manusia tersebut diduga bocor, sehingga merembes ke sumber-sumber air warga. Pasalnya warga sekitar masih banyak yang menggunakan air tanah untuk keperluan rumah tangga. Akibatnya, banyak warga di beberapa RT terpaksa membeli air bersih untuk keperluan rumah tangga.

"Air kita jadi berwarna keruh dan beraroma tidak sedap. Itu terjadi pada warga RW 07, khususnya di RT 03, 07 dan 09. Akhirnya mereka terpaksa membeli air bersih untuk kebutuhan minum dan lain-lain," lanjutnya.

Menurut Sarwadi, pihaknya telah mengadukan permasalahan itu kepada Dinas Kebersihan, selaku instansi yang membawahi unit tersebut. Pihak dinas, dikatakannya, sempat datang dan melakukan perbincangan dengan warga. Namun, antara kedua pihak, belum menemui solusi. Bahkan, warga juga telah melakukan aksi demonstrasi di depan instalasi tersebut, Sabtu lalu.

Sarwadi dan ratusan warga lainnya yang keberatan akan efek dari instalasi tersebut berharap, pemerintah segera menyelesaikan permasalahan ini. Pasalnya, pencemaran air dan udara di lingkungan itu diketahui sangat mengganggu aktivitas warga.
 
ih...bocor & merembes ke rumah warga, ga kebayang dah air bersih di rumah kecampur t*i
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.