• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Ahok "Semprot" Kadis PU di Hadapan Seluruh SKPD

yan raditya

IndoForum Addict E
No. Urut
163658
Sejak
31 Jan 2012
Pesan
24.461
Nilai reaksi
72
Poin
48
sBakR.jpg

Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (kiri) dan Kepala Dinas Pekerjaan Umum Manggas Rudy Siahaan
Untuk kali kesekian, Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Jakarta Basuki "Ahok" Tjahaja Purnama mengungkapkan kekesalannya terkait kinerja Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Manggas Rudi Siahaan. Dia mengatakan akan mencopot Rudi, dalam pertemuan dengan seluruh pejabat DKI yang menjadi kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dan Unit Kerja Perangkat Daerah (UKPD). Pertemuan itu juga dihadiri Manggas.

"Tadi pagi saya bicara dengan Pak Manggas Rudi. Saya bilang sama dia, nanti kalau saya menggantikan kepala dinas, tidak ada lagi jabatan eselon II untuk Anda. Anda yang eselon II tidak bisa kerja, kita akan stafkan, supaya jelas," katanya saat pengarahan kepada kepala SKPD dan UKPD terkait e-budgeting dan e-purchasing, di Balai Agung, Balaikota Jakarta, Kamis (3/7/2014).

Ahok memaparkan alasannya ingin mencopot Manggas. Menurut dia, kinerja Dinas PU dalam mewujudkan zero hole atau tak ada lagi jalan berlubang di Jakarta sangat lamban. Padahal, aspal hotmix dan beton sudah tersedia di e-catalog Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah (LKPP).

Ahok menjelaskan, tersedianya barang-barang tersebut di LKPP seharusnya memudahkan pekerjaan Dinas PU. Dinas PU tak perlu lagi melakukan tender yang sering memakan waktu lama.

"Jadi kenapa bisa begitu lambat? Kenapa jalan kita masih penuh lubang? Bisa tidak empat bulan diselesaikan? Harusnya bisa," tegasnya.

Tak hanya itu, Ahok juga menyindir Dinas PU terkait pembuatan sheet pile atau dinding turap beton di bantaran sungai, yang ia nilai tak beres. Menurut dia, banyak proyek sheet pile yang tidak pernah tuntas pengerjaannya.

"Dinas PU suka sekali kerja di satu sungai, yang di sisi ini sudah dikerjakan sheet pile, tapi masih ada 30 meter yang belum. Kalau kayak gitu gimana bantaran sungainya bisa kokoh dari kikisan air," imbuh mantan Bupati Belitung Timur itu.
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.