Angela
IndoForum Pro E
- No. Urut
- 88
- Sejak
- 25 Mar 2006
- Pesan
- 45.487
- Nilai reaksi
- 35
- Poin
- 0
Baru - baru ini di sosial media indonesia kembali ramai, saya jadi sedikit penasaran mencari berita ini lewat gawai sambil di temani secangkir kopi & klepon sisa kemarin malam. Ternyata Ada betita bayi lahir satu jam & soal makanan.
Lupakan makanan yg jadi bahan perbincangan ini, karena setelah membaca beberapa postingan di media sosial & artikel dari laman berita online, penyelesaian yg di pilih oleh bangsa ini sering sama yaitu mengejar si pembuat isu perdana untuk di mintai pertanggung jawaban nya. Kemudian banyak orang pintar bermunculan dengan menyatakan ini adalah design, politik, & sebagainya kemudian di munculkan di media mainstreem untuk berbicara yg malah menciptakan semua ini semakin kacau tidak menyelesaikan masalah.
Pola penyelesaian seperti ini sudah terbukti gagal karena kejadian seperti ini sudah banyak terjadi cuma objek nya saja yg berbeda kebetulan sekarang adalah klepon.
Mengenai peristiwa ini, jelas terlihat bahwa kultur masyarakat indonesia dalam memahami informasi ataupun masalah sangat lah buruk, sehingga seringkali bangsa ini terperosok dalam kebodohan & kebohongan terkait informasi khususnya agama yg paling sering menguap di negara ini.
Dengan kenyataan ini semua juga fakta bahwa indonesia yg merupakan negara dengan jumlah muslim terbanyak justru malah menempatkan agama berada di bawah kakinya guna menyokong ketidak tahuan kita selama ini.
Kita contohkan disparitas cara berfikir kita dengan bangsa barat. Ketika orang barat melihat fenomena mistis di suatu tempat, yg mereka lakukan adalah mendatangkan pakar kimia, polisi, & para pakar lainnya termasuk agamawan di kumpulkan untuk mencari jawabannya, ketika mereka gagal menjawab secara ilmiah dengan waktu yg sangat panjang baru semua itu di cap rahasia besar.
Berbeda dengan masyarakat kita seperti yg terjadi dengan rumah kentang. Tidak ada satupun yg mengatakan ada kejanggalan dengan rumah ini cuma saja ada satu dua orang yg mengatakan ketika mereka lewat rumah ini tercium bau kentang. Tanpa meneliti & mengerjakan pendalaman mereka langsung menyatakan rumah ini mistis & sial nya lagi kebodohan ini dijadikan komoditas ini lah yg menghidupkan kapitalis karena bahan bakarnya sangat banyak (kebodohan).
Kita lihat apa yg terjadi dengan Fenomena bayi 1 jam jadi ini.
Selalu kalau ada fenomena yg absurd selama ini Kita tidak mau repot berfikir juga melibatkan para pakar seperti orang barat lakukan, yg terjadi adalah di gosipkan dari mulut kemulut tanpa mau repot mengadakan penyelidikan bahkan langsung di filmkan. Kemudian masyarakat mengkonsumsi rahasia yg murahan lewat film karena misterinya tercipta cuma berdasarkan gosip tanpa penyelidikan. Ada juga yg di tambah - tambahkan dicari kejanggalan nya supaya jadi rahasia tetapi kemudian takut sendiri, bukan kah sangat labil sekali.
Manusia pra aksara saja menempatkan agama di atas kepala mereka, ketika mereka berfikir dari mana datang nya hujan, kenapa dapat terjadi hujan bagaimana prosedur hujan turun & mereka gagal menemukan jawaban logis nya barulah agama muncul diatas pengetahuan logika yg menghasilkan bahwa dewa menurunkan hujan, dewa menciptakan petir & sebagai nya. Dewa - dewi ini muncul karena manusia pra aksara menghadapi kebuntuan, sudah mentok tidak dapat menemukan jawabannya.
Ketika rasionalitas dengan segala metodologi ke ilmuan gagal menjawab baru agama muncul di atasnya.
Berbeda dengan keadaan kita sekarang dimana agama di letakan di bawah untuk menyokong ketidak tahuan, kebodohan kita.
Kita gagal mempelajari matematika, kita gagal mengirimkan orang kita ke luar angkasa dengan menjadikan agama sebagai tameng nya.
"Manusia ada batasnya"
"Tidak semua dapat di rasionalisasikan"
"Sudah ada dalam kitab suci ikut kitab saja"
Tidak mau di bilang bodoh agama di tempatkan di bawah pantat.
Ketika melihat sekelebatan dari banyak nya kemungkinan kenapa langsung menyatakan itu mistis?, Bisa saja alien atau halusinasi.
Bukan cuma lemah dari sisi pengetahuan saja yg mempengaruhi fenomena munculnya debat yg tidak perlu selama ini di masyarakat.
Saya coba bayangkan kita yg berdebat soal klepon ini menciptakan pyramid yg sama persis dengan orang mesir antik ciptakan, presisi dengan bahan & alat yg sama di zaman itu. Apakah mereka sanggup atau,
"Pyramid kan di bantu jin/alien/demit atau konspirasi elit global"
Hari ini 18:37