Angela
IndoForum Pro E
- No. Urut
- 88
- Sejak
- 25 Mar 2006
- Pesan
- 45.487
- Nilai reaksi
- 35
- Poin
- 0
Sangkar anak-anak adalah teori bernegara paling berbahaya, teori berbahayanya dengan arti yg sama yaitu sangkar anak-anak adalah metode mengurung anak hingga dengan batas umur yg ditentukan & juga hingga lelahnya atau menuanya pejabat pemegang kunci kerangkeng.
Pejabat tinggi yg menduduki sistem pemerintahan negara tidak memiliki kemampuan untuk menentukan hak layak hidup manusia bahkan dengan berganti metode tetap tidak menjamin kesejahteraan makhluk benama manusia.
Sangkar anak-anak adalah kekuatan yg jadi topik ramalan kegagalan sistem kenegaraan, anak-anak digambarkan terkurung setiap harinya di dalam rumah, kemudian terkurung juga pemikirannya.
Sangkar anak-anak menjadikan status anak-anak jadi kekanakan hingga dengan usia dewasa & terjadi akibat pengaturan pejabat yg tidak memiliki kejelasan.
Pejabat cuma menunggu anak-anak tumbuh dewasa dengan cara mengerjakan pembiaran hingga melupakan batas waktu yg artinya lalai.
Anak-anak yg tumbuh dengan cara bermain adalah keharapan hati anak-anak sehingga anak-anak cenderung berhati hati untuk mendekati sangkar karena memiliki ketakutan terperangkap.
Anak-anak juga bahagia bermain dengan kekuasaan & mengharapkan banyak hal sesuai dengan hati yg diharapkan, anak-anak juga mengharapkan permainan yg menciptakan orang lain atau anak lain tertarik, & anak-anak juga harap sesekali menyakiti orang lain & anak-anak juga harap jadi baik hati.
Bahaya sangkar anak-anak menciptakan anak-anak jadi tidak berbaik hati dengan kenyataan yg sebenarnya karena pengaruh dari lingkungan terdekat.
Sangkarnya bermacam bebtuknya sehingga ada yg terbuat dari plastik, besi, kayu, kapas, daun, kaca & banyak elemen yg membentuk sangkar anak-anak sehingga adaptasi yg keras dilakukan anak-anak untuk jadi bentuk anak-anak & ketika terbuka pintu sangkar, anak-anak jadi anak-anak yg bebas & saling berkomunikasi untuk mencari wujud dewasa, tetapi anak-anak juga mengpakai komunikasi untuk mempertahankan diri dengan bentuk anak-anak. Hari ini 17:39
Pejabat tinggi yg menduduki sistem pemerintahan negara tidak memiliki kemampuan untuk menentukan hak layak hidup manusia bahkan dengan berganti metode tetap tidak menjamin kesejahteraan makhluk benama manusia.
Sangkar anak-anak adalah kekuatan yg jadi topik ramalan kegagalan sistem kenegaraan, anak-anak digambarkan terkurung setiap harinya di dalam rumah, kemudian terkurung juga pemikirannya.
Sangkar anak-anak menjadikan status anak-anak jadi kekanakan hingga dengan usia dewasa & terjadi akibat pengaturan pejabat yg tidak memiliki kejelasan.
Pejabat cuma menunggu anak-anak tumbuh dewasa dengan cara mengerjakan pembiaran hingga melupakan batas waktu yg artinya lalai.
Anak-anak yg tumbuh dengan cara bermain adalah keharapan hati anak-anak sehingga anak-anak cenderung berhati hati untuk mendekati sangkar karena memiliki ketakutan terperangkap.
Anak-anak juga bahagia bermain dengan kekuasaan & mengharapkan banyak hal sesuai dengan hati yg diharapkan, anak-anak juga mengharapkan permainan yg menciptakan orang lain atau anak lain tertarik, & anak-anak juga harap sesekali menyakiti orang lain & anak-anak juga harap jadi baik hati.
Bahaya sangkar anak-anak menciptakan anak-anak jadi tidak berbaik hati dengan kenyataan yg sebenarnya karena pengaruh dari lingkungan terdekat.
Sangkarnya bermacam bebtuknya sehingga ada yg terbuat dari plastik, besi, kayu, kapas, daun, kaca & banyak elemen yg membentuk sangkar anak-anak sehingga adaptasi yg keras dilakukan anak-anak untuk jadi bentuk anak-anak & ketika terbuka pintu sangkar, anak-anak jadi anak-anak yg bebas & saling berkomunikasi untuk mencari wujud dewasa, tetapi anak-anak juga mengpakai komunikasi untuk mempertahankan diri dengan bentuk anak-anak. Hari ini 17:39