• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Ada Petugas Sensus Gadungan, Ahok Minta Warga Cek Identitasnya

yan raditya

IndoForum Addict E
No. Urut
163658
Sejak
31 Jan 2012
Pesan
24.461
Nilai reaksi
72
Poin
48
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama meminta kepada warga Ibu Kota agar tidak takut terhadap petugas sensus gadungan.

Pengurus RT dan RW diminta untuk mendampingi petugas dan selalu melakukan pengecekan terhadap petugas.

"Kita enggak perlu paranoid begitu. Kan tinggal cek, ada RT dan RW. Mereka (petugas) bisa dicek namanya siapa," kata Basuki di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (10/5/2016).

Basuki mengatakan, petugas gadungan bisa saja ada pada saat ini. Dia menilai, petugas gadungan tersebut berusaha untuk membatalkan program sensus ekonomi yang sedang dijalankan oleh pemerintah.

"Akses itu bisa terjadi, tetapi kan bisa ditangkap petugasnya, ada tanda segala macam. Saya kira itu gerakan orang untuk membatalkan dalam menjalankan sensus ekonomi," ucapnya.

Sebelumnya beredar pesan berantai mengenai adanya petugas sensus gadungan pada pelaksanaan sensus ekonomi 2016.

Dalam pesan disebutkan, petugas meminta sejumlah uang kepada responden yang tengah disensus. Dikhawatirkan, pesan ini membuat warga takut saat akan disensus.

Di Jakarta, ada sebanyak 22.035 petugas. Mereka akan mendata semua kegiatan ekonomi, kecuali sektor pertanian. Sensus ekonomi 2016 akan berlangsung selama satu bulan, yakni pada 1 Mei-31 Mei.
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.