• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Ada Otak Kedua di Perut Kita

  • Pembuat thread awal. Pembuat thread awal. Angela
  • Tanggal Mulai Tanggal Mulai

Angela

IndoForum Pro E
No. Urut
88
Sejak
25 Mar 2006
Pesan
45.487
Nilai reaksi
35
Poin
0
Ada Otak Kedua di Perut Kita


Kita mungkin sudah banyak tahu tentang otak, organ yg mengontrol semua fungsi, pikiran, & refleks dalam tubuh. Otak kita berada di bagian atas tubuh atau di kepala. Perkembangan ilmu pengetahuan mengungkap, sebenarnya manusia memiliki otak kedua yg berada di perutnya. Para pakar dari ASAP Science mengatakan, otak kedua manusia ini mengandung bakteri yg mirip dengan struktur otak, serta memengaruhi mood, perilaku, & kesehatan mental.

Otak kedua ini terdiri dari kumpulan saraf yg disebut dengan sistem saraf enterik di pencernaan, berada di usus & mengendalikan banyak hal, melebihi apa yg mungkin kita sadari. Yang menciptakan sistem saraf enterik sangat istimewa adalah ia mengontrol seluruh sistem pencernaan, mulai dari kerongkongan hingga anus.

Sistem ini juga dapat berfungsi sendiri seutuhnya, bahkan ketika terpisah dari otak. Selain mengendalikan sistem pencernaan, sistem saraf ini juga memengaruhi mood & perilaku kita. Lebih dari separuh dopamin & 90 persen serotonin, dua tipe hormon yg terkait dengan perasaan gembira, diproduksi oleh bakteri di usus.

Bakteri usus tersebut juga mengirimkan sinyal secara langsung ke otak untuk meminta tipe makanan tertentu. Misalnya saja harap makanan manis.
"Sistem ini sangat rumit untuk berevolusi & memastikan apa yg harus dikeluarkan dari usus besar," mengatakan Emeran Mayer, profesor fisiologi, psikiatri & ilmu bioperilaku dari Universitas California, Los Angeles.

Selama evolusi, tubuh manusia mengembangkan sistem saraf enterik sebagai cara berkomunikasi antara otak & usus. Ini karena apa yg kita asup berpengaruh akbar pada kelangsungan hidup.

Bakteri usus itu bukan cuma mengontrol nafsu makan , tetapi juga pada mood. Beberapa penelitian menunjukkan, mengonsumsi yogurt yg mengandung bakteri baik akan mengurangi depresi & kecemasan. Bakteri usus yg sehat juga dapat meningkatkan daya tahan kita kepada emosi negatif sehingga kita dapat bersikap memaafkan & bersosialisasi.



Kemarin 21:51
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.