Puber adalah masa dimana tubuh mulai berkembang dan berubah, yang menandai adanya masa peralihan dari masa anak-anak menjadi dewasa. Puber memang merupakan saat yang ditunggu-tunggu oleh kaum remaja.
Dalam kondisi yang normal, setiap orang pasti akan atau pernah mengalami masa pubertas, baik perempuan maupun laki-laki. Hanya saja perubahan yang terjadi memang cukup berbeda pada setiap orang. Pada masa puber akan terjadi berbagai perubahan. Bentuk tubuh akan berubah dengan cepat, bahkan suara pun juga ikut berubah.
Pada perempuan, pubertas umumnya terjadi di usia 9-12 tahun, sedangkan pubertas pada pria terjadi di usia yang lebih tua yaitu 9-14 tahun. Namun batasan usia tersebut belum tentu tepat atau benar karena bisa saja seorang anak perempuan telah mengalami pubertas pada usia 8 tahun dan itu adalah hal yang normal. Pubertas pada perempuan dapat ditandai dengan datangnya menstruasi untuk pertama kalinya. Menstruasi untuk pertama kalinya itu dikenal dengan istilah menarche.
Kenapa diri kita bisa berubah menjadi dewasa? Hal itu disebabkan oleh faktor hormonal. Hormon yang mempengaruhi bentuk tubuh dan suara kita akan berubah dan akhirnya menjadikan kita bukan seorang anak-anak lagi.
Ketika tiba waktunya bagi kita untuk menjadi dewasa, sebuah hormon yang disebut hormon pelepas gonadotropin (Gonadotropin-releasing hormone atau GnRH) akan dihasilkan oleh sebuah kelenjar di bagian otak. GnRH akan merangsang kelenjar lainnya, yaitu kelenjar pituitaria, untuk melepaskan dua jenis hormon lain yaitu luteinizing hormone (LH) dan hormon perangsang folikel (follicle-stimulating hormone atau FSH).
Perempuan dan laki-laki sama-sama mempunyai hormon tersebut, namun hormon tersebut akan menghasilkan kerja yang berbeda bagi perempuan maupun laki-laki.
Pada perempuan, FSH dan LH akan mempengaruhi indung telur (ovarium) untuk mulai membuat hormon estrogen. FSH, LH, dan estrogen bersama-sama akan terlibat dalam siklus menstruasi dan sekaligus mempersiapkan rahim si wanita agar siap untuk mengandung atau mempunyai anak.
Sedangkan pada pria, FSH dan LH akan mempengaruhi testis untuk mulai membuat testosteron dan sperma. Testosteron dibutuhkan agar tubuh berubah menjadi lebih dewasa dan sperma diperlukan untuk reproduksi.
Apa Sih Artinya Puber?
Puber adalah masa dimana tubuh kamu mulai berkembang dan berubah. Puber menandai masa peralihan dari anak menjadi dewasa. Jadi, ini pasti merupakan saat yang kamu tunggu-tunggu kan?
Pada masa puber, terjadi berbagai perubahan. Bentuk tubuh kamu berubah dengan cepat, bahkan suara kamu pun juga berubah. Masa ini memang merupakan masa perubahan paling cepat yang terjadi pada diri kamu. Tentu saja masih kalah cepat dibanding dengan perubahan saat kamu masih bayi lho.
Supaya kamu tidak kaget, ada baiknya kamu ikuti aja obrolan kita berikut ini. Nah, selanjutnya dengan modal ini, kamu tanya deh sama ortu kamu mengenai masalah pubertas. Dengan begitu pembicaraan bisa lebih asik kan.
Masa Pubertas
Dalam keadaan normal, setiap orang pasti akan atau pernah mengalami masa pubertas, baik laki maupun perempuan. Hanya saja perubahan yang terjadi memang cukup berbeda.
Perbedaan yang terjadi mulai dari saat terjadinya pubertas sampai apa yang terjadi pada masa pubertas tersebut.
Pada wanita pubertas umumnya terjadi antara usia 9 dan 12 tahun, sedangkan pada pria pubertas terjadi pada usia yang lebih tua, antara 9 dan 14 tahun. Tentu saja batasan usia ini belum tentu tepat benar. Bisa saja seorang anak wanita telah mengalami pubertas pada usia 8 tahun, dan ini bukan berarti ia tidak normal.
Pada wanita, pubertas juga ditandai dengan datangnya mens untuk pertama kalinya. Mens pertama ini dikenal dengan istilah menarche.
Faktor hormonal
Tentu kamu bertanya, kenapa sih saya bisa berubah dewasa. Nah, jawabnya terletak pada suatu faktor yang disebut faktor hormonal. Hormon yang membuat bentuk tubuh dan suara kamu berubah. Hormon pula yang menjadikan kamu bukan anak-anak lagi.
Ketika tiba waktunya bagimu untuk menjadi dewasa, sebuah hormon yang disebut hormon pelepas gonadotropin (Gonadotropin-releasing hormone/GnRH) akan dikeluarkan oleh sebuah kelenjar di bagian otak. GnRH akan merangsang kelenjar lain, yaitu kelenjar pituitaria, untuk melepaskan 2 jenis hormon lain: luteinizing hormon (LH) dan hormon perangsang folikel (follicle-stimulating hormone/FSH).
Siapa sih yang punya hormon-hormon tersebut? Cewek apa cowok? Jawabnya siapa pun punya. Cuma, hormon-hormon tersebut akan menghasilkan kerja yang berbeda bagi cewek dan cowok.
FSH dan LH buat cewek
Buat kaum cewek, FSH dan LH akan mempengaruhi indung telur (ovarium) untuk mulai membuat hormon lain yaitu estrogen. FSH, LH dan estrogen bersama-sama terlibat dalam siklus menstruasi dan sekaligus membuat kamu-suatu saat nanti-bisa mengandung dan mempunyai anak.
FSH dan LH buat cowok
Buat kaum cowok, FSH dan LH akan mempengaruhi buah zakar (testis) untuk mulai membuat testosteron dan sperma. Testosteron kamu butuhkan agar tubuhmu berubah menjadi dewasa dan sperma tentu saja diperlukan agar-suatu saat nanti-kamu bisa mempunyai anak.
Selamat tinggal dunia anak
Maka ucapkan selamat tinggal pada dunia anak yang penuh kegembiraan dan keceriaan karena dunia remaja pun tidak kalah warna. Mari kita jelang dunia remaja dengan penuh ceria dan kita kenang dunia anak dengan penuh suka cita.
Dalam kondisi yang normal, setiap orang pasti akan atau pernah mengalami masa pubertas, baik perempuan maupun laki-laki. Hanya saja perubahan yang terjadi memang cukup berbeda pada setiap orang. Pada masa puber akan terjadi berbagai perubahan. Bentuk tubuh akan berubah dengan cepat, bahkan suara pun juga ikut berubah.
Pada perempuan, pubertas umumnya terjadi di usia 9-12 tahun, sedangkan pubertas pada pria terjadi di usia yang lebih tua yaitu 9-14 tahun. Namun batasan usia tersebut belum tentu tepat atau benar karena bisa saja seorang anak perempuan telah mengalami pubertas pada usia 8 tahun dan itu adalah hal yang normal. Pubertas pada perempuan dapat ditandai dengan datangnya menstruasi untuk pertama kalinya. Menstruasi untuk pertama kalinya itu dikenal dengan istilah menarche.
Kenapa diri kita bisa berubah menjadi dewasa? Hal itu disebabkan oleh faktor hormonal. Hormon yang mempengaruhi bentuk tubuh dan suara kita akan berubah dan akhirnya menjadikan kita bukan seorang anak-anak lagi.
Ketika tiba waktunya bagi kita untuk menjadi dewasa, sebuah hormon yang disebut hormon pelepas gonadotropin (Gonadotropin-releasing hormone atau GnRH) akan dihasilkan oleh sebuah kelenjar di bagian otak. GnRH akan merangsang kelenjar lainnya, yaitu kelenjar pituitaria, untuk melepaskan dua jenis hormon lain yaitu luteinizing hormone (LH) dan hormon perangsang folikel (follicle-stimulating hormone atau FSH).
Perempuan dan laki-laki sama-sama mempunyai hormon tersebut, namun hormon tersebut akan menghasilkan kerja yang berbeda bagi perempuan maupun laki-laki.
Pada perempuan, FSH dan LH akan mempengaruhi indung telur (ovarium) untuk mulai membuat hormon estrogen. FSH, LH, dan estrogen bersama-sama akan terlibat dalam siklus menstruasi dan sekaligus mempersiapkan rahim si wanita agar siap untuk mengandung atau mempunyai anak.
Sedangkan pada pria, FSH dan LH akan mempengaruhi testis untuk mulai membuat testosteron dan sperma. Testosteron dibutuhkan agar tubuh berubah menjadi lebih dewasa dan sperma diperlukan untuk reproduksi.
Apa Sih Artinya Puber?
Puber adalah masa dimana tubuh kamu mulai berkembang dan berubah. Puber menandai masa peralihan dari anak menjadi dewasa. Jadi, ini pasti merupakan saat yang kamu tunggu-tunggu kan?
Pada masa puber, terjadi berbagai perubahan. Bentuk tubuh kamu berubah dengan cepat, bahkan suara kamu pun juga berubah. Masa ini memang merupakan masa perubahan paling cepat yang terjadi pada diri kamu. Tentu saja masih kalah cepat dibanding dengan perubahan saat kamu masih bayi lho.
Supaya kamu tidak kaget, ada baiknya kamu ikuti aja obrolan kita berikut ini. Nah, selanjutnya dengan modal ini, kamu tanya deh sama ortu kamu mengenai masalah pubertas. Dengan begitu pembicaraan bisa lebih asik kan.
Masa Pubertas
Dalam keadaan normal, setiap orang pasti akan atau pernah mengalami masa pubertas, baik laki maupun perempuan. Hanya saja perubahan yang terjadi memang cukup berbeda.
Perbedaan yang terjadi mulai dari saat terjadinya pubertas sampai apa yang terjadi pada masa pubertas tersebut.
Pada wanita pubertas umumnya terjadi antara usia 9 dan 12 tahun, sedangkan pada pria pubertas terjadi pada usia yang lebih tua, antara 9 dan 14 tahun. Tentu saja batasan usia ini belum tentu tepat benar. Bisa saja seorang anak wanita telah mengalami pubertas pada usia 8 tahun, dan ini bukan berarti ia tidak normal.
Pada wanita, pubertas juga ditandai dengan datangnya mens untuk pertama kalinya. Mens pertama ini dikenal dengan istilah menarche.
Faktor hormonal
Tentu kamu bertanya, kenapa sih saya bisa berubah dewasa. Nah, jawabnya terletak pada suatu faktor yang disebut faktor hormonal. Hormon yang membuat bentuk tubuh dan suara kamu berubah. Hormon pula yang menjadikan kamu bukan anak-anak lagi.
Ketika tiba waktunya bagimu untuk menjadi dewasa, sebuah hormon yang disebut hormon pelepas gonadotropin (Gonadotropin-releasing hormone/GnRH) akan dikeluarkan oleh sebuah kelenjar di bagian otak. GnRH akan merangsang kelenjar lain, yaitu kelenjar pituitaria, untuk melepaskan 2 jenis hormon lain: luteinizing hormon (LH) dan hormon perangsang folikel (follicle-stimulating hormone/FSH).
Siapa sih yang punya hormon-hormon tersebut? Cewek apa cowok? Jawabnya siapa pun punya. Cuma, hormon-hormon tersebut akan menghasilkan kerja yang berbeda bagi cewek dan cowok.
FSH dan LH buat cewek
Buat kaum cewek, FSH dan LH akan mempengaruhi indung telur (ovarium) untuk mulai membuat hormon lain yaitu estrogen. FSH, LH dan estrogen bersama-sama terlibat dalam siklus menstruasi dan sekaligus membuat kamu-suatu saat nanti-bisa mengandung dan mempunyai anak.
FSH dan LH buat cowok
Buat kaum cowok, FSH dan LH akan mempengaruhi buah zakar (testis) untuk mulai membuat testosteron dan sperma. Testosteron kamu butuhkan agar tubuhmu berubah menjadi dewasa dan sperma tentu saja diperlukan agar-suatu saat nanti-kamu bisa mempunyai anak.
Selamat tinggal dunia anak
Maka ucapkan selamat tinggal pada dunia anak yang penuh kegembiraan dan keceriaan karena dunia remaja pun tidak kalah warna. Mari kita jelang dunia remaja dengan penuh ceria dan kita kenang dunia anak dengan penuh suka cita.