Angela
IndoForum Pro E
- No. Urut
- 88
- Sejak
- 25 Mar 2006
- Pesan
- 45.487
- Nilai reaksi
- 35
- Poin
- 0
Hallo Badminton lovers, sudah dengarkan kabar tentang Honey Couple (Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti -pen) di kabarkan dikeluarkan dari platnas PBSI, pasti banyak badminton lovers yg menyayangkan hal tersebut, yah ini Honey Couple kok dikeluarkan sih. Kabar itu mungkin belum pasti sebab menurut Ketua PB Djarum, Yoppy Rosimin, menekankan bahwa Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti memang dipulangkan ke klub asal bersama semua atlet bulu tangkis lainnya dari Pelatnas PBSI Cipayung.
Pernyataan itu dihinggakan Yoppy Rosimin menyusul isu yg menyebutkan bahwa pasangan ganda campuran Praveen/Melati dicoret dari pelatnas.
Sementara pelatih ganda campuran Nova Widianto enggan berkomentar soal kabar buruk yg menimpa pemain asuhannya itu. Nova mengatakan bahwa masalah promosi & degradasi para pemain pelatnas baru akan dibahas setelah Seleksi Nasional (Seleknas) yg digelar PBSI pada Januari 2022.
Terlepas dari itu semua pasangan Honey Couple memang pasangan ganda campuran Indonesia yg sebenarnya sempat mengalami kemajuan yg sangat pesat, mereka menjelma jadi pasangan ganda campuran yg secara peringkat termasuk sangat baik, juga permainannya sebenarnya tidak kalah dengan pasangan ganda campuran lainnya. Pada All England Open 2020, Praveen/Melati berhasil jadi pemenang usai mengalahkan wakil Thailand, Dechapol Puavaranukroh/Sapsiree Taerattanachai lewat rubber game di partai puncak dengan skor 21-15, 17-21, & 21-8 di Birmingham Arena, Inggris, Minggu (15/3).
Lalu tiba tiba mereka (praveen/melati -pen) dari segi penampilan maupun prestasi seperti terjun bebas, bahkan di ajang bulutangkis akhir 2021 mereka kalah di babak awal dari pemain non unggulan, ada apa dengan Honey Couple, apa yg menciptakan permainan mereka berubah, memang kalau diperhatikan yg paling mencolok adalah minimnya komunikasi antara Praveen & melati dilapangan , tentunya mereka yg paling paham ada masalah apa antara mereka, bahkan untuk pelatihpun tidak dapat mengakomodir masalah komunikasi diantara mereka.
Sebagai penikmat & pendukung Badminton tentunya berharap supaya Praveen Jordan & Melati Daeva Oktavianti dapat menyelesaikan apa yg jadi permasalahannya, Bukan tidak menghargai privasi orang lain, tetapi hei... Kalian justru menggumbar privasi kalian di publik.
Praveen/Melati .... Kalian adalah atlet Nasional bahkan Dunia, kalian bukan atlet daerah atau atlet kampung, yg gara gara iuran bulanan badminton dapat saling tak tegur sapa.
Tunjukkan profesionalitasmu tunjukkan rasa Nasionalismemu, Ingat saat kalian bertanding kalian bukanlah sekedar membawa nama Praveen/Melati tetapi disitu juga kalian membawa nama Indonesia.
Setidaknya lepaskanlah dulu permasalahan kalian saat berada didalam lapangan pertandingan, lupakanlah semua konflik ketika kaki kalian menginjak lapangan pertandingan.
Dengan dipulangkan ke klub masing-masing maka ini jadi kesempatan untuk introspeksi diri supaya kedepannya dapat lebih baik lagi. Sebab sangat disayangkan dengan skill yg dimiliki Praveen/melati, justru dikeluarkan cuma karena masalah tidak ada saling komunikasi antara pemain.
Yang akhirnya Praveen/Melati di kenal sebagai Honey Couple justru berakhir sebagai Tocic Couple atau Poison Couple.
Seperti itulah asa dari seorang penggemar Bulutangkis, Diharapkan yg terbaik buat Praveen/Melati kedepannya.
"Ayo Praveen/Melati Bisa"
Sumber argumen pribadi,satu, Dua, Tiga
Image Satu, Dua, tiga
Hari ini 12:53Image Satu, Dua, tiga